Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Menanyakan Malam Pertama


__ADS_3

Hingga malam itu pun mereka terlelap dalam mimpi mereka masing - masing. Dan kini mereka berdua sedang duduk di meja makan bersama keluarga mereka.


Terlihat jelas hubungan mereka begitu tak baik saat Dion duduk bergabung dengan mereka dan tak jauh berbeda Ayunda pun tak begitu baik terlihat oleh kelurga yang akan menikmati sarapan pagi hari ini.


Ketika si bungsu bergabung. Karena ia tak melihat wajah dari kakak dan kakak iparnya. Ia pun kemudian terlintas niat jahil untuk menggoda kakak - kakak nya itu yang sudah melewati malam pertama mereka tadi malam.


"Selamat pagi semua."


"Pagi juga" Jawaban dari mereka semua yang berada di meja makan saat itu"


"Em...cie kakak sama kakak ipar keliatan capek dan lesuh banget gini. Apa semalaman ga tidur ya"


Karena tak melihat Dion akan merespon pertanyaan dan godaan adiknya Ayunda pun berinisiatif menjawab pertanyaan itu dengan sedikit malu - malu.


"Apaan sih dek, ngga begadang ko. Tau apa emangnya kamu kalau kami begadang"

__ADS_1


"Ya tau lah kak, itu loh buka segel buat nyicil bikin ponakan lucu masa gak tau." Sambil mengerucutkan bibirnya tanda ia gak suka atas jawaban kakaknya itu.


" Oh ya ampun deh. Kamu tau dari mana? masih bocil juga pikirannya udah kemana aja"


"Ih kakak gimana sih, aku itu udah gede bukan bocil, bentar lagi juga udah mau lulus sekolah terus lanjut kuliah, masa iya aku masih bocil?" Sambil memutarkan bola matanya.


"Ya iya lah kamu itu masih bocil"


"ih kakak itu nyebelin, tapi kak gimana loh tadi malam buka segel rasanya sakit gak kak, terus berapa lama durasinya, dan terus terus berapa ron...(Kemudian Ayunda pun memotong ucapan adik nya)


"Iya kak, iya tapi janji ya nanti kasih tau aku kaya gimana kakak dan kakak ipar melewati malam pertamanya. ya kak ya" (Anggi pun menaik turunkan kedua bulu alisnya)


"Terserahmu lah dek. Ditolak juga percuma nanti juga kamu akan maksa kakak"


"Harus dong ka"

__ADS_1


"Sudahlah dek lanjut nanti lagi aja bicara nya"


"Oke"


Setelah pembicaraan itu, mereka semua pun memakan sarapan pagi mereka.


Namun ternyata didalam hati Dion berbicara pada dirinya "Hem, malam pertama, buka segel, nyicil buat ponakan, tak ada lah dek yang ada kakak ipar mu ini harus puasa beberapa hari buat buka segel itu. Nasib - nasib gini amat sih"


Tak jauh beda dengan Ayunda ia pun sama berbicara pada dirinya sendiri "Adek ku ini ya ada - ada aja. Ngga liat apa muka kakak iparnya itu ngga enak di pandang. Apa tindakan ku ini salah ya telah berbohong soal tamu bulanan itu. Ah ya udahlah udah terlanjur juga. Masa bodo kenapa juga dia harus bohongi aku waktu itu. Biar sama - sama imbas ya lah"


Setelah mereka semua meninggalkan meja makan. Anggi pun tak lupa untuk meminta jawaban dari kakaknya ini mengenai malam pertama yang mereka lewati tadi malam.


Namun sayangnya ia tak mendapatkan jawabannya itu karena kakaknya selalu bilang ngga boleh tau, dan seperti tak ingin memberitahunya"


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2