
"Ya ampun madam ko baru datang sih. Sini - sini cepetan kita harus udah siap nih dalam waktu lima belas menit. Oh ya ampun. Omg... omg..." kata temennya madam Lexi yang ternyata tak jauh berbeda bicaranya dengan madam Lexi yang lemah lembut gemulai.
Si bungsu yang mendengar suaranya itu pun menjadi terdiam seribu bahasa. Karena di saat ia melihat teman madam Lexi yang berwibawa dan berotot, namun suaranya jauh berbeda dengan tubuh nya ini pun menjadi tak bisa berkata apa - apa lagi.
"Hem... iya maaf, ekek sedikit terlambat. Ya udah yuk langsung siap - siap aja." kata madam Lexi menjawab ucapan temannya.
"Oke madam cus langsung aja. Eh... tapi madam ini siapa? ko bisa ikut sama madam." kata temannya madam Lexi menjawab ucapan madam Lexi sambil menunjuk si bungsu untuk bertanya. Si bungsu ini siapa nya madam Lexi sehingga bisa bersama dengan madam Lexi saat ini.
"Oh ini temannya madam." kata madam Lexi menjawab ucapan temannya itu.
"Oh temannya madam, ya udah kalau gitu ikut aja yuk ke dalem. Biar bisa duduk juga ntar di sana sambil menunggu madam Lexi selesai bersiap." kata temennya madam Lexi berbicara pada si bungsu.
"Iya om" kata si bungsu menjawab ucapan temannya madam Lexi.
"Oh ya ampun jangan bilang om dong. Saya kan bukan om... om..." kata temannya madam Lexi.
"Lalu saya harus bilang apa, kalau bukan om."
"Neng Lulu. Oke panggilnya itu aja."
__ADS_1
"Neng Lulu" kata si bungsu malah mengulangi ucapan temannya madam Lexi dengan menyebutkan namanya itu.
"Iya neng Lulu, kamu nggak mau panggil saya dengan sebutan itu."
"Bukan, cuman ko panggilan nya neng Lulu."
"Ya itu kan nama saya waktu konser. Biasanya orang - orang panggil saya itu atau nggak neng Lulu si bahenol nengkrem."
"Ko bisa gitu."
"Bisa dong, ekek kan kalau udah ganti baju penampilannya bakal seperti itu. Bahenol."
"Hem... kalau ekek jelasin ntar bisa panjang. Apalagi waktu ekek bersiap tinggal tersisa lima belas menit lagi. Jadi, sepertinya ekek nggak bisa jelasin ke you deh. Hem... gimana nih ekek jadi nggak enak karena nggak bisa jelasin ke you." kata neng Lulu.
"Gitu ya, ya udah nggak usah di jelasin aja. Nggak papa ko. Neng Lulu bisa bersiap sekarang. Saya yang ntar malah nggak enak kalau neng Lulu memilih buat jelasin dulu ke saya." kata si bungsu menjawab ucapan neng Lulu.
"Bener nih nggak papa."
"Iya nggak papa ko neng Lulu."
__ADS_1
"Oke kalau gitu ekek sama madam pergi bersiap dulu ya."
"Iya" kata si bungsu menjawab ucapan neng Lulu.
Setelah itu, neng Lulu dan madam Lexi pun mulai melangkahkan kakinya untuk pergi bersiap.
Namun, baru saja tiga langkah. Neng Lulu membalikan tubuhnya lagi dan berbicara pada si bungsu.
"Oh iya satu lagi, you duduk dulu aja. Takutnya pegel berdiri terus. Ntar asisten nya madam temuin you bawa in sesuatu untuk you dan nemenin you di sini." kata neng Lulu.
"Iya neng Lulu, makasih."
"Oke" kata neng Lulu menjawab ucapan si bungsu dengan hanya satu kata itu saja.
Kemudian neng Lulu pun membalikkan tubuhnya dan pergi menemui madam Lexi yang telah masuk ke ruangan untuk bersiap.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1