Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Memberikan Sedikit Riasan


__ADS_3

Setelah selesai membantu menyiapkan makanan di meja. Ayunda pun langsung berbicara lagi kepada ibunya.


"Bu, Ayunda udah selesai siapin makanannya. Apa ada lagi yang bisa Ayunda bantu bu"


"Em... ga ada nak, ya udah kamu mandi aja sana nanti ke sini lagi buat sarapan"


"Iya deh bu. Ayunda mandi dulu" kata Ayunda menjawab ucapan ibu dan berlalu pergi menuju kamarnya.


Saat tiba di kamar ia melihat Dion yang sedang duduk di ranjang sambil melihat laptopnya. Hingga ia pun tak mau mengganggu konsentrasi Dion dan langsung pergi ke kamar mandi tanpa berucap sepatah kata pun kepada Dion.


Sekitar beberapa menit Ayunda pun keluar dari kamar mandi. Dengan wajah yang sudah segar dan kemudian duduk di meja rias untuk memberikan sedikit riasan di wajahnya.


Saat Ayunda sibuk dengan alat riasnya. Hingga akhirnya ia tak menyadari kalau Dion sudah berada di belangkang tubuhnya.


Dan kemudian dua tangan Dion memeluk Ayunda dari belakang tubuhnya itu, sambil membenamkan wajahnya di leher belakang Ayunda. Yang seketika membuat Ayunda menjadi bergidik ngeri merasakannya.

__ADS_1


Seperti sesuatu yang tak bisa di ungkapkan lewat kata - kata hanya bisa di rasakan. Dan itu membuat Ayunda tak bisa tinggal diam jika ia masih berada di posisi seperti ini dengan Dion.


Karena ia takut kalau ternyata Dion ingin meminta haknya hari ini. Hingga akhirnya ia pun berdiri dari duduknya itu untuk menghindari pelukan yang menimbulkan rasa tak biasa itu darinya.


Namun sayang itu justru membuat Dion bisa leluasa memeluk Ayunda dalam keadaaan berdiri.


Tanpa ingin melepaskan pelukan itu. Ayunda diam untuk beberapa saat karena ia juga mulai merasakan nyaman saat berada di pelukan Dion.


Kemudian Dion pun mulai membalikan tubuh Ayunda untuk berhadapan dengannya. Dan disaat ia membalikan tubuh Ayunda itu, ia pun tak bisa menahannya lagi dan langsung mencium bibir Ayunda.


Di saat ciuman itu mulai menuntut lebih dan dua insan itu mulai terbawa suasana. Seketika terdengar suara seseorang di balik pintu kamarnya.


"Em... kak, kita udah di tunggu di meja makan. Bisakah kakak melepaskan ciuman kakak ini" kata Ayunda pada Dion.


"Bentar lagi yank" kata Dion

__ADS_1


"Tapi kak..." belum sempat Ayunda menyelesaikan ucapannya itu. Dion pun melepaskan ciumannya dari Ayunda. Dan bergegas pergi membuka pintu kamarnya.


"Eh, kak ko lama sih. lagi ngapain hayo masih pagi loh ini" kata si bungsu yang menggoda kakak iparnya itu.


"Anak kecil nggak boleh tau urusan orang dewasa" kata Dion menjawab ucapan Si bungsu.


"Ih kakak ko gitu sih. bilang aku anak kecil" kata si bungsu nggak terima dengan ucapan Dion.


kemudian Ayunda pun menghampiri mereka berdua. Yang sebelumnya ia merapikan dulu penampilannya yang sedikit berantakan karena ulah Dion barusan.


"Kenapa kak? ko adek kaya nggak terima gitu sama ucapan kakak" kata Ayunda bertanya pada Dion.


"Ini yank, adek nggak mau kakak bilang anak kecil" kata Dion pada Ayunda.


"Lah dek, kenapa nggak mau di bilang anak kecil" kata Ayunda.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2