Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Merasakan Ketenangan


__ADS_3

Selain itu hijaunya daun - daun dari Bunga itu pun, menambah keindahan saat mata memandang hamparan bunga - bunga beragam itu.


Susana sejuk, damai karena ada terpaan angin yang mengenai tubuh hingga membuat Ayunda dan Dion pun merasa tenang. Dan angin itu pun otomatis membuat bunga - bunga itu bergoyang searah dengan angin yang menerpa Bunga itu.


Disaat mereka merasakan ketenangan. Entah sejak kapan Dion sudah berada di hadapan Ayunda. Dan detik berikutnya bibir mereka pun bertemu. Hingga pertemuaan bibir itu. Akhirnya menuntut lebih dari sekedar pertemuan.


Namun sayang di saat gejolak sudah hampir di ketinggian karena pertemuan bibir itu. Seseorang mengacaukannya.


"Eh... ya ampun kak, maaf maaf aku nggak liat ko, terusin aja" suara si bungsu yang akhirnya membuat sepasang suami istri itu pun, menghentikan pertemuan bibirnya.


Sontak Dion langsung menjauhi Ayunda dan dalam hati Dion ingin mengumpat adek ipar nya ini yang telah menggangu kegiatannya. Namun iya pun akhirnya mencoba untuk tak mengumpat adeknya ini.


Sedangkan Ayunda gugup bukan main, Selain gugup ia juga sangat malu karena terpergok oleh adek nya sedang berbuat mesum. Padahal itu sebenarnya wajar - wajar saja secara gitu mereka sudah menikah.

__ADS_1


Tapi di sini yang nggak wajar adalah mereka berciuman di tempat terbuka. Hingga kemungkinan seperti ini pasti akan terjadi. Dan akhirnya terbukti kejadian ini pun terlihat oleh adek nya.


"Eh... dek, kamu ko di sini sih" kata Ayunda bertanya kepada si bungsu. Walau rasa gugup itu masih ada saat ia berucap.


"Em... itu kak, kata ibu kakak sama kakak ipar lagi disini. Jadi aku mau ikut kalian liat bunga di taman. Eh malah dapet tontonan drama series adegan pertemuan bibir. Aduh berdosa nya aku kak" kata si bungsu yang menjawab ucapan Ayunda.


"Apa? kamu bilang drama series?" kata Ayunda nggak percaya dengan ucapan adek nya itu.


"Dek, mau liat lagi nggak tontonan nya" kata Dion. yang malah ingin menggoda si bungsu dan membuat Ayunda pun merasa tak percaya sama ucapan Dion itu.


"Jangan - jangan deh kak, nanti mata ku ke banyakan liat kaya gitu lagi. Nggak baik kan" Kata si bungsu menjawab ucapan Dion.


"Apa sih kak, ko bilangnya kaya gitu" kata Ayunda pun menanggapi ucapan dari Dion.

__ADS_1


"Iya, iya maaf tadi kan cuman bercanda jangan di bawa serius gitu dong" kata Dion menjawab ucapan dari si bungsu dan Ayunda.


"Ya tapi kak, ucapan kakak itu nggak baik" kata Ayunda yang masih nggak terima sama ucapan Dion.


"Iya deh yank maaf. Ya udah sini dek kita liat bunga sama - sama disini." kata Dion pun langsung mengakhiri ucapan mereka.


Tiga jam sudah mereka berada di taman itu. Dengan banyaknya canda dan tawa saat mereka berada di sana. Dan akhirnya mereka pun kembali ke kamar mereka masing - masing.


Saat berada di kamar Ayunda langsung tidur di ranjangnya tanpa menghiraukan Dion yang masih mengunci pintu kamarnya. Ia pun langsung terlelap dalam mimpi indahnya.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2