Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Rasa Penasaran


__ADS_3

"Ini ko ayah malah sibuk bisik - bisik sih. Kalau boleh tau ayah lagi bisikin apa?" kata ibu yang melihat ayah dan papah sedang sibuk berbisik. Karena rasa penasaran akhirnya ibu bertanya pada ayah.


"Iya pah bisikin apa?ko keliatannya asyik gitu."


kata mamah juga penasaran bertanya pada papah.


"Nggak bisikin apa - apa ko bu. Ini cuman masalah laki - laki aja. Jadi perempuan nggak boleh tau. Iya nggak pak masalah laki - laki." kata ayah menjawab ucapan ibu sambil bertanya pada papah dan memberikan sebuah kode untuk papah menyetujui ucapannya.


"Iya mah ini cuman bahas masalah laki - laki."


kata papah menyetujui ucapan ayah. Setelah papah melihat kode yang di berikan oleh ayah untuk nya.


"Yakin pah masalah laki - laki. Ko mamah jadi curiga."


"Iya bener banget bu, ibu juga malah curiga yah. Terus masalah laki - laki nya tentang apa?" kata ibu menjawab ucapan mamah sambil bertanya pada ayah.


"Em... kaya masalah pekerjaan gitu. Apalagi coba kalau nggak soal itu bu. Bener kan pak."


"Iya pak bener, udah yuk mah kita istirahat nggak baik terus seperti ini. Nanti kapan tidur nya." kata papah menjawab ucapan ayah sambil mengajak mamah untuk pergi tidur agar mengalihkan pembicaraan.


"Bentar pah mamah masih penasaran"


"Besok lagi aja"

__ADS_1


"Bu kita juga harus istirahat, lupain aja ini udah malam loh." kata ayah juga sama mengalihkan pembicaraan.


"Tapi yah..."


"Ayolah bu ini udah malah. Yuk istirahat."


"Hem... iya deh yah"


"Pak, bu kami berdua pergi istirahat dulu ya, selamat malam." kata ayah berpamitan pada papah dan mamah.


"Iya pak, bu kami juga mau istirahat. Selamat malam juga." kata papah menjawab ucapan ayah.


"Lah pah ko jadi gini"


"Udah bu kita harus istirahat" kata ayah sambil menggandeng tangan ibu dan mulai pergi menuju kamar mereka.


Tak ketinggalan papah pun juga sama pergi menuju kamar mereka. "Udah mah istirahat yuk, besok lagi aja bahas ini nya. Sekarang papah udah ngantuk pengen tidur."


"Tapi..."


"Ayolah mah ini papah beneran udah ngantuk."


"Iya deh iya kita langsung tidur" kata mamah dengan mau tak mau menyetujui ucapan papah.

__ADS_1


"Nah gini dong mah dari tadi. Papah udah ngantuk. Huah... ngantuk nya." kata papah menjawab ucapan mamah sambil menguap karena bener - bener udah ngantuk.


Tak berapa lama kemudian papah dan mamah telah sampai di kamar mereka. Begitu juga dengan ayah dan ibu mereka berdua juga telah sampai di kamar mereka.


Setelah sampai kamar papah benar - benar sudah ngantuk terbukti saat ia berbaring di tempat tidur ia langsung tertidur dengan sendirinya.


Mamah yang melihat papah sudah tertidur. Ia juga membaringkan tubuh nya untuk tidur juga.


Berbeda dengan ayah dan ibu mereka berdua masih sempat berbicara sebelum mereka berdua tertidur secara bersamaan.


Sedangkan si bungsu yang tadi berpamitan kini sudah berada dalam mimpinya.


Detik demi detik berlalu, berganti dengan menit dan menit pun berganti menjadi jam.


Tak terasa pagi pun tiba mereka sudah terbangun satu demi satu dari tertidur nya itu.


Setelah terbangun mereka lalu melakukan aktivitas yang sering mereka lakukan di pagi hari.


Sampai akhirnya mereka berkumpul di meja makan saat ini sedang menunggu dua orang lagi bergabung bersama mereka. Siapa lagi dua orang itu kalau bukan Ayunda dan Dion. Ya saat ini yang belum datang hanya mereka berdua.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2