Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Emosi Yang Meletup - letup


__ADS_3

Sementara Ayunda yang berada di dalam kamar mandi malah terkikik tak henti - henti karena Ayunda mendengar umpatan Dion di balik pintu kamar mandi tak kala ia tak bisa merusak pintu kamar mandi tersebut.


"Hihi...hihi... hihi ..." suara kikikkan Ayunda.


Tak hanya umpatan yang keluar dari mulut Dion bahkan kakinya pun ia tendangan ke pintu itu. Apalagi ia mendengar suara kikikkan Ayunda. Makin jadi lah emosi yang meletup - letup ia keluarkan di balik pintu.


"Yank awas ya kamu. Nanti kalau ada waktunya kakak bales perbuatan kamu ini" kata Dion yang mulai mengancam Ayunda.


"Ku tunggu kak balesan nya. Hahaha...." Jawaban Ayunda yang tertawa jahat, di akhir kalimat yang dia ucapkan itu.


Dion tak menjawabnya ia malah memukul tangannya ke pintu kamar mandi itu. Hingga akhirnya tangannya pun merasa kesakitan.


"Buk..." suara tangan Dion yang di pukul ke pintu.

__ADS_1


Detik berikutnya ia pun merasa kesakitan "Oh sit sakit juga ternyata. Coba aja tadi nggak mukul pintu ini nggak akan kaya gini kan jadinya." kata Dion didalam hatinya.


Lalu ia pun mengibas - ngibaskan tangan yang memukul pintu itu sambil sesekali meniupnya. Dan beruntung saja nggak sampai berdarah tangan Dion. Coba aja kalau berdarah apa jadinya nanti.


Pasti atau bahkan sudah sangat pasti Ayunda akan mengolok - oloknya. Di bayangkan saja udah membuat ia bergidik ngeri apalagi jika sampai itu terjadi.


Tak berapa lama pintu kamar mandi pun di buka oleh Ayunda. Terlihatlah Ayunda yang menggunakan handuk di badannya dengan rambut basah yang tergerai dan menetes karena sepertinya Ayunda sudah berkeramas.


Dion pun hanya melihatnya sekilas karena ia masih sibuk dengan rasa sakit di tangannya itu yang belum hilang sepenuhnya.


Saat ia ingin memakaikan bedak di lehernya. Ia lalu berteriak seketika setelah melihat lehernya itu.


"Ah... apa ini kak. banyak sekali gigitan disini. Apa jangan - jangan ini gigitan drakul kul lagi atau nggak vempir. Coba sini kak liat. His.... aku takut." kata Ayunda sambil menunjuk lehernya di depan meja rias pada Dion.

__ADS_1


Seketika Dion yang sedang meredakan rasa sakitnya pun terkejut dengan teriakan Ayunda.


"Ih... yank kamu bikin kaget aja sih. Bisa nggak sih nggak usah teriak - teriak kaya gitu. Terus tadi apa kata kamu drakul kul sama vempir maksudnya?" kata Dion yang terkejut dan bertanya mengenai apa yang Ayunda ucapkan itu.


"Ya ampun kak lebay banget sih cuman teriak kaya gitu aja bisa kaget sih. Masa nggak tau kak, itu tuh maksud aku drakula sama vampir. Itu lo kak orang yang suka gigit leher sama menghisap darah." jawab Ayunda dan tak lupa menjelaskan sedikit tentang apa yang Dion tanyakan.


"Oh drakula sama vampir ya. Kakak kira apaan" ucap Dion menjawab perkataan Ayunda.


Tak sampai situ di detik berikutnya Dion pun tersadar dengan ucapan Ayunda " Bentar deh yank. Jadi maksud kamu yang gigit leher kamu itu dua orang itu maksudnya" kata Dion menanyakan kebenaran ucapan Ayunda.


"Hem" jawab Ayunda dengan deheman dan anggukkan kepalanya.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2