Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Tak Sabar


__ADS_3

Di saat mbaknya sedang sibuk dengan kebimbangannya itu. Di saat itu juga Dion pun tak sabar menunggu Ayunda menerima telpon dari nya saat ini.


"Ayo lah yank jawab telpon kakak nya. Jangan di abain terus." kata Dion di dalam hatinya.


Tak lama setelah Dion menyelesaikan ucapan yang ia keluarkan di dalam hatinya. Ia kemudian mendapat jawaban dari telpon yang sedang ia lakukan untuk Ayunda saat ini.


"Hallo kak, kenapa telpon aku sih terus menerus?" kata Ayunda menjawab telpon dari Dion dengan jutek.


"Hem... kenapa emang nya, nggak boleh." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan jutek juga.


"Iya lah nggak boleh. Mau apa emangnya telpon aku." kata Ayunda masih bersikap jutek dan cuek menjawab ucapan Dion.


"Mau makan kamu. Sekarang kamu di mana yank." kata Dion menjawab asal ucapan Ayunda tersebut.

__ADS_1


"Apaan coba kak, kakak mau makan aku. Emangnya aku ini makanan apa? ckckck... ada - ada aja sih." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Kamu tau yank, kamu tuh lebih dari sekedar makanan. Makannya kakak pengen makan kamu." kata Dion yang semakin asal menjawab ucapan Ayunda.


"Hahaha... lucu, di mana nya aku bisa lebih dari sekedar makanan. Kakak lagi apa sih sekarang? ko ucapannya makin aneh. Kakak tau kan aku ini manusia bukan makanan. Kenapa harus makan aku, kaya yang nggak ada makanan aja." kata Ayunda berpura - pura tertawa menjawab ucapan Dion tersebut.


"Yakin kamu yank pengen tau kakak sekarang dimana. Dan ya, kamu tuh memang lebih dari sekedar makanan walaupun kamu ini manusia." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Sebenernya nggak yakin aku kak, tapi aku penasaran. Gimana dong? kakak bisa kasih solusi nggak kalau jawaban aku saat ini seperti itu." kata Ayunda akhirnya menjawab ucapan Dion dengan asal.


"Mana kakak tau, itu kan urusan kamu yank sama keinginan kamu. Jadi nggak ada urusan sama kakak."


"Gitu ya, tapi kak... em... nggak jadi deh. Aku tutup dulu ya telponnya lagi sibuk nih."

__ADS_1


"Kenapa nggak jadi yank? memang kamu lagi sibuk apa yank sampai mau di tutup segala telpon dari kakak. Jangan bilang kamu lagi sibuk sama abang - abang."


"Ya ampun kak, tebakan kakak ko bener banget sih. Aku kan memang lagi duduk sama abang - abang. Kakak ko bisa bener gitu tebakannya. Kakak memang lagi dimana sekarang?"


"Nggak penting kakak sekarang lagi dimana. Ya terpenting sekarang kakak tanya ke kamu. Kenapa bisa kamu lagi sama abang - abang saat ini. Coba kasih tau kakak."


"Ya bisa lah kak, namanya juga orang penting yang pasti banyak ketemu orang lah. Kalau buat ketemu sama abang - abang mah gampang tinggal jentikin jari abang - abang pasti muncul." kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan asal dan sedikit berlebihan.


"Oh, jadi sekarang kamu lagi suka bicara sama abang - abang dari pada bicara sama suami sendiri gitu. Hah..." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan meninggikan suaranya di akhir kalimat yang ia ucapkan saat ini.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2