
"Oh iya, tapi kamu jangan merasa senang dulu, nanti setelah tamu bulan kamu selesai. Akan ku pastikan kamu mendapatkan hukuman, yang bisa membuat kamu gak bisa berjalan dengan baik. Nantikanlah hukuman mu itu sayang." Dion pun memberitahukan kepada Ayunda dengan berbisik dan dengan nada yang membuat Ayunda bergidik ngeri mendengarnya.
"Em... kakak ngga serius kan sama ucapan kakak itu" Ayunda pun memastikan kembali ucapan nya. Apakah yang ia dengar benar akan ia dapatkan atau hanya candaan saja.
"Em... kita liat aja nanti" Sambil tersenyum yang bukan membuat hati bahagia melainkan tersenyum dengan arti yang mengerikan bagi Ayunda.
"Oh iya, lebih baik kamu mandi dulu sana. Terus kalau udah selesai mandinya langsung turun ke bawah. Bentar lagi ayah, ibu sama adek pulang." Dion pun kemudian melanjutkan lagi ucapannya.
"Iya kak" Ayunda hanya menjawabnya dengan singkat.
Dion kemudian meninggal kamar untuk turun kebawah sedangkan Ayunda langsung pergi ke kamar mandi.
Tak lama setelah Dion berada di bawah, tepatnya diruang kelurga terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah. Dan itu Dion pastikan adalah mobil ayah mertuanya yang sudah kembali pulang.
Terdengar suara dari ayah dan ibu. "Assalamu'alaikum" suara dari keduanya.
Dion pun langsung menjawabnya.
"Wa'alaikumussalam" tak lupa diiringi dengan senyuman.
"Eh, nak ko sendiri aja" kata ibu kepada Dion.
__ADS_1
"Iya bu, soalnya Ayunda lagi mandi sebentar lagi juga turun. Lalu adek belum pulang. Jadi sendiri aja deh bu" Sahut Dion menjawab ucapan ibu.
"Hem ya udah nak, ayah sama ibu ke kamar dulu ya" sahut ayah memberitahukan Dion bahwa iya mau ke kamar dulu.
Dion pun langsung menjawabnya dengan singkat. "Iya yah"
percakapan pun berhenti. Sementara ayah dan ibu sudah pergi meninggalkan Dion menuju kamar mereka. Dan Dion pun kini diruang keluarga sendiri lagi.
Setelah beberapa menit berada di ruang keluarga. Tak lama terdengar suara seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah suara dari si bungsu.
"Assalamu'alaikum" ucap si bungsu memberikan salam.
"Wa'alaikumussalam" sahut Dion menjawab salam si bungsu.
"Em... iya dek, gini nih kalau nunggu istri tak kunjung datang" Dion pun meresponnya dengan sedikit gurauan.
"Ea... kakak bisa aja jawabnya" sambil tersenyum si bungsu menjawab ucapan kakak iparnya itu.
Kemudian ia pun melanjutkan lagi ucapannya. "Emangnya kakak kemana gitu kak"
"Ada di atas lagi mandi" sahut Dion menjawab si bungsu.
__ADS_1
"Oh, kirain pergi kemana gitu" ucap si bungsu.
"Nggak kemana - kemana ko seharian kakak mu dirumah"
"Oh lagi mau berdua - duaan ngamar ya" sambil melontarkan godaan kepada kakak iparnya itu.
"Ya begitulah deh, namanya juga pengantin baru maunya itu berdua - duaan terus" Dion pun membenarkan ucapan si bungsu.
"Hem... iya lah iya pengantin baru mah bebas mau ngapain juga. Kalau gitu aku tinggal dulu ya kak, nanti ku temenin deh biar nggak sendiri"
"Oke" Dion pun menjawabnya dengan singkat.
Tak lama setelah itu, Ayunda pun menghampirinya.
"Kak, ayah, ibu sama adek udah pulang" Kata Ayunda.
" Udah barusan sayang" sahut Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Oh" sahut Ayunda.
Bersambung...
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼