Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Paling Tak Tahan


__ADS_3

Kini mereka bertiga mulai melangkah kan kaki menuju taman bunga.


Saat mereka telah sampai di taman bunga mereka pun melihat berbagai macam bunga. Dari bentuk bunga yang bermacam - macam, warna, dan juga keindahan yang terlihat saat mereka melihat taman ini yang begitu membuat mereka bahagia.


Ada banyak keinginan saat mereka telah sampai di tempat ini. Yang paling tak tahan dari si bungsu dan Ayunda yaitu keinginan untuk mengambil salah satu bunga di taman ini.


"Ya ampun kak, ini taman nya indah banget kak, ah... apa lagi itu bunga yang merah, yang pink, yang ungu, yang putih, terus, terus itu yang ada di sana campuran warna bunga yang indah. Argh... jadi pengen petik bunga nya." kata si bungsu begitu antusias berkata pada Ayunda.


"Hem... iya dek pada bagus - bagus ya, kakak juga pengen petik yang ini, nih dek bagus nggak kalau kakak petik bunga yang ini." kata Ayunda sambil menunjukkan salah satu bunga pada si bungsu.


"Wow... kak ini bagus banget kak sisain buat adek satu ya." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda.

__ADS_1


"Hem... masih banyak dek bunga nya juga kamu nggak akan kehabisan." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.


"Iya juga ya kak, ko aku baru kepikiran." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda.


"Ya itu karena kamu nggak liat ke sekelilingnya." kata Ayunda pada di bungsu.


"Hem... kaya nya memang kaya gitu deh kak, ya udah kak kalau gitu biar adek dulu aja yang petik bunga nya. Oke." kata si bungsu pada Ayunda sambil tangan si bungsu mulai memegang bunga yang di maksud Ayunda yang akan di petik oleh si bungsu.


"Dek" kata Dion pada si bungsu.


"Iya kakak ipar" kata si bungsu menjawab ucapan Dion dan pandangannya pun melihat Dion. Namun tangan si bungsu masih diantara bunga itu.

__ADS_1


"Jangan di petik bunganya" kata Dion pada si bungsu.


"Ko nggak boleh di petik kakak ipar, adek kan ingin satu kakak ipar. Masa nggak boleh kakak ipar." kata si bungsu menjawab ucapan Dion.


"Em... bukan gitu dek nanti kalau bunga nya kehilangan keindahannya gimana? adek emang seneng ntar liat taman bunga tapi nggak ada bunga nya karena di petik oleh setiap pengunjung. Kan bisa aja nanti setelah adek petik bunga yang ini pengunjung yang lain juga bisa petik bunga yang ada di sini. Jika terus - terusan seperti itu bunganya bisa jadi habis dan taman bunga ini jadi nggak berbunga lagi dong." kata Dion menjawab ucapan si bungsu cukup panjang.


"Hem... iya deh kakak ipar adek nggak akan petik bunga nya. Tapi adek... argh... pengen petik. Gimana dong kak bantu adek?" kata si bungsu menjawab ucapan Dion sambil menarik tangannya kembali untuk menjauh dari bunga yang akan di petik nya. Namun masih ragu karena setelah ia menjauhkan tangannya, tangannya itu pun di dekatkan lagi. Sampai sebanyak tiga kali si bungsu melakukan hal itu terus menerus.


"Hahaha... dek, dek kamu ya, kalau nggak boleh berarti nggak boleh jangan merusak bunga - bunga nya. Dan kamu cukup melihat keindahannya nggak boleh di petik satu pun. Kalau yang boleh itu kamu nanam bunga nya terus ntar bunga yang di tanam sama kamu bisa kamu petik sendiri." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2