
"Terserah kamu aja lah Ririn. Masa bodo aku nggak peduli. Punya sahabat kaya kamu bukannya dukung sahabatnya. Eh... malah nggak mau dukung sama sekali. Ya udah deh kalau kamu tetep bilang dan setuju nya mereka itu nggak lebay. Aku pergi aja deh, nggak mau deket - deket sama kamu." kata Kirani menjawab ucapan Ririn dengan bersikap dingin.
"Ih... nggak gitu tau nggak sih Kirani. Aku tuh nggak gitu, tapi aku bener - bener lagi..." kata Ririn yang tiba - tiba kebingungan untuk meneruskan ucapannya.
"Lagi apa? jangan lama - lama deh bicaranya. Tau nggak aku tuh lagi nggak suka kalau harus nunggu lama kaya gini." kata Kirani yang saat ini malah jadi sensitif menjawab ucapan Ririn.
"Lah, lah ko jadi nyolot gini sih bicaranya. Kamu nggak lagi salah orang kan bicaranya jadi kaya gini ke aku." kata Ririn menjawab ucapan Kirani.
"Emang nya di sini ada siapa aja?" kata Kirani bukannya menjawab ucapan Ririn. Ia malah bertanya balik pada Ririn.
"Ada banyak orang lah, ini kan tempat umum." kata Ririn menjawab apa adanya sesuai dengan tempat ia berada saat ini.
"Bukan itu Ririn. Bukan itu, kenapa sih kamu malah buat aku jadi kesel gini." kata Kirani yang mulai geram dengan jawaban dari Ririn tersebut untuk dirinya.
__ADS_1
"Lalu kalau bukan itu, apa dong?" kata Ririn, entah karena ia nggak tau atau karena ia sengaja ingin membuat Kirani semakin kesal di buatnya. Dan yang tau itu semua hanya Ririn lah yang tau.
"Kamu tau nggak orang yang saat ini bicara sama aku tuh, kaya gimana sih orang nya. Ko bisa gitu buat orang malah tambah kesel bicara sama dia." kata Kirani menjawab ucapan Ririn.
"Lah kamu ini gimana sih Kirani, orang yang kamu maksud itu aku kan. Masa nggak tau orang nya kaya gimana?" kata Ririn menjawab ucapan Kirani.
Kemudian Kirani pun melanjutkan lagi ucapannya itu.
"Liat coba baik - baik aku tuh kan orangnya baik, cantik, dan nggak sombong. Terus imut juga. Masa nggak tau sih. Ckckck... ckckck..." kata Ririn menjawab ucapan Kirani sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Oh... jadi orangnya itu kaya gitu ya, tapi kek nya ada yang kurang deh." kata Kirani menjawab ucapan Ririn.
"Iya kaya gitu, emangnya apa nya yang kurang? kata Ririn menjawab ucapan Kirani sambil bertanya juga pada Kirani.
__ADS_1
"Pengen tau emangnya, apa yang kurangnya itu." kata Kirani menjawab ucapan Ririn.
"Iya dong pengen tau, coba sekarang kasih tau aku." kata Ririn sedikit memaksa agar Kirani memberitahukan pada dirinya itu. Ciri - ciri yang kurang pada dirinya saat ini.
"Boleh sih aku kasih tau, tapi harus bayar dulu lah. Ini kan nggak gratis." kata Kirani menjawab ucapan Ririn.
"Ya ampun Kirani, kamu ko jadi pemerasan gini sih. Masa kasih tau ciri aku aja harus bayar. Emangnya berapa gitu yang harus aku bayar, biar kamu kasih tau aku." kata Ririn menjawab ucapan Kirani.
"Nggak mahal ko, cuman sekitar dua sampai tiga lah." kata Kirani menjawab ucapan Ririn sambil menunjukkan tiga jari - jarinya.
"Dari sampai tiga nya itu berapa yang jelas dong." kata Ririn menjawab ucapan Kirani sambil meminta penjelasan yang lebih jelas lagi.
Bersambung...
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼