Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Mencoba memastikan


__ADS_3

"Kita udah sampai den" kata pak supir lagi menjawab perkataan Dion.


"Oh udah sampai ya pak, baik pak makasih udah di bangunin" kata Dion menjawab ucapan pak supir sambil tak lupa ia pun mengucapkan terimakasih karena pak supir telah membangunkannya.


"Iya den" jawab pak supir dengan singkat.


Setelah mendengar jawaban dari pak supir Dion pun kini mulai membangunkan Ayunda. Tapi saat ia ingin membangunkan Ayunda ia sempat ragu karena melihat Ayunda yang tertidur dengan pulas nya.


"Bangunin jangan ya, tapi kalau nggak di bangunin ntar lama lagi bangunnya. Aku tunggu beberapa menit dulu deh, kasian juga kalau langsung di bangunin." kata Dion dalam hatinya.


Setelah beberapa menit menunggu, tetapi tak ada pergerakan sama sekali dari Ayunda yang sepertinya ingin bangun. Maka Dion pun kini memutuskan untuk membangunkan Ayunda.


"Yank bangun udah sampai nih" kata Dion dengan lembut pada Ayunda.

__ADS_1


Sedikit demi sedikit Ayunda pun mulai mengubah posisi tidurnya. Walau ia enggan membuka mata tapi akhirnya mata Ayunda pun terbuka dengan sempurna.


"Em... sampai kemana kak?" kata Ayunda malah bertanya pada Dion.


"Ya sampai ke tempat liburan kita lah yank, kemana lagi coba kalau bukan ke tempat liburan kita." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Oh gitu. Aku kira sampai kemana" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Ya udah yank yuk kita turun, kasian tuh pak supir dari tadi udah nunggu kita keluar"


"Lah yank ko gitu sih. Ini udah tanggung loh kita udah sampai di tempat tujuannya. Masa ia nggak jadi, sayang dong pak supir nganterin kita ke sini. Kamu nggak kasian apa sama pak supir yang anterin kita ke sini." kata Dion yang protes dengan keinginan Ayunda.


"Ya tapi kak aku nggak mau kalau tempatnya menyeramkan. Ini juga sih kakak ko malah milih tempat liburan yang serem - serem sih. Nggak ada yang romantis gitu tempat liburannya. Ini mah bukan liburan tapi malah uji nyali namanya." kata Ayunda malah menyalahkan Dion.

__ADS_1


"Lah yank ko malah salahin kakak sih. Kamu mau turun nggak atau mau di sini. Kalau kamu mau turun yuk ikut sekarang sama kakak. Kalau nggak mau berati kamu tidur di mobil aja. Biar kakak sama pak supir yang tidur di tempat liburannya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Oh kakak jadi kaya gitu sekarang mah. Mau liburannya sama pak supir nggak mau sama aku. Ya udah biar aku tidur di sini aja. Daripada harus ketemu hantu lagi capek deh. Ntar di kejar - kejar hantu." kata Ayunda malah menyetujui perkataan Dion.


Hingga Dion pun sempat merasa tak percaya dengan ucapan yang keluar dari Ayunda barusan.


"Apa yank? kamu yakin nggak mau ikut kakak ketempat liburan dan hanya ingin tidur di mobil. Kamu nggak akan nyesel kan nggak ikut sama kakak." kata Dion lagi mencoba memastikan ucapan Ayunda.


"Iya kak aku yakin bahkan sangat yakin nggak akan nyesel sama sekali."


"Bener nih yank, ntar kalau ada hantu jangan cari kakak yah. Kalau gitu kakak keluar dulu mau langsung masuk ke tempat liburan." kata Dion langsung keluar dari mobil.


Tapi sebelum keluar Ayunda pun menahan Dion untuk tak keluar mobil. Lalu Ayunda pun berucap pada Dion.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2