
"Ya ampun yank ko malah ngegas sih, tadi kan kakak tanya ke kamu nya baik - baik, ko malah di jawab kaya gitu." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Kakak juga sih yang salah kenapa malah bicara kaya gitu ke aku tadi. Aku tuh lagi sebel jadi jangan tanya yang aneh - aneh deh." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
Saat mendengar ucapan Ayunda barusan. Dion kini hanya bisa berbicara dalam hatinya.
"Perasaan tadi nanya nya biasa aja dan umum juga, ko malah di bilang aneh sih. Nggak paham aku sama istri ku ini. Untung sayang kalau nggak udah aku..." kata Dion dalam hatinya dan harus terhenti karena mendengar suara Ayunda.
"Ih... kak kebiasaan deh kalau aku lagi bicara suka ngelamun. Cepetan jawab lama banget sih." kata Ayunda yang terlihat sangat kesal sekali dengan tingkah Dion saat ini.
"Udah di jawab kali yank dari tadi juga. Tapi bedanya jawaban kakak itu nggak bisa kamu denger karena kakak jawabnya di dalam hati kakak." kata Dion bicara pada dirinya sendiri.
Lalu setelah itu Dion pun mulai berucap pada Ayunda.
__ADS_1
"Em... iya maaf tadi kakak kira kamu belum selesai bicaranya, makannya kakak nggak berani jawab ucapan kamu." kata Dion mencoba memberikan alasan untuk Ayunda.
"Alasan aja kak bisa nya" kata Ayunda seakan - akan bisa tau isi pikiran Dion saat ini.
"Bukan alasan yank tapi memang itu kenyataannya." kata Dion mencoba meyakinkan bahwa ucapannya itu benar adanya dan bukan lah sebuah alasan.
" Udah deh lupain, sekarang kakak harus tanggung jawab." kata Ayunda langsung berbicara seperti itu pada Dion.
"Ih... ngaco banget sih ucapan kakak. Siapa yang bilang aku hamil, aku nggak hamil ya aku minta tanggung jawab itu karena kakak udah buat rasa kesel aku jadi tambah kesel lagi, lagi dan lagi." kata Ayunda menjelaskan maksud yang ia ucapkan pada Dion yang di salah arti kan itu.
"Lagi nya banyak bener yank sampai tiga kali di ucapkan, satu kali juga cukup kali yank dan bisa mewakili semuanya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Suka - suka aku lah kak, emangnya masalah gitu. Bibir - bibir aku juga yang ngucapin bukan bibir kakak. Apa yang jadi masalahnya coba." kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengar berapi - api.
__ADS_1
"Iya deh maaf" kata Dion yang langsung meminta maaf pada Ayunda.
"Nggak cukup cuman bilang maaf aja. Pokonya kakak harus tanggung jawab oke setuju kan." kata Ayunda pada Dion dengan sedikit memaksa Dion untuk menyetujui keinginannya itu.
"Iya deh kakak tanggung jawab walau sebenernya kakak nggak merasa bersalah sama sekali sih. Tapi kalau buat kamu boleh deh yank kakak langsung tanggung jawab." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Gitu dong baru aku suka jawabannya" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
Setelah berkata seperti itu mereka berdua pun kemudian terdiam untuk beberapa saat sampai di mana kini Ayunda mulai memberitahukan pertanggung jawaban yang harus Dion lakukan.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1