
Sementara di tempat acara si bungsu telah menikmati acara demi acara dan telah selesai berkeliling.
Ia mulai melangkahkan kaki menuju tempat ibu, ayah, mamah, dan papa berada saat ini.
Beberapa menit kemudian si bungsu telah sampai di tempat mereka, lalu menduduki salah satu kursi di sana.
"Huh... capek banget"
"Capek kenapa dek?" kata ibu bertanya pada si bungsu.
"Iya nih ko tiba - tiba datang langsung bilang capek emangnya udah ngapain?" kata mamah bertanya juga pada si bungsu.
"Hem... itu bu, mah aku tadi abis keliling acara ini. Ya ampun ternyata capek juga. Huh... kalau tau kaya gini aku tadi duduk aja di sini sama ibu, ayah, mamah dan papa."
"Oh gitu ya, kirain ibu kamu abis ngapain"
"Hem... kalau gitu lain kali jangan keliling lagi biar nggak capek ya"
"Iya ibu, iya mah nggak akan keliling lagi deh. Tapi kalau cuman duduk diam ntar malah bosen mah, bu terus aku harus kaya gimana?"
"Iya juga ya dek kalau kamu duduk aja pasti bosan. Hem... gimana kalau sesekali aja kamu keliling dan nggak perlu ke semua tempat." kata ibu menjawab ucapan si bungsu.
"Sepertinya saran ibu ini boleh aku coba lain waktu."
__ADS_1
"Eh... iya dek kamu liat kakak - kakak mu nggak. Soalnya dari tadi mereka nggak keliatan sama sekali." kata mamah bertanya pada si bungsu.
"Em... kakak ya mah. Bentar deh aku inget - inget dulu. Soalnya aku takut salah mah."
"Hem"
Terdiam sejenak si bungsu mulai mengingat apakah dia bertemu dengan Ayunda dan Dion atau tidak.
Setelah cukup lama terdiam akhirnya ia ingat bahwa tadi sebelum ia keliling tempat acara. Ia sempat bertemu dengan Ayunda dan Dion.
"Tadi adek liat mah, kakak di bawa sama kakak ipar gitu. Ntah lah mereka mau kemana adek nggak tau yang adek tau mereka terburu - buru gitu mah. Bahkan tadi pas adek tanya nggak ada yang jawab sama sekali. Sakit rasanya nggak di jawab kaya gitu mah."
"Oh gitu ya dek, ya udah dek jangan terlalu di pikirin mungkin mereka ada perlu mendesak makannya nggak sempet jawab ucapan adek."
"Iya mah" kata si bungsu menjawab nya singkat.
"Huh... huh... huh..."
Ini adalah suara nafas yang Ayunda keluarkan saat usai melakukan hal yang di lakukan Dion terhadapnya.
"Yank mau lagi boleh kan"
"Udah kak, aku udah capek mau tidur besok lagi aja."
__ADS_1
"Yank sekali lagi ya, janji ko nggak akan minta lagi tapi buat hari ini kalau besok beda lagi."
"Udah kak besok lagi aja"
"Ayo lah yank boleh ya, bentar deh nggak akan lama."
"Ya udah kak..."
"Bener nih yank boleh"
"Apanya yang boleh kak"
"Lakuin yang kaya barusan lah yank, masa lakuin hal lain. Kita kan lagi bahas hal itu."
"Terus kapan aku bilang boleh?"
"Barusan waktu kamu bilang ya udah kak, itu kan artinya kamu setuju dan ngebolehin, iya nggak."
"Siapa bilang kaya gitu? nggak ko aku nggak bilang boleh darimana nya kakak simpulin aku ngebolehin."
"Ya dari ucapan kamu tadi lah yank"
"Tapi kan tadi aku belum selesai bicaranya kak, ko langsung kakak potong gitu aja."
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼