
Beberapa menit kemudian mereka berdua telah berada di belakang penginapan. Terlihat lah pak Dadang dan istrinya sedang duduk santai di kursi yang berada di sana sambil meminum teh.
"Pak, bu selamat pagi" kata Dion pada pak Dadang dan istrinya yang sedang duduk tersebut.
"Selamat pagi pak, bu" kata Ayunda pun sama pada pak Dadang dan istrinya.
"Eh den Dion sama non Ayunda. Selamat pagi juga. Mari sini gabung sama kami" kata pak Dadang menjawab ucapan Dion dan Ayunda sambil mengajak mereka buat gabung dengannya.
"Iya selamat pagi juga den Dion dan non Ayunda. Mari gabung" kata istri pak Dadang pun sama menjawab ucapan mereka dan mengajaknya buat gabung juga.
"Sebelumnya terimakasih pak bu sudah mengajak kami buat gabung. Tapi sepertinya kami berdua tidak bisa gabung karena udah mau pergi dari sini." kata Dion menjawab ucapan pak Dadang dan istrinya.
__ADS_1
"Lah den Dion sama non Ayunda mau pergi kemana emangnya?" kata pak Dadang yang ingin tau kemana Dion dan Ayunda akan pergi.
"Kami berdua mau pergi ke tempat liburan yang lain pak" kata Dion menjawab ucapan pak Dadang.
"Bentar den ko mendadak pindah. Bukannya kata aden mau menginap disini satu Minggu ya. Kenapa baru tiga hari langsung pindah tempat. Apa karena aden sama non Ayunda nggak betah tinggal di sini atau karena pelayanan di sini kurang memuaskan buat aden dan non Ayunda." kata pak Dadang yang kaget atas ucapan Dion pada nya.
"Bukan begitu pak, kami berdua betah ko di sini dan pelayannya juga baik. Hanya saja bukannya bapak sendiri ya yang menyuruh kami buat pergi dari penginapan secepatnya. Iya nggak yank pak Dadang kan semalem yang bicara seperti itu pada kita." kata Dion mencoba menjelaskan ke salah pahaman pak Dadang mengenai tempat dan pelayanan serta memberitahukan alasannya pergi mendadak dari penginapan.
"Maksud aden gimana ya? saya ko nggak paham yang di maksud aden bahwa saya yang menyuruh aden dan non Ayunda buat pergi dari sini." kata pak Dadang yang heran dan bingung dengan ucapan Dion padanya.
"Jadi gini pak semalem bapak kasih tau kami buat secepatnya meninggalkan tempat ini. Jika tidak kami tak akan bisa pulang ke rumah kami. Apa bapak sudah ingat perkataan bapak itu." kata Dion mencoba menjelaskan ucapannya pada pak Dadang.
__ADS_1
"Em... nggak den bapak nggak ingat sama sekali dan bentar den kayanya semalem bapak tak bertemu aden dan non Ayunda deh. Iya nggak bu" kata pak Dadang menjawab ucapan Dion sambil bertanya juga pada istrinya.
"Iya den semalam bapak tak keluar rumah sama sekali. Bahkan semalaman tidur sama saya." kata istrinya pak Dadang menjawab ucapan pak Dadang.
"Tapi semalam kami berdua di suruh oleh pak Dadang buat secepatnya pergi dari penginapan ini. Em... ini sangat aneh bukan, pak Dadang bilang tak bertemu kami semalam. Lalu orang yang menemui kami semalam siapa?" kata Dion menjawab ucapan istrinya pak Dadang.
"Apa den ketemu saya? apa aden bener - bener ketemu saya dan apakah orang itu mirip dengan saya." kata pak Dadang yang kaget mendengar ucapan Dion.
"Iya pak sangat mirip sekali" kata Dion menjawab ucapan pak Dadang apa adanya.
Bersambung...
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼