
Mereka pun memutuskan untuk pergi ke Restaurant Seafood yang tak jauh dari pusat perbelanjaan.
Kini mereka pun telah sampai di Restaurant Seafood tersebut. Selain itu, mereka juga sudah memesan makanan yang mereka inginkan. Hanya tinggal menunggu pesanan itu datang kepada mereka.
Sinta pun memulai pembicaraan kepada Anggi yang mengeluhkan apa yang dirasakannya saat ini. "Gi, rasanya kaki aku pegel banget"
Si bungsu lalu menjawabnya. "Iya Sin sama aku juga pegel dan capek banget ni. Kayanya tadi kita terlalu bersemangat buat habisin uang kak Dion." (Sambil ia melihat kakak iparnya itu).
"Ya makannya dek, kalau belanja itu sewajarnya aja. Jangan hanya ambisi ingin buat uang kakak habis. Jadi kamu harus tanggung resiko dari perbuatan mu itu" Kata Dion yang ikut ke dalam pembicaraan Sinta dan Anggi.
"Hem. iya kak, nggak akan ngulangin lagi. Aku udah kapok. Kalau kami gimana Sin kapok nggak" Si bungsu pun menjawab ucapan dari kakak iparnya itu. Lalu bertanya kembali kepada Sinta.
"Iya Gi, aku juga udah kapok nih" Sinta pun membenarkan ucapan Anggi itu karena iya pun merasakan hal yang sama.
Tak lama setelah itu, pesanan mereka pun datang. Dan pembicaraan mereka pun berhenti. Dilanjut dengan makan, sesuai dengan pesanan mereka.
Semua menjadi Hening dan fokus terhadap makanan yang mereka pesan agar cepat habis dan membuat perut mereka menjadi kenyang.
__ADS_1
Setelah beberapa menit makanan yang ada di meja mereka pun, habis tanpa ada yang tersisa. Tepat ketika mereka menyudahi makan mereka suara adzan Maghrib pun terdengar.
Dan akhirnya mereka memutuskan untuk shalat terlebih dahulu sebelum pulang. Tak lupa juga membayar makanan yang telah mereka habiskan barusan. Sebelum pergi dari Restaurant tersebut.
Setelah keluar mereka pun kemudian pergi menuju musholla terdekat untuk menunaikan kewajiban mereka beribadah.
Sekitar beberapa menit mereka kemudian keluar dari musholla untuk pulang ke rumah. Berhubung hari juga sudah malam dan mereka pun sudah merasa lelah. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.
Beruntung saat pulang mereka tak mengalami kemacetan hingga ketika mengantarkan Sinta pulang dan melanjutkan perjalanan untuk pulang pun, tak begitu memakan banyak waktu.
Tepat Adzan isya Anggi dan Dion pun telah sampai ke rumah. Dan rumah pun terlihat sepi. Sepertinya Ayah, Ibu dan Ayunda belum pulang.
Bi Imas yang sedang berada di dapur pun. Kemudian menghampiri sumber suara yang ia dengar barusan. Lalu menjawabnya "Wa'alaikumssalam"
"Eh bi ko sepi sih, Ayah, Ibu sama kakak belum pulang" kata si bungsu bertanya kepada bibi.
"Iya belum non" Kata bibi menjawab ucapan si bungsu.
__ADS_1
"Oh, ya udah bi. Bibi lanjutin lagi aja kegiatan bibi. Aku mau ke kamar dulu. Kak aku ke kamar dulu ya" Si bungsu pun menjawab ucapan bibi dan bicara juga kepada Dion.
Dion lalu menjawabnya secara singkat ucapan dari si bungsu itu. " Iya dek "
Mereka pun kemudian pergi meninggalkan tempat itu dan melangkah menuju tempat tujuan mereka masing - masing.
Setelah dipastikan si bungsu telah memasuki kamarnya. Dion pun lalu menghubungi istrinya.
"Assalamualaikum sayang" kata Dion di dalam telpon.
"Wa'alaikumsalam kak" Kata Ayunda.
"Sayang kamu lagi dimana?" kata Dion menanyakan keberadaan Ayunda.
"Lagi di jalan kak, sama Ibu sama Ayah" Kata Ayunda menjawab pertanyaan dari Dion.
Bersambung...
__ADS_1
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼