Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Mulai Tersadar


__ADS_3

"Tetep nggak bisa madam. Udah ah... aku mau pulang madam. Ntar malah keasyikan kalau terus - terus begini." kata si bungsu menjawab ucapan madam Lexi.


"Nggak papa cantik, madam kan memang sengaja biar kamu lama di sini nya. Oopppss... keceplosan nih bibir. Em... cantik barusan yang madam katakan itu nggak bener ko. Serius." kata madam Lexi menjawab ucapan si bungsu sambil menunjukkan dua jari kanannya sehingga membentuk huruf v saat madam Lexi mengucapkan kata serius di ujung kalimatnya.


"Apa? apa? jadi semua yang madam katakan ke aku barusan itu dan yang sebelum nya juga sengaja. Ckckck... ckckck... apa yang madam lakukan itu sungguh luar biasa. Tega tau nggak, sebel deh aku jadi nya bicara sama madam." kata si bungsu menjawab ucapan madam Lexi sambil si bungsu pun memalingkan wajah nya ketika ia telah menyelesaikan ucapannya itu.


"Lah, lah cantik. Ini tuh nggak seperti yang kamu pikirkan tau. Kamu nih, suka di bawa ke hati deh. Madam kan udah bilang kalau ucapan madam itu cuma..." kata madam Lexi yang di potong ucapannya oleh si bungsu.


"Udah lah madam nggak perlu di jelasin. Aku udah paham ko, jadi inti nya madam keterlaluan sama aku. Aku pulang dulu ya." kata si bungsu yang pergi begitu saja meninggalkan madam Lexi yang diam terpaku saat si bungsu telah menyelesaikan ucapannya itu.


Langkah demi langkah si bungsu sudah pergi meninggalkan madam Lexi.

__ADS_1


Sementara madam Lexi yang masih diam terpaku. Belum menyadari bahwa si bungsu telah pergi jauh meninggalkan tempat ia terdiam saat ini.


Namun, saat si bungsu sudah mulai tak terlihat dari pandangan madam Lexi. Madam Lexi kini mulai tersadar dari terdiam nya.


"Ko pergi sih kamu cantik, malah ninggalin madam. Jahat bener." kata madam Lexi berkata pada dirinya sendiri.


"Em... cantik, cantik, kamu ko pergi." kata madam Lexi yang saat ini memanggil - manggil si bungsu yang telah pergi meninggalkan dirinya.


"Eh... tapi, di mana aku simpan hanphone aku nya ya." kata madam Lexi yang saat ini sedang mencari hanphone miliknya.


Di cari lah oleh madam Lexi handphone miliknya itu. Di mulai dari tempat duduk nya ia tadi. Sampai ke tempat di sekeliling tempat duduknya.

__ADS_1


Tetapi hanphone miliknya tak kunjung di temukan sama sekali oleh dirinya.


"Aduh handphone ekek ko nggak ada sih, mana lagi urgent lagi. Ayo lah hanphone cepet muncul dan ketemu coba." kata madam Lexi yang kebingungan mencari hanphone miliknya.


"Ayo madam Lexi, kamu pasti bisa temuin handphone nya. Coba inget - inget lagi. Terakhir kali kamu pegang handphone kapan?" kata madam Lexi yang saat ini sedang memberikan semangat pada dirinya sendiri sambil bertanya juga pada dirinya sendiri.


"Kalau nggak salah sih, pas aku istirahat aku kan pegang handphone. Terus aku buka nih handphone aku tuh. Setelah itu aku mulai sibuk melihat hanphone. Tak lama setelah itu, cantik dateng. Terus hanphone masih aku pegang. Dan setelah itu, aku nggak tau hanphone nya ada di mana." kata madam Lexi menjawab ucapan dari dirinya dengan cukup panjang dan mendetail.


"Jadi sekarang inti nya, hanphone madam ada kemungkinan lupa nyimpan sama ada kemungkinan cantik salah bawa hanphone." kata madam Lexi menjawab lagi ucapan dari dirinya sendiri.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2