
"Hahahaha... hahaha... hahaha..." ini adalah suara tawa yang di keluarkan bibi saat ini.
"Aneh bener katanya tadi bibi bilang takut dan nggak enak, ko ini malah yang paling keras ya ketawanya. Ckckck... nggak paham aku sama bibi." kata si bungsu dalam hatinya ketika ia melihat tingkah bibi yang tertawa itu.
"Ha... ha... ha... eh non maaf ya bibi kayanya ketawain nya terlalu berlebihan dan keras. Maaf ya non." kata bibi yang kini mulai menyadari tingkah nya itu yang diluar dugaan si bungsu.
"Em... iya bi nggak papa santai aja bi kalau sama aku mah. Rahasia bibi pasti aman deh kalau sama aku." kata si bungsu menjawab ucapan bibi.
"Makasih non" hanya kata terimakasih lah yang bisa bibi ucapkan saat ini pada si bungsu.
"Iya bi" kata si bungsu menjawab ucapan bibi dengan singkat.
Hening tak ada lagi yang bicara untuk beberapa menit sampai akhirnya di bungsu lalu mengeluarkan suaranya lagi.
"Eh iya bi, gimana sekarang bibi udah puas belum ketawanya atau mau ketawa lagi?" kata si bungsu bertanya pada bibi.
"Udah non, kalau gitu bibi pamit ke dapur ya non. Kayanya tadi bibi lupa deh karena terlalu larut dalam ketawa sampai lupa sama tugas bibi." kata bibi menjawab ucapan si bungsu.
"Em... iya bi silahkan" kata si bungsu menjawab ucapan bibi.
__ADS_1
"Mari non bibi permisi dulu" kata bibi pada si bungsu lalu meninggalkan si bungsu sendirian.
Di saat bibi telah pergi untuk melakukan kembali tugasnya. Kini si bungsu akhirnya kembali sendiri lagi.
Dan tanpa menunggu lama ia mulai menyalakan handphonenya itu untuk menghubungi nomor seseorang.
Siapakah nomor yang saat ini si bungsu hubungi. Ya tentu nomor yang di hubungi si bungsu saat ini adalah nomor Ayunda.
Tut... Tut...
Suara itu lah yang terdengar di sebrang sana karena saat ini Ayunda belum menjawab telpon dari si bungsu.
"Assalamu'alaikum" kata si bungsu memberikan salam untuk Ayunda.
"Wa'alaikumsalam" kata Ayunda menjawab salam dari si bungsu.
"Kak" kata si bungsu memanggil Ayunda.
"Iya dek kenapa?" kata Ayunda menjawab panggilan dari si bungsu.
__ADS_1
"Em itu kak aku mau tanya sama kakak, foto yang barusan kakak kasih ke aku bener - bener di sengaja di kasih ke aku atau gimana kak?" kata si bungsu berpura - pura bertanya pada Ayunda mengenai foto tersebut.
"Maksud kamu apaan dek, ya iya lah dek itu foto kamu yang minta kan. Emangnya kenapa gitu sama foto nya. Ko kamu malah bicara kaya gitu." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.
"Em... itu anu kak, gimana ya aku takut nggak enak gitu bicara sama kakak nya, ntar malah di bilang gimana gitu." kata si bungsu malah membuat Ayunda semakin bingung di buat nya.
"Maksudnya apaan sih dek, jangan bikin bingung deh. Kamu langsung kasih tau kakak intinya apa?" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.
"Tapi kak aku nggak enak kalau langsung bilang ke kakak. Gimana kalau kakak aja yang liat sendiri. Bener nggak kalau kakak kasih fotonya itu buat aku." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda.
"Ada apa sih sebenernya dek" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.
"Di liat dulu aja kak, biar kakak bisa tau apa yang aku maksud." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda.
"Iya deh kakak liat dulu" kata Ayunda menyetujui ucapan si bungsu.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1