
"Apa yank, ko bisa yakin gitu karena mereka?" kata Dion yang nggak habis pikir dengan respon yang Ayunda berikan padanya.
"Ya iya lah kak. Karena sebelum aku ketemu pocong dan di kejar - kejar pocong aku bertemu dulu sama mereka dan aku nggak tau entah itu drakula atau vampir tapi yang jelas mereka itu memiliki taring yang panjang, muka yang sangat putih dan tentu sangat menyeramkan ditambah lagi kuku - kuku yang panjang, pakaian yang di kenakan nya pun sangat kas. Tapi yang buat aku heran bercampur ingin tertawa saat aku liat muka makhluk itu kak yang ketika membuka mulutnya dan memperlihatkan giginya kenapa ompong ya kak hanya tersisa empat gigi aja yang panjang dan sangat tajam. Aneh bukan." kata Ayunda yang menjelaskan alasannya dengan sangat meyakinkan kepada Dion.
"Benarkah yank gigi mereka ompong. Tapi aku makin heran deh kata kamu ompong tapi ko sisa empat." kata Dion yang menanyakan kebenarannya kembali.
"Ih kak beneran ompong gigi yang lainnya selain empat gigi itu maksud aku kak" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Oh gitu ya. Lalu cara tau mereka menggigit dan menghisap darah kaya gimana. Terus ko bisa kamu yakin bahwa tanda yang ada di leher kamu itu gigitan mereka." kata Dion yang ingin tau bagaimana Ayunda bisa menyimpulkan ucapannya itu memang benar karena mereka.
"Ya iya lah kak mereka kan hampir aja gigit leher aku. Oh iya sini kakak mendekatlah lebih dekat lagi sama aku, biar aku tunjukkin cara mereka menggigit" kata Ayunda.
__ADS_1
Seketika dengan patuhnya Dion pun mendekati dirinya pada Ayunda. Dan tanpa aba - aba Ayunda mendekatkan bibirnya di leher Dion.
Awalnya Dion kira Ayunda hanya bercanda ingin menunjukkannya langsung padanya. Namun, setelah ia yakin bahwa Ayunda hanya bercanda ia lalu mulai menutup matanya ingin meresapi apa yang akan Ayunda lakukan di lehernya tersebut.
Karena ketika Ayunda mendekatkan bibirnya di leher Dion hembusan nafas Ayunda pun tak lepas dari rasa yang tak bisa di ungkapkan dengan kata - kata. Hanya bisa di rasakan dan di nikmati oleh Dion yang saat ini terjadi padanya.
Namun, tak kala rasa seperti itu sudah Dion rasakan. Tetapi di detik berikutnya bibir itu pun malah membuka sempurna dan mengeluarkan gigi. Hingga gigi itu pun, akhirnya menggigit Dion yang sedang terpejam.
"Aw..." suara jeritan Dion yang kesakitan.
Sementara Ayunda yang telah menggigit Dion pun langsung menjauhkan bibirnya itu dari leher Dion dan tanpa merasa bersalah ia lalu berucap.
__ADS_1
"Seperti itu lah kak mereka menggigitnya" sambil menunjukkan wajah tanpa dosanya itu.
"Yank kenapa harus beneran di gigit sih. Sakit tau nggak" kata Dion yang mulai protes.
"Ya kan kakak yang minta buktinya tadi. Jadi jangan salahkan aku dong" kata Ayunda yang tak terima di salahkan.
"Tapi kan bisa pake cara lain, nggak harus pake cara tadi" kata Dion yang masih tak percaya dengan tingkah Ayunda.
"Terus kalau nanti kakak nggak percaya. Aku kan pasti akan gigit kakak kaya gitu. Dan intinya aku gigit sekarang atau nanti sama aja" kata Ayunda tetep tak mau terima kalau ia di salahkan.
Bersambung...
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼