Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Tak Mau Di Salahkan


__ADS_3

"Oh gitu ya. Aku kira kakak nggak percaya ucapan aku" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


Dalam hati Dion pun berucap "Selamet... Selamet... leganya ucapan ku nggak salah jawab."


"Kak ko diem sih. Ya udah deh sekarang masuk ke kamar aja." kata Ayunda mengeluarkan suaranya lagi. Setelah ia menunggu Dion menjawab ucapannya itu. Namun, tak di jawab oleh Dion.


"Eh... yank maaf bukan kakak nggak jawab. Tapi kakak lagi bengong tadi" kata Dion menjawab jujur pada Ayunda.


"Oh... jangan terlalu banyak bengong kak. Nanti kalau kesambet aku yang repot." kata Ayunda menjawabnya asal.


"Kesambet maksudnya yank?" kata Dion yang tak paham dengan ucapan Ayunda.


"Ya itu loh kak. Kesambet ama setan. Kan berabe nanti aku harus cari bantuan kemana. Mana malam kaya gini lagi. Kan takut kalau keluar cari bantuan." kata Ayunda menjelaskan apa yang Dion tanyakan padanya.


"Oh kaya gitu ya. Eh... apa yank, kesambet ama setan. Jadi maksud kamu kakak kerasukan gitu." kata Dion yang awalnya biasa aja. Namun, kemudian ia pun mulai tersadar dan langsung bertanya pada Ayunda.

__ADS_1


"Iya kak kaya gitu. Nanti kan aku jadi takut deket sama kakak. Iya nggak sih kak ucapan aku." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil bertanya juga pada Dion.


" Ckckck... yank kamu ini ada - ada aja pemikirannya" kata Dion yang tak habis pikir dengan apa yang Ayunda pikirkan tentang dirinya.


"Ya kan aku cuman ingetin kakak aja biar nggak bengong terus" kata Ayunda yang tak mau di salahkan tentang pemikirannya itu oleh Dion.


"Iya deh yank. Makasih udah ingetin kakak" kata Dion yang tak mau pembicaraan ini larut terlalu panjang.


"Hem" kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan deheman saja.


Hingga ia mulai tertarik dengan sebuah pintu yang sedikit terbuka yang berjarak dua kamar dari kamarnya di penginapan ini.


Saat Dion ingin memanggil Ayunda untuk masuk ke kamar duluan. Malah ucapan Ayunda lah yang terdengar duluan oleh Dion.


"Eh... kak tunggu sebentar deh. Jangan dulu masuk ya. Please." kata Ayunda berucap pada Dion agar jangan masuk dulu ke kamar.

__ADS_1


"Ada apa emangnya yank" kata Dion yang heran kenapa Ayunda tak membiarkan ia masuk ke kamar.


"Itu kak liat deh pintu itu. Aku penasaran kak ingin liat di sana ada apa. Gimana kak, kakak mau temenin aku kan liat ke sana." kata Ayunda sambil menunjuk pintu itu pada Dion.


"Mana yank, pintu yank mana" kata Dion yang masih bingung pintu yang di maksud Ayunda pintu yang mana. Karena saat ini yang Dion lihat semua pintu tertutup rapat.


"Itu loh kak yang dua kamar dari sini. Maksudnya aku pintu ketiga setelah kamar ini. Tuh yang itu. Kakak udah liat kan sekarang." kata Ayunda menjelaskan letak pintu yang ia maksud pada Dion.


"Oh yang itu. Tapi yank pintunya tertutup loh, nggak terbuka sama sekali. Emang yang kamu liat itu pintu nya terbuka yank." kata Dion setelah mengetahui pintu mana yang di maksud oleh Ayunda. Sambil ia pun memberitahu Ayunda bahwa pintu itu tak terbuka sama sekali.


Bersambung...


Sampai jumpa di episode selanjutnya


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2