Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Hukuman Yang Setimpal


__ADS_3

Dengan keadaan terpaksa dan tak enak serta berat hati barang yang saat ini di pegang dan di bawa pak supir pun ia dekatkan pada Dion untuk Dion bawa saat ini.


"Ini den barang - barangnya, sekali lagi bapak minta maaf ya den buat aden sampai bawa barang sebanyak ini, tanpa di bantu sama sekali." kata pak supir sambil memberikan barang - barang nya pada Dion.


"Iya pak sini nggak usah kaya gitu pak, ini bukan salah bapak ko, cuman salah saya sendiri karena ceroboh dan saya rasa ini hukuman yang setimpal buat saya dari istri saya itu pak." kata Dion menjawab ucapan pak supir dengan sikap tenangnya tanpa menyalahkan sikap pak supir pada nya yang saat ini lebih berpihak pada Ayunda.


"Maaf den" hanya kata itu lah yang bisa di keluarkan pak supir untuk Dion setelah ia menerima barang yang berpindah untuk nya itu.


Lalu di saat mereka berdua sedang berbicara tersebut malah di kacaukan dengan suara Ayunda.


"Ih... ini malah ngerumpi di sini lagi. Nggak liat apa kak aku udah bosen kaya gini. Ayok kita lanjut lagi berjalannya. Nanti ngerumpi nya di lanjutin lagi kalau udah sampai di tempat liburan." kata Ayunda yang telah melihat dan mendengar sedikit pembicaraan pak supir dan Dion.

__ADS_1


Nyatanya jarak menuju tempat liburan pun masih lama dan sampai saat ini belum sampai - sampai.


"Huh... huh... huh... kak aku capek pingin minum. Kakak bawa minum nggak ini haus banget kak." suara napas Ayunda yang terdengar begitu tak beraturan.


Sampai dimana Ayunda pun meminta istirahat sebentar, namun Dion tolak dan tak mengizinkannya. Karena saat ini ia ingin cepat selesai sampe ke tempat tujuannya itu.


"Nggak ada istirahat lagi yank, tiga menit lagi juga nyampe." kata Dion untuk Ayunda.


"Sekarang kakak tanya emangnya kamu kasian juga sama kakak nggak, dari tadi aja kamu terus - terus ngomel dan salahin kakak terus - terusan, di tambah lagi barang ini kamu sengaja kasihin ke kakak buat di bawa. Dan apa kamu berpikir seperti itu sebelum kamu dengan santainya kasihin barang ini buat kakak"


"Oh jadi sekarang kakak mau bales salahin aku, iya kaya gitu kak." kata Ayunda dengan sedikit emosi.

__ADS_1


"Ya bisa di bilang seperti itu ko yank" kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan santainya.


"Aneh kamu kak, katanya bentar lagi, bentar lagi tapi sampai sekarang belum nyampe - nyampe." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Ya ampun non den mau sampai kapan bapak denger adu bicara kalian ini. Ah rasanya was - was gitu takut malah saling pukul nanti." Kata pak supir dalam hatinya yang melihat perdebatan Ayunda dan Dion.


"Iya maaf kakak itu bosen tau nggak dari tadi kamu yank terus bertanya seperti itu. Bukannya perbuatan kamu itu yank bisa membuat orang lain tak suka dengan sikap mu itu." kata Dion pada Ayunda.


"Nggak papa aku nggak peduli mau mereka suka atau pun nggak itu urusan mereka. Namun intinya aku nggak akan seperti itu, hingga membuat mereka banyak yang tak suka sama aku, aku nggak peduli kecuali kalau dia ingin memperbaiki kesalahannya untuk ku di kemudian hari baru aku akan baik lagi." ini lah jawaban yang di berikan Ayunda untuk Dion.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2