Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Rasa Penasaran


__ADS_3

Langkah demi langkah, mereka kini telah sampai di depan pintu yang di ketuk. Lalu di buka lah pintu itu oleh Dion.


Ceklek...


Suara pintu yang terbuka dan terlihatlah orang yang mengetuk pintu itu ternyata pak supir yang akan mengantarkan Dion dan Ayunda pergi ketempat liburannya yang lain hari ini.


"Assalamualaikum den Dion. Maaf bapak sedikit terlambat datangnya. Tadi di perjalanan ada sedikit hambatan." kata pak supir pada Dion.


"Wa'alaikumsalam iya pak ga papa. Saya dan istri saya juga tidak terburu - buru pergi dari sini ko pak. Jadi santai aja pak." kata Dion menjawab ucapan pak supir.


"Baik den, apa mau berangkat sekarang atau nanti den?" kata pak supir menjawab ucapan Dion sambil bertanya juga pada Dion.


"Sekarang aja pak, tapi bentar pak saya ambil barang - barang saya dulu ya."


"Biar saya aja den yang mengambilnya"


"Tak apa pak biar saya aja" kata Dion bersih kukuh ingin mengambil nya sendiri.

__ADS_1


"Kalau begitu biar saya bantu den, takut nya aden nanti kerepotan membawa barangnya."


"Nggak usah pak cuman sedikit ko jadi tak usah di bantu. Tapi makasih sebelumnya udah mau bantu saya."


"Den jangan seperti ini. Seharusnya saya yang mengambil barangnya aden karena ini juga termasuk pekerjaan saya. Boleh kan den saya yang bawa barang aden." kata pak supir masih kekeh ingin membawa barangnya Dion.


Sampai akhirnya Dion pun mengizinkan pak supir yang membawa barang - barangnya. Sementara pak supir sedang membawa barang - barang Dion dan Ayunda yang di bawa mereka saat ini. Mereka berdua pun mulai pamitan pada pak Dadang dan istrinya.


"Pak bu kami berdua pamit. Terimakasih buat semuanya yang telah di berikan untuk kami selama kami menginap disini." kata Dion berucap pada pak Dadang dan istrinya


"Iya den Dion dan non Ayunda. Makasih juga udah mau menginap di penginapan ini." kata pak Dadang menjawab ucapan Dion.


Hingga akhirnya Dion pun berpelukan pada pak Dadang dan Ayunda berpelukan pada istri nya pak Dadang sebagai tanda perpisahan dari mereka.


mereka berdua pun langsung pergi menuju mobil yang akan mereka tumpangi dan tak lupa mereka mengucapkan salam pada pak Dadang dan istrinya.


"Assalamualaikum" ucap salam Dion dan Ayunda.

__ADS_1


Pak Dadang dan istrinya pun menjawab salam Dion dan Ayunda secara bersamaan "Wa'alaikumsalam"


Lalu setelah mereka berdua mendapatkan jawaban salam yang mereka ucapkan itu. Mereka pun mulai masuk kedalam mobil.


Di saat telah berada di dalam mobil. Mobil pun langsung melaju ketempat tujuan mereka saat ini.


Di dalam perjalanan rasa penasaran Ayunda pun mulai ia tunjukkan lagi pada Dion.


"Kak kita mau pergi kemana sih? kasih tau dong kak jangan buat aku penasaran kaya gini. Ya... ya... please." kata Ayunda dengan memelas.


"Nanti yank kamu juga tau" kata Dion masih tak ingin memberitahukan Ayunda tempat tujuannya.


"Ih... kakak ko gitu sih. Kak please kasih tau ya please. Aku nangis nih kalau nggak di kasih tau." kata ayunda yang bersih keras ingin mengetahui tempat tujuannya. Sampai - sampai ia pun mulai memberikan ancaman pada Dion.


"Jangan dong yank, ntar kamu jelek loh kalau nangis." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2