Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Lebih Enak


__ADS_3

"Mau nggak dianter ambil minumnya. Kalau mau, ya kamu harus setuju yank syarat dari kakak itu. Gimana setuju nggak?" kata Dion pada Ayunda.


"Hem... iya deh iya aku setuju. Tapi apa syaratnya" kata Ayunda yang langsung menyetujui keinginan Dion sambil bertanya apa syarat yang Dion minta darinya.


"Syaratnya mudah ko yank. Entar kakak kasih tau kalau kamu udah kakak anter ambil minum. Ya udah yuk, sekarang aja ambil minumnya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dan langsung mengajak Ayunda pergi mengambil minum.


"Hem... yuk kak" kata Ayunda singkat.


Mereka berdua pun langsung melangkahkan kaki mendekati pintu kamar. Setelah berada di pintu kamar Dion pun mulai membuka pintu itu.


Ceklek...


Pintu pun terbuka dengan sempurna. Mereka berdua pun langsung pergi untuk mengambil minum. Sekitar beberapa menit kini mereka telah sampai di tempat yang tersedia air minum di sana.

__ADS_1


Di teguk lah air itu dengan sangat cepat oleh Ayunda. Sampai - sampai dua gelas pun telah Ayunda habiskan dengan hitungan kurang dari satu menit. Dua gelas air itu sudah habis tak tersisa.


Rasa enak dan lega pun Ayunda rasakan saat ini. Sampai ia pun kemudian merasa lapar. Dan akhirnya Ayunda memakan sesuatu yang bisa membuat perutnya tak lapar lagi.


"Yank, sebenernya kamu itu haus apa laper sih. Sampai segitunya makan tanpa ada jeda dan tergesa - gesa. Tenang kali yank, nggak akan ada yang minta makanannya." kata Dion yang heran melihat cara makan Ayunda.


"Ada lah kak. Kakak tau nggak siapa orangnya yang akan ambil makanan aku ini." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sekaligus bertanya juga pada Dion.


"Ih... masa nggak tau sih kak. Orangnya kan kakak sendiri. Siapa lagi coba orangnya kalau bukan kakak. Kan di sini cuman ada kakak nggak ada orang lain." kata Ayunda pada Dion.


"Kamu bisa aja yank. Tenang yank kakak nggak akan minta ko. Soalnya kakak masih kenyang. Belum ingin makan sesuatu tapi kalau ingin makan kamu sih udah nggak sabar." kata Dion yang berucap begitu aja di akhir kalimat yang ia ucapkan itu.


"Eh... apa kak? ingin makan aku. Emangnya aku makanan apa. Dan apa enaknya aku di makan sama kakak. Hahaha... kakak ada - ada saja sih." kata Ayunda sambil tertawa setelah ia menjawab ucapan Dion.

__ADS_1


"Enak lah yank. Kamu kakak makan, bahkan lebih enak dari makanan." kata Dion makin membuat Ayunda terheran - heran dengan jawaban Dion.


"Lah kak, ko bisa sih kaya gitu. Aku nya di goreng atau direbus kak. Ya ampun kak, aku ngebayangin nya aja takut. Apalagi kalau itu beneran kakak lakuin ke aku." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sesuai dengan apa yang ia pahami.


"Pokoknya yank nggak di goreng dan di rebus kamu nya. Tapi nanti deh kamu juga tau." kata Dion menjawab ucapan Ayunda sambil menahan tawa ketika ia pun menyebutkan di goreng dan di rebus.


"Ya udah deh terserah kakak. Aku mah nggak mau ambil pusing." kata Ayunda sambil memasukkan kembali makanan ke mulutnya itu.


"Oke yank. Emang itu yang dari tadi kakak tunggu jawaban dari kamu yank. Baru yang ini klop jawabannya." kata Dion dengan dramatis.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2