Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Lagi Melamun


__ADS_3

Percakapan di antara mamah Radit dan Dion pun telah berakhir dengan sendirinya.


Hingga mereka saat ini malah terdiam tak ada yang bicara lagi, baik dari Dion, mamah nya Radit maupun Radit.


Tiga menit telah berlalu. Dion yang ingin melanjutkan pencarian Ayunda. Kini mulai kembali mengeluarkan suara nya.


"Maaf bu, seperti nya saya mau lanjutin perjalanan saya lagi. Saya langsung pamit ya bu." kata Dion pada mamahnya Radit yang sedang duduk di samping Radit saat ini.


Karena dalam keadaan melamun. Mamah nya Radit kemudian terkejut dengan suara Dion terhadap dirinya untuk yang ke dua kalinya tersebut.


"Bu, ibu nggak akan jawab ucapan saya atau gimana bu?" kata Dion yang ke dua kalinya memanggil mamah nya Radit.


"Eh... itu anu. Em... maaf pak Dion saya lagi melamun jadi nggak denger ucapan pah Dion yang pertama. Saya minta maaf ya pak." kata mamah nya Radit kebingungan menjawab ucapan Dion.


"Oh kirain saya apa bu, bahkan saya sempet bertanya - tanya juga. Kenapa ibu ini malah diem dari tadi."


"Gitu ya pak Dion, ya udah lupain aja. Kalau boleh tau, bapak kenapa panggil saya ya pak?" kata mamah nya Radit menjawab ucapan Dion dan bertanya juga pada Dion.


"Itu karena saya ingin pamit pergi bu."

__ADS_1


"Oh gitu, ya udah pak silahkan kalau bapak mau pergi."


"Iya bu saya akan pergi ko."


"Oke pak."


Setelah itu, Dion mulai berdiri dari duduk nya dan mulai melangkahkan kaki untuk kembali mencari Ayunda.


Namun, di saat Dion baru saja ingin melangkahkan kaki. Ia tiba - tiba mendengar suara seseorang.


"Om, om mau kemana? ko pergi tinggalin aku." kata Radit yang ternyata suara dari seseorang itu.


Suara Radit ini akhirnya membuat Dion tak jadi melangkahkan kakinya. Karena ia mulai kembali melihat ke arah belakang tubuhnya


"Om mau pergi dulu Radit."


"Ko buru - buru om. Om nggak mau lebih lama main atau bicara lagi sama aku."


Ucapan Radit ini malah membuat Dion refleks menggelengkan kepalanya sebagai jawaban atas ucapan Radit tersebut.

__ADS_1


"Oh kalau itu, om nggak bisa Radit. Soalnya om lagi sedikit sibuk."


"Gitu ya om, gimana kalau aku malah pengen ketemu om di lain waktu sedangkan aku nggak tau om lagi ada di mana. Kalau boleh aku pengen minta nomor handphone om buat hubungi lagi om kalau nanti aku pengen ketemu sama om. Boleh kan om." kata Radit pada Dion.


"Sayang kamu jangan kaya gitu bicaranya. Nggak baik, ntar om nya marah." kata mamah nya Radit menjawab ucapan Radit.


"Nggak papa bu, nama nya juga anak kecil. Saya nggak akan marah ko. Bentar ya Radit om liat hanphone om dulu."


"Makasih om, om baik sama aku. Aku jadi seneng bisa ketemu om." kata Radit dengan bahagia menjawab ucapan Dion.


"Iya om juga sama ko seneng, baru pertama kali ketemu sama anak kecil yang nggak mau di panggil anak kecil. Jadi lucu pengen ketawa om nya tadi."


"Hem... kenapa nggak ketawa aja om?"


"Om takut ntar Radit nya malah marah sama om karena om tertawain Radit."


"Gitu ya om, om takut aku nya marah."


"Iya om takut kamu nya marah jadi nggak jadi deh om ketawa." kata Dion menjawab ucapan Radit.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2