
Akhirnya kesepakatan itu pun, disetujui oleh kedua belah pihak. Walaupun sebenarnya Ayunda merasa tak adil dengan kesepakatan itu. Tapi apa boleh buat ia harus menyetujuinya.
Dan mereka bertiga pun pergi menuju meja makan. Setelah sampai di meja makan terlihatlah ayah dan ibu sudah ada disana. Kami bertiga pun langsung ikut bergabung duduk disana.
Lalu kami pun berbincang - bincang sebentar. Setelah itu, hening tak ada yang bicara lagi. Karena kami sedang menikmati makan malam kami.
Hanya terdengar suara sendok dan garpu yang bertemu dan menimbulkan suara. Beberapa menit kemudian akhirnya makan malam itu pun berakhir.
Kami lalu pergi ke ruang keluarga sebelum masuk kembali ke kamar kami masing - masing.
Di sinilah kami saat ini sedang menikmati kebersamaan, membicarakan hal apa pun yang dapat menemani kami mengisi waktu kebersamaan.
Gelak canda dan tawa pun tak lepas dari pembicaraan kami disana. Hingga tak terasa waktu pun terus berjalan dan satu persatu kami mulai berpamitan masuk kembali ke kamar kami masing - masing.
__ADS_1
Untuk mengistirahatkan tubuh kami agar esok bisa menikmati aktivitas kami dengan lebih baik.
Ayunda dan Dion pun kini telah berada di kamar Meraka. Sebelum tidur mereka lalu berbicara sebentar. Dan kebiasaan ini pun sudah menjadi kebiasaan yang tak pernah kami lupakan sebelum tidur untuk menyempatkan diri berbicara.
Kemudian setelah pembicaraan itu. Lalu tanpa bisa di cegah lagi rasa kantuk pun, akhirnya datang pada mereka. Dan mereka berdua pun langsung tertidur dengan sendirinya.
Tak lupa juga pelukan hangat yang sering mereka lakukan ketika tidur selama mereka menikah sampai saat ini dan akan seperti ini untuk seterusnya.
Satu Minggu berlalu. Kini saatnya Ayunda dan Dion pergi untuk berlibur menikmati waktu berdua mereka selama menikah.
Namun, sayang tempat yang di pilih Dion membuat Ayunda tak semangat untuk pergi berlibur menikmati kebersamaan mereka.
Kenapa Ayunda tak menyukai tempat liburannya karena tempat yang di pilih Dion adalah tempat terseram dan terangker di kota L. Tempat yang konon katanya sering terjadi hal - hal yang memunculkan sesosok makhluk tak kasat mata disana.
__ADS_1
Dan tempat itu adalah tempat yang akan mereka datangi. Tempat yang tak pernah Ayunda bayangin sama sekali untuk bulan madu di tempat seperti itu.
Yang awalnya ia kira akan seperti pasangan pada umumnya menikmati bulan madu di tempat yang romantis dan menyenangkan.
Ini malah harus menikmati bulan madu di tempat yang harusnya jadi tempat uji nyali. Yang menjadi tempat bagi orang - orang yang senang melihat makhluk - makhluk seperti itu.
Tapi berbeda dengan Ayunda ia malah dari tadi selalu meminta untuk membatalkan tempat itu. Dan menggantinya ke tempat yang jauh lebih tepat untuk menikmati bulan madu.
Namun sayang seribu sayang. Dion masih tetap pada pendiriannya untuk berlibur di tempat itu. Dan dengan terpaksa karena Ayunda sudah kehabisan cara untuk membujuk Dion.
Tetapi hasilnya tetap sama bahwa Dion tak akan mengubah apa yang telah ia siapkan dan rencanakan untuk liburan ini.
Dan kini Ayunda pun hanya bisa mengikuti keinginan Dion berlibur di tempat itu. Walau nanti ia tak tahu liburannya akan seperti apa. Tapi ia akhirnya menyetujuinya.
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼