Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Bersikap Dingin


__ADS_3

"Em... aku... diem, nggak ko aku nggak diem tapi lagi nggak gerak aja dan nggak bicara aja." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Hahaha... lucu deh kamu yank, itu kan sama aja. Intinya kamu lagi diem." kata Dion yang malah tertawa karena mendengar ucapan Ayunda tersebut.


"Cakep terus aja di ketawain biar puas sekalian." kata Ayunda yang pura - pura bersikap dingin saat menjawab ucapan Dion yang menertawakannya itu.


"Oopppss ada yang marah nih, maaf deh kakak nggak akan ketawain kamu lagi yank." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Ketawa aja kak sampai puas, lagian siapa yang bilang aku marah. Nggak ada ko." kata Ayunda malah semakin dingin menjawab ucapan Dion.


"Memang nggak ada yang bilang kecuali kakak yang bilang barusan, kalau kamu tuh lagi marah." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Itu artinya ada dong kak yang bilang marah bukan nggak ada. Aneh deh." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil bola matanya ke atas sebentar. Kemudian kembali lagi melihat Dion ketika iya mengucapkan kata aneh saat menjawab ucapan Dion tersebut.

__ADS_1


"Aneh ya yank, sama ko kamu juga aneh. Jadi kita sama - sama aneh." kata Dion menjawab asal ucapan Ayunda.


"Ya ampun, sejak kapan aku aneh nya kak." kata Ayunda yang tak percaya dengan apa yang ia dengar dari Dion tersebut sehingga ia pun bertanya kembali pada Dion.


"Sejak barusan, sekitar dua sampai tiga menit lah, kamu jadi aneh nya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan lantang.


"Bentar deh, maksudnya sejak baru banget aku jadi aneh nya." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Hem... sangat baru." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Yank kita langsung pulang ke penginapan aja deh. Ucapan yang ini nggak perlu di terusin lagi. Nanti aja di terusin nya kapan - kapan lagi kalau inget." kata Dion yang akhirnya lebih memilih untuk mengakhiri percakapan antara ia dan Ayunda.


"Lah sekarang malah mau ngehindar dari percakapan. Ih... paling nyebelin deh." kata Ayunda yang kesel dengan sikap Dion.

__ADS_1


Sementara Dion karena ia tak mendapatkan jawaban dari Ayunda. Seketika langsung berjalan sambil menggendong Ayunda.


Sedangkan Ayunda sendiri yang masih kesel dengan sikap Dion, tak menyadari sama sekali bahwa saat ini ia telah melewati orang - orang yang ada di sekitar danau dengan posisi ia yang di gendong oleh Dion.


Ada banyak pandangan ketika orang - orang melihat Dion yang sedang menggendong Ayunda tersebut.


Di antaranya ada orang yang merasa iri karena Ayunda di gendong oleh Dion, dan tak hanya itu ada juga orang yang mengata - ngatain Ayunda terlalu lebay atau apalah sampai harus di gendong seperti ini oleh Dion.


"Liat deh Ci, itu ceweknya enak ya, bisa di gendong gitu sama cowoknya. Apa lagi sweet banget lagi mereka nya. Jadi pengen deh kaya mereka." kata Lusi pada Cici.


"Yang mana sih, ko aku nggak liat." kata Lusi menjawab ucapan Cici.


"Itu loh Ci yang itu, liat deh mereka sweet banget kan. Jadi pengen kaya mereka, kapan ya Ci aku bisa kaya mereka." kata Lusi menjawab ucapan Cici.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2