Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Lupa Simpan


__ADS_3

Setelah berkata dan mendengar ucapan Ayunda. Dion mulai mengambil kunci kamar yang Ayunda ingin kan itu.


Saat Dion mencari di belakang tubuh tempat duduk nya saat ini. Ia tidak menemukan kunci tersebut sama sekali.


Padahal baru saja pak supir memberikan kunci tersebut pada nya dan ia masih ingat betul bahwa tadi ia menyimpan kunci itu di belakang tubuh nya.


Namun sekarang ia malah di buat bingung sendiri karena ternyata kunci itu tak ada di belakang tubuh nya.


"Em... tadi kalau nggak salah kunci nya aku taruh di sini. Tapi kenapa nggak ada ya? apa jangan - jangan..." kata Dion di dalam hatinya, tetapi harus terpotong begitu saja karena mendengar ucapan Ayunda.


"Kak mana ih kuncinya, ko lama sih kak" ini lah suara Ayunda yang telah memotong ucapan Dion di dalam hatinya.


"Eh... iya yank bentar, kakak tadi lupa simpan kuncinya dimana?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Lah kak emangnya tadi kakak simpan kunci itu dimana?" kata Ayunda bertanya pada Dion.


"Di sini yank, kamu ingat nggak tadi pas pak supir kasih kunci ke kakak. Nah itu tuh kunci kamar yang kamu maksud." kata Dion menjawab ucapan Ayunda sambil bertanya juga pada Ayunda.

__ADS_1


"Oh jadi kunci nya yang di kasih sama pak supir ya kak" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Iya yank yang itu, eh tapi kamu liat nggak yank" kata Dion lagi pada Ayunda.


"Em... gimana ya, tau nggak ya. Ya udah deh kak aku langsung ke atas aja ya." kata Ayunda menjawab ucapan Dion tanpa kepastian sama sekali.


"Yank ko jawabnya gitu sih. Bantuin kakak dong yank cari kuncinya. Bisa - bisa nggak jadi tidur di kamar itu." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Em... gini ya kak aku tanya nih, yang hilangin kuncinya siapa? terus yang lupa nyimpen kuncinya siapa?" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Jadi yang harus cari kuncinya biar ketemu siapa?" kata Ayunda pada Dion.


"Kakak" kata Dion dengan reflek menjawab ucapan Ayunda.


"Nah, kalau gitu sekarang aku ke atas dulu ya kak. Aku doa in semoga kuncinya cepet ketemu ya kak dan semangat kak cari kuncinya." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil mengangkat salah satu tangannya dan memberikan semangat untuk Dion.


"Mau di cari sampai malem juga nggak akan ke temu kak, soalnya kuncinya juga ada di aku. hehehe... maaf ya kak." kata Ayunda di dalam hatinya.

__ADS_1


"Lah yank ko gitu sih, bantuin ya please yank bantuin cari." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Aku bantu doa aja kak, dah kak kalau kuncinya udah ketemu kakak langsung ke atas ya. Semangat..." kata Ayunda yang langsung meninggalkan Dion pergi ke atas.


"Gini amat sih nasib, nih kunci juga ko bisa ngilang gitu. Padahal tadi aku simpan kuncinya di sini. Ko bisa ilang ya. Aneh bener nih kunci." kata Dion berbicara pada dirinya sendiri.


Setelah berkata pada dirinya. Dion kini mulai mencari kunci tersebut. Sementara Ayunda di sepanjang jalan menuju atas ia mencoba untuk menahan tawanya.


Saat ia melihat Dion yang sedang ke bingungan mencari kunci yang sedang ia bawa saat ini.


Ketika melihat Dion yang sudah hampir lima kali duduk berdiri mengingat - ingat terakhir ia simpan kunci itu di mana. Membuat Ayunda hampir tak bisa menahan tawanya melihat tingkah Dion tersebut. Apa lagi pas Dion duduk berdirinya dengan tingkah yang sangat kocak.


Karena selain ia duduk berdiri ia juga berbicara sendiri pada dirinya dengan kata - kata yang setiap ucapannya itu bisa membuat orang ingin tertawa di buat nya.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2