Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Makin Capek


__ADS_3

Dion kemudian pergi meninggalkan si bungsu untuk menyamakan langkah nya dengan Ayunda yang sudah berada cukup jauh.


Bahkan Dion pun sempat berlari untuk mengejar Ayunda agar jarak diantara mereka tak terlalu jauh.


"Aduh ini sayang ko jalannya cepet bener. Sampai harus lari kaya gini. Mana udah capek lagi dari tadi jalan terus, sekarang malah di tambah sama lari. Makin capek deh aku." kata Dion saat di perjalanan berbicara pada dirinya sendiri.


"Hem... walaupun capek, aku harus semangat buat bisa cepet berada di samping nya. Ntar kalau terus - terusan ngeluh yang ada aku nggak akan sampai - sampai nantinya." kata Dion lagi masih berbicara pada dirinya sendiri.


Ayunda yang masih berjalan tanpa ingin lagi melihat kebelakang sama sekali. Ia bahkan terus berjalan tak ingin berhenti. Membuat Dion yang mengejarnya sangat kelelahan.


Namun, di balik rasa lelah itu masih tersimpan semangat untuk segera berada di samping Ayunda.


Tak hanya itu Dion pun sempat berpikir Ayunda yang berjalan seperti ini bahkan seperti tak merasa lelah sama sekali. Karena biasanya ia akan mengeluh capek dan lelah apalagi ini berjalannya sudah cukup jauh.

__ADS_1


Tapi Ayunda sama sekali tak berhenti masih terus berjalan dan berjalan.


"Ya ampun yank kamu ko seperti yang nggak kenal lelah dan capek sih. Padahal kan ini udah sangat jauh jalannya. Biasanya juga baru sebentar jalan udah ngeluh minta istirahat dulu. Nah sekarang nggak sama sekali."


"Jadi aneh deh yank liat sikap kamu ini."


"Tapi kalau di pikir - pikir lagi ada beber nya juga ya, sayang ko nggak merasa lelah sama sekali. Apa dia minum dulu sesuatu ya biar nggak lelah. Tapi kalau beneran minum sesuatu sayang minum apaan ya? jadi penasaran nih. Kira - kira karena apa ya? hem... harus aku tanya nanti ke sayang biar tau dan nggak penasaran lagi."


"Dan yang harus di lakuin sekarang aku harus cepet - cepet berada di dekat sayang nih."


Kembali ke si bungsu yang kini telah selesai beristirahat, setelah ia tak merasa lelah dan capek.


"Hem... udah mulai nggak capek lagi nih. Aku langsung susul kakak sama kakak ipar aja deh. Eh... tapi tadi mereka pergi ke arah kiri atau kanan ya." kata si bungsu berbicara pada dirinya sendiri.

__ADS_1


"Aduh aku nggak sempet memperhatikan mereka lagi. Gimana nih kalau ke sasar, ntar aku nambah capek dong. Ah... nggak mau kalau sampai kaya gitu. Apa hubungi kakak atau kakak ipar aja ya, biar tau mereka jalan ke arah yang mana. Hem... sepertinya memang harus kaya gitu. Ya udah deh aku mulai hubungi mereka dulu aja." kata si bungsu yang kini mulai mengambil handphonenya untuk menghubungi Ayunda terlebih dahulu.


Tombol hubungi pun telah si bungsu tekan dan kini ia tinggal menunggu Ayunda untuk menerima atau tidak telpon dari nya itu.


Tut... Tut...


Si bungsu mulai menunggu Ayunda untuk menerima telpon darinya. Namun, setelah menunggu bahkan sampai batas hubungi selesai pun, telpon dari dirinya tak di terima sama sekali oleh Ayunda membuat si bungsu kini mulai menghubungi Ayunda kembali.


Tut... Tut...


Panggilan kedua pun masih tetap tak di terima sama sekali oleh Ayunda. Bahkan tak hanya itu si bungsu pun telah menghubungi Ayunda lebih dari lima kali. Tetapi hasilnya tetap sama tak di jawab sama sekali oleh Ayunda.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2