
"Ya udah yank, jangan di ambil pusing ntar juga adek pasti maafin kamu" kata Dion.
"Iya kak, tapi kalau kaya waktu itu gimana. Aku jadi merasa bersalah gini udah bohongin adek" kata Ayunda dengan lesu.
"Nggak akan, percaya deh sama kakak. Nanti pas adek balikin laptop kakak pasti kalian udah baikan" kata Dion yang memberikan keyakinan pada Ayunda bahwa iya dan si bungsu akan berbaikan kembali.
"Hem... semoga aja kak, kaya gitu" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
Percakapan mereka pun akhirnya berakhir. Dan kini mereka melakukan hal yang ingin mereka lakukan. Baik itu bersantai, makan, minum, atau yang lainnya yang bisa mereka lakukan untuk mengisi waktu kosong mereka.
Seperti saat ini mereka sedang menikmati waktu bersantainya. Sambil nonton TV di kamar mereka. Sehingga canda tawa pun kembali terdengar dan dirasakan oleh mereka.
Dan akhirnya waktu pun berjalan dengan cepat. Tanpa mereka sadari nonton tv mereka sudah hampir larut malam. Lalu mereka pun mendengar suara adzan Maghrib dan acara nonton tv pun berhenti.
Dilanjutkan dengan mengambil air wudhu dan setelah itu mereka pun melaksanakan kewajiban mereka yaitu melaksanakan shalat magrib bersama di dalam kamar mereka.
__ADS_1
Setelah usai melaksanakan shalat. Mereka pun melanjutkan kembali bersantai nya. Sambil menunggu adzan isya.
Karena terlalu terbawa suasana bersantai. Mereka pun akhirnya tak terasa telah melewatkan waktu kebersamaan yang membuat mereka bahagi dengan waktu ini.
Hingga akhirnya beberapa saat suara adzan isya pun terdengar. Dan mereka pun akhirnya melaksanakan shalat isya.
Setelah itu, mereka berdua pun bersiap untuk pergi keluar kamar dan pergi menuju meja makan. Karena waktu makan malam pun akan tiba dan cacing - cacing di perut juga sudah ingin diisi sesuatu.
Hingga mereka berdua pun memutuskan untuk langsung pergi ke meja makan. Namun, sebelum mereka melangkahkan kakinya keluar pintu kamar saat pintu sudah terbuka.
Keluarlah si bungsu dari kamar nya. Sambil membawa laptop di tangan nya itu. Yang dapat di simpulkan bahwa si bungsu ingin mengembalikan laptop kakak ipar nya itu.
"Eh, kakak ipar tunggu" terdengar suara si bungsu memanggil kakak iparnya.
"Hem... iya dek kenapa?" kata Dion yang mendengar panggilan si bungsu dan menjawab ucapan si bungsu.
__ADS_1
"Ini kak laptopnya aku kembalikan. Makasih ya kak udah pinjemin aku laptopnya. Nggak kaya kakak aku sendiri yang nggak ngasih pinjem saat aku mau pinjem laptopnya." kata si bungsu memberitahukan Dion apa tujuannya memanggil Dion. Dan selain itu ucapan si bungsu pun mengandung sindiran buat Ayunda.
Sementara orang yang disindir seperti tak ingin merespon ucapan si bungsu ini. Karena ia tak ingin salah ucap lagi yang akhirnya si bungsu tambah marah padanya.
Malah iya memberikan senyuman pada si bungsu atas sindiran itu padanya. Dan orang yang menyindir pun hanya bersifat acuh atas respon kakaknya itu.
"Iya dek sama - sama. Ya udah kamu sekalian simpan di tempat yang tadi aja ya" kata Dion menjawab si bungsu dan menyuruh si bungsu untuk menyimpan laptopnya ke tempat semula.
"Iya kak siap" jawab si bungsu singkat.
Dion pun lalu menggeser posisinya yang hampir memenuhi pintu keluar di kamarnya itu. Agar si bungsu dapat masuk kamarnya ia dan Ayunda.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1