
"Iya, kamu mau tanya apa yank?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Aku mau tanya soal kita pulang dari sini kapan? terus nanti langsung ke mana pulang nya itu aja sih kak. Jawab ya ucapan aku kak." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Oh jadi kamu mau nanya itu, ya udah kakak jawab sekarang atau besok yank." kaya Dion mencoba mencairkan suasana dengan sengaja berkata seperti itu pada Ayunda.
"Besok, atau besoknya lagi juga nggak papa atau nggak, pas kita nya udah mau pulang kakak bisa jawab ucapan aku." kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan sedikit menekankan ucapannya.
"Ya udah deh kalau kamu mau nya kaya gitu. Padahal kakak mau jawab langsung loh ucapan kamu. Tapi kalau kamu mau nya kaya gitu sih. Nggak papa kakak jawab nya nanti aja." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Oke kalau gitu, terserah kakak aja. Kakak tau nggak sih aku tuh barusan sindir kakak. Eh... malah di penuhi ucapan aku nya. Masa iya aku tanya sekarang kakak jawabnya besok atau besok nya lagi. Ckckck... ada - ada aja." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Hehehe... ya bercanda dikit nggak papa kali yank. Jangan gitu dong wajah nya jelek tau wajahnya cemberut gitu." kata Dion mencoba membuat Ayunda tak cemberut.
"Siapa yang cemberut, aku nggak cemberut ko. Jangan ngaco deh kak." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
__ADS_1
"Ngaco apa yank, ini tuh udah keliatan tau kalau kamu lagi cemberut. Jangan gitu yank ntar kakak cium kamu nih." kata Dion menjawab ucapan Ayunda sambil memberikan Ayunda sebuah ancaman agar tak cemberut.
Ya saat ini Ayunda memang lagi memasang ekspresi wajah cemberut yang sangat terlihat jelas oleh Dion.
Bahkan tak hanya itu pandangan Ayunda pun sempat di alihkan ke arah lain ketika ia menjawab ucapan Dion.
Seolah - olah Ayunda lagi tak ingin atau malas berbicara dengan Dion. Dan semua itu dapat Dion liat dari reaksi yang di tunjukkan Ayunda tersebut kepada dirinya.
Sampai akhirnya Dion mulai bertanya pada Ayunda. Ayunda sedang cemberut atau tidak.
"Coba aja kalau bisa aku nggak takut." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil menantang Dion untuk melakukan ancaman yang diberikan nya itu pada dirinya.
"Yakin kamu yank, kalau kakak benerin lakuin jangan salahin ya." kata Dion mencoba memastikan kembali ucapan Ayunda.
"Yakin" kata Ayunda menjawab ucapan Dion hanya dengan satu kata.
__ADS_1
"Oke kalau kamu mau nya kaya gitu." kata Dion yang seketika wajahnya sudah berada di dekat wajah Ayunda.
Membuat Ayunda yang belum bersiap untuk menghindar menjadi tak bisa berbuat apa - apa lagi. Karena saat ini ia tak bisa pergi untuk sekedar menghindar dari tatapan mata Dion yang tepat berada di dekat matanya.
Bahkan bola mata itu sangat dekat hanya tersisa beberapa senti meter dari mata nya.
Dan tak hanya itu, bahkan hidung pun sudah hampir bersentuhan. Sementara target ancaman yang Dion berikan pada Ayunda. Yaitu bibir Ayunda kini sudah dekat juga dengan bibir Dion.
Hirupan dan napas mereka sudah sama - sama mereka rasakan karena jarak mereka yang dekat tersebut.
"Please kak jangan lakuin, aku mohon aku barusan cuman bercanda ko. Jangan di lakuin ya." kata Ayunda berbicara di dalam hatinya agar Dion tak jadi melakukan hal yang menjadi ancaman nya itu terhadap dirinya.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1