
"Ini ko ucapan aku sama kakak kaya yang terus gini - gini aja. Apa karena aku yang salah simpulin. Tapi sepertinya nggak deh memang kenyataannya kaya yang di ulang - ulang lagi." kata Ayunda yang saat ini sedang memikirkan pembicaraannya bersama Dion.
"Hem... jadi..." kata Ayunda malah terdiam.
"Serba sama kaya gini ya. Ko bisa gitu, aku bicara seperti ini sama kakak." kata Ayunda yang saat ini kembali melanjutkan ucapannya.
"Tapi... setelah aku pikir - pikir lagi. Kayanya bukan sekarang aja deh aku selalu kaya gini bicara sama kakak nya. Kaya yang terus - terusan di ulang gitu." kata Ayunda lagi.
Dion yang merasa aneh dengan sikap Ayunda yang tiba - tiba terdiam tak menjawab ucapannya.
Mulai curiga bahwa saat ini Ayunda sedang membicarakan dirinya yang bukan - bukan.
"Ini sayang diem lagi, pasti deh lagi bicarain aku. Kalau bener kamu lagi bicarain kakak yank. Kakak akan buat kamu bicara jujur saat ini ke kakak. Liat aja, kamu pasti berkata jujur pertanyaan yang akan kakak ucapkan ke kamu sebentar lagi." kata Dion berbicara di dalam hatinya.
"Tapi... aku harus tanya apa ya? hem... harus berpikir keras nih. Biar pertanyaan yang aku tanyakan bisa langsung di jawab jujur sama sayangnya." kata Dion yang saat ini sedang berpikir tentang pertanyaan yang akan ia tanyakan.
__ADS_1
"Ntar aja deh aku berpikir nya. Sekarang lebih baik aku panggil dulu sayang nya." kata Dion lagi yang saat ini memutuskan untuk memanggil Ayunda terlebih dahulu.
"Yank" kata Dion memanggil Ayunda.
Ayunda yang sebenarnya masih sibuk berbicara di dalam hatinya. Mulai menjawab panggilan Dion. Karena tak enak saat Dion memanggil dirinya. Ia malah sibuk berbicara di dalam hatinya.
"Iya kak, kenapa?" kata Dion menjawab panggilan Dion.
"Nggak jadi" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Ko nggak jadi sih kak." kata Ayunda yang heran dengan jawaban yang ia dengar dari Dion.
"Ya ampun kak, semua orang juga tau kali. Kalau jawaban kakaknya kaya gitu. Tapi... yang aku tanya bukan itu kak." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Ya udah lah yank lupain aja, nggak perlu di bahas lagi." kata Dion menjawab santai ucapan Ayunda.
__ADS_1
"Oke kalau kakak mau nya kaya gitu. Sekarang aku minta kakak turunin aku sekarang. Aku nggak suka di gendong kaya gini. Turunin nggak kak, kalau nggak ntar aku akan..." kata Ayunda menjadi emosi menjawab ucapan Dion.
Namun lagi dan lagi Dion memotong ucapannya itu.
"Akan buat kakak melayang ya yank." kata Dion yang mulai aneh bahkan seperti nya mulai ngaco dan ngelantur ucapannya itu.
"Ckckck... melayang apa coba? aku nggak bisa ya buat kakak melayang. Karena kakak tau, kakak itu kan nggak perlu aku ikat kaya layang - layang biar bisa terbang. Jadi ucapan kakak itu aneh tau nggak sih." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Bisa, tau nggak yank. Kamu nya aja yang belum paham." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Kalau bisa apa coba yang di maksud kakak itu?" kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil bertanya juga pada Dion.
"Apa coba yank? kamu tau nggak?" kata Dion bukannya menjawab ucapan Ayunda. Ia malah bertanya balik pada Ayunda.
"Nggak, makannya aku tanya kak." kata Ayunda sambil menunjukkan wajah juteknya bahkan sempat memelototkan matanya untuk beberapa detik. Saat mengucapkan kata tersebut untuk menjawab ucapan Dion.
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼