Author: Rini Antika
245.3K
6K
4.9
Pendahuluan
|
Episodes
Updated: 10/19/2023, 10:08:42 PM
1
Bab 1 ( Malam tragedi )
2
Bab 2 ( Suci tak lagi suci )
3
Bab 3 ( Janur kuning menjadi bendera kuning )
4
Bab 4 ( Selamat jalan Ibu )
5
Bab 5 (Bayi yang ditukar )
6
Bab 6 ( Ajakan kawin lari )
7
Bab 7 ( Hilang ingatan )
8
Bab 8 ( Suci hamil )
9
Bab 9 ( Masuk penjara )
10
Bab 10 ( Tekad Arya )
11
Bab 11 ( Dibalik musibah selalu ada hikmah yang tersembunyi )
12
Bab 12 ( Hukuman empat tahun penjara )
13
Bab 13 ( Setiap pertemuan, pasti akan ada perpisahan )
14
Bab 14 ( Rizky Nugraha )
15
Bab 15 ( Membebaskan Suci dari Penjara )
16
Bab 16 ( Kecelakaan mobil )
17
Bab 17 ( Pindah ke Jakarta )
18
Bab 18 ( Akhirnya aku menemukanmu )
19
Bab 19 ( Usaha mendapatkan cinta Suci )
20
Bab 20 ( Rizky tidak memiliki Ayah )
21
Bab 21 ( Benar benar mirip )
22
Bab 22 ( Mengejar cinta Suci )
23
Bab 23 ( Keceplosan )
24
Bab 24 ( Rian VS Arya )
25
Bab 25 ( Ikatan batin Ayah dan Anak )
26
Bab 26 ( Tidak ada kesempatan kedua )
27
Bab 27 ( Semakin dekat )
28
Bab 28 ( Ijinkan aku membalut lukamu )
29
Bab 29 ( Permintaan Bu Rita )
30
Bab 30 ( Penolakan Alina )
31
Bab 31 ( Kedatangan Mama Erina )
32
Bab 32 ( Mengalah untuk menang )
33
Bab 33 ( Rencana menculik Suci )
34
Bab 34 ( Hujan yang menjadi saksi )
35
Bab 35 ( Status baru )
36
Bab 36 ( Perselingkuhan yang terbongkar )
37
Bab 37 ( Mengganggu malam pertama )
38
Bab 38 ( Semoga kebahagiaan ini tidak akan pernah berakhir )
39
Bab 39 ( Arya berada dalam dilema )
40
Bab 40 ( Mengakui kesalahan )
41
Bab 41 ( Karma )
42
Bab 42 ( Kecelakaan maut )
43
Bab 43 ( Sebagian ingatan yang hilang )
44
Bab 44 ( Memalsukan kematian Suci )
45
Bab 45 ( Penyesalan selalu datang belakangan )
46
Bab 46 ( Apa mungkin Suci adalah Anakku? )
47
Bab 47 ( Memisahkan Ibu dan Anak )
48
Bab 48 ( Selamat jalan kekasih )
49
Bab 49 ( Kenapa suaranya mirip Suci? )
50
Bab 50 ( Pengorbanan seorang Ibu )
51
Bab 51 ( Suci adalah Anak kandung kamu )
52
Bab 52 ( Percobaan bunuh diri )
53
Bab 53 ( Irwan melihat Suci )
54
Bab 54 ( Membawa Suci ke luar kota )
55
Bab 55 ( Bibit Pelakor )
56
Bab 56 ( Ketulusan cinta )
57
Bab 57 ( Menanyakan kotak surat )
58
Bab 58 ( Papa Fadil pingsan )
59
Bab 59 ( Serangan jantung )
60
Bab 60 ( Hamil lagi )
61
Bab 61 ( Salah paham )
62
Bab 62 ( Berlian tidak bisa dibandingkan dengan batu kerikil )
63
Bab 63 ( Pernikahan dadakan )
64
Bab 64 ( Rubah licik )
65
Bab 65 ( Menyingkirkan Pelakor )
66
Bab 66 ( Aku adalah seorang Pebinor )
67
Bab 67 ( Berusaha mendapatkan cinta Istri )
68
Bab 68 ( Apa kamu Suci? )
69
Bab 69 ( Istriku bernama Susan, bukan Suci )
70
Bab 70 ( Aku benci pengkhianat )
71
Bab 71 ( Aku relakan dia untukmu )
72
Bab 72 ( Bertahan demi Rizky )
73
Bab 73 ( Ikhlas tidak semudah yang di ucapkan )
74
Bab 74 ( Mengetahui sebuah kebenaran )
75
Bab 75 ( Menjenguk Mama Linda )
76
Bab 76 ( Menyadari kesalahan )
77
Bab 77 ( Permintaan maaf Mama Linda )
78
Bab 78 ( Cinta dan kasih sayang tidak bisa dibeli dengan uang )
79
Bab 79 ( Jadian )
80
Bab 80 ( Pertemuan tak terduga )
81
Bab 81 ( Mendampingi melahirkan )
82
Bab 82 ( Merasa tidak berdaya )
83
Bab 83 ( Memutuskan pindah ke Jawa Timur )
84
Bab 84 ( Tetangga baru )
85
Bab 85 ( Membuat kenangan baru )
86
Bab 86 ( Biarkan Suci dekat dengan Arya dan Rizky )
87
Bab 87 ( Mantan Narapidana )
88
Bab 88 ( Berakhir dengan lamaran )
89
Bab 89 ( Mengingat Hesti dan Bu Rita )
90
Bab 90 ( Lebih baik dilupakan, dari pada dibenci )
91
Bab 91 ( Berhenti memperebutkan Suci )
92
Bab 92 ( Permintaan terakhir Mama Linda )
93
Bab 93 ( Akhir hidup Mama Linda )
94
Bab 94 ( Jatuh cinta kepada Suami sendiri )
95
Bab 95 ( Ingin selalu dekat dengan Arya )
96
Bab 96 ( Bagaimana kalau kita selingkuh? )
97
Bab 97 ( Dia adalah Ibu kandungmu )
98
Bab 98 ( Rasa yang hilang )
99
Bab 99 ( Aku kembalikan Suci padamu )
100
Bab 100 ( Do'a yang terkabul )
101
Bab 101 ( Istri pura-pura )
102
Bab 102 ( Seperti Bayi kembar siam )
103
Bab 103 ( Tidur satu kamar )
104
Bab 104 ( Terjatuh dari tangga )
105
Bab 105 ( Mengingat semuanya )
106
Bab 106 ( Donor jantung untuk Suci )
107
Bab 107 ( Kekuatan cinta )
108
Bab 108 ( Terimakasih Suamiku )
109
Bab 109 ( Mengakui Iqbal sebagai kembaran Rizky )
110
Bab 110 ( Merasakan sebuah kejanggalan )
111
Bab 111 ( Putri keluarga Argadana )
112
Bab 112 ( Pernikahan Hesti dan Irwan )
113
Bab 113 ( Keributan pada acara Pernikahan )
114
Bab 114 ( Menemukan kotak surat )
115
Bab 115 ( Terbongkarnya rahasia besar )
116
Bab 116 ( Semakin merasa bersalah )
117
Bab 117 ( Kasih Ibu sepanjang masa )
118
Bab 118 ( Pengorbanan seorang Ibu )
119
Bab 119 ( Sehidup Semati )
120
Bab 120 ( Surat pengalihan harta )
121
Bab 121 ( Pengakuan Mama Erina )
122
Bab 122 ( Meninggalkan keluarga Argadana )
123
Bab 123 ( Kembali ke kampung halaman Suci )
124
Bab 124 ( Memulai hidup baru )
125
Bab 125 ( Saling melengkapi )
126
Bab 126 ( Hesti yang polos )
127
Bab 127 ( Kado dari Mama Erina )
128
Bab 128 ( Acara Syukuran )
129
Bab 129 ( Positif )
130
Bab 130 ( Ngidam yang aneh aneh )
131
Bab 131 ( Kembalinya Rubah licik )
132
Bab 132 ( Iri dan dengki mengotori hati )
133
Bab 133 ( Memfitnah Arya )
134
Bab 134 ( Badai pasti berlalu )
135
Bab 135 ( Membebaskan Arya )
136
Bab 136 ( Di mata Tuhan semua manusia sama )
137
Bab 137 ( Pengakuan Asep )
138
Bab 138 ( Saling memaafkan )
139
Bab 139 ( Melahirkan bayi kembar )
140
Bab 140 ( Jangan tinggalkan kami )
141
Bab 141 ( Ananda dan Adinda )
142
Bab 142 ( Rencana Suci dan Arya )
143
Bab 143 ( Pura-pura tidur )
144
Bab 144 ( Pertahanan yang mulai runtuh )
145
Bab 145 ( Liburan ke Pantai )
146
Bab 146 ( Kacang lupa kulitnya )
147
Bab 147 ( Sama-sama mengaku )
148
Bab 148 ( Kenapa wajah kami tidak mirip? )
149
Bab 149 ( Lebih memilih pekerjaan )
150
Bab 150 ( Pasangan terbaik )
151
Bab 151 ( Tertangkap basah )
152
Bab 152 ( Menyerah )
153
Bab 153 ( Kamu berhak bahagia )
154
Bab 154 ( Pengasuh untuk Putri )
155
Bab 155 ( Jangan salahkan aku selingkuh )
156
Bab 156 ( Calon istri idaman )
157
Bab 157 ( Semuanya sudah terlambat )
158
Bab 158 ( Ketika emosi mengalahkan akal sehat )
159
Bab 159 ( Sudah terjatuh, tertimpa tangga pula )
160
Bab 160 ( Mimpi buruk )
161
Bab 161 ( Apa yang kita tanam, itu juga yang akan kita tuai )
162
Bab 162 ( Bidadari cantik dan baik hati )
163
Bab 163 ( Akhir hidup Alina )
164
Bab 164 ( Terlalu posesif )
165
Bab 165 ( Diary Arsyila )
166
Bab 166 ( Kepergian Iqbal )
167
Bab 167 ( Rindu tak bertuan )
168
Bab 168 ( Berhutang budi )
169
Bab 169 ( Aku akan menjadi mata dan kaki mu )
170
Bab 170 ( Pura - pura buta )
171
Bab 171 ( Janji Arsyila )
172
Bab 172 ( Rencana pernikahan Arsyila dan Nanda )
173
Bab 173 ( Kepulangan Iqbal )
174
Bab 174 ( Salahkan apabila kita saling mencintai )
175
Bab 175 ( Aku hanyalah Anak angkat )
176
Bab 176 ( Bayang-bayang Iqbal )
177
Bab 177 ( Menodai Arsyila )
178
Bab 178 ( Menjadi korban pemerkosaan )
179
Bab 179 ( Mengalami trauma )
180
Bab 180 ( Kamu bukan Anak ku lagi )
181
Bab 181 ( Kejadian masalalu terulang kembali )
182
Bab 182 ( Rasa cinta menjadi benci )
183
Bab 183 ( Mengganti kedua mempelai )
184
Bab 184 ( Melepas Rizky untuk Putri )
185
Bab 185 ( Pilih Putri atau Dinda )
186
Bab 186 ( Pilihan yang sulit )
187
Bab 187 ( Permintaan Ratu )
188
Bab 188 ( Pernyataan cinta Rizky )
189
Bab 189 ( Patah hati )
190
Bab 190 ( Menjodohkan Iqbal dan Cindi )
191
Bab 191 ( Pernikahan Rizky dan Putri )
192
Bab 192 ( Tidak ada malam pertama )
193
Bab 193 ( Cinta satu malam )
194
Bab 194 ( Iqbal Anak kandung Pak Tamrin )
195
Bab 195 ( Kesalahan yang fatal )
196
Bab 196 ( Pingsan berjamaah )
197
Bab 197 ( Melamar Ratu )
198
Bab 198 ( Penolakan Ratu )
199
Bab 199 ( Cobaan datang bertubi-tubi )
200
Bab 200 ( Menutupi semuanya )
201
Bab 201 ( Suamiku bukan Boneka )
202
Bab 202 ( Rindu terlarang )
203
Bab 203 ( Hamil )
204
Bab 204 ( Lupakan aku )
205
Bab 205 ( Menjaga jodoh orang lain )
206
Bab 206 ( Perdebatan di malam pertama )
207
Bab 207 ( Bawaan Bayi )
208
Bab 208 ( Suami Istri di atas kertas )
209
Bab 209 ( Mulai membuka hati )
210
Bab 210 ( Gara-gara mangga muda )
211
Bab 211 ( Kejutan untuk Arsyi )
212
Bab 212 ( Duri dalam rumah tangga )
213
Bab 213 ( Kehamilan simpatik )
214
Bab 214 ( Misi menyatukan Rizky dan Dinda )
215
Bab 215 ( Mengorbankan perasaan )
216
Bab 216 ( Pacar pura-pura )
217
Bab 217 ( Misi berhasil )
218
Bab 218 ( Airmata bahagia )
219
Bab 219 ( Menentang keras Poligami )
220
Bab 220 ( Mahligaimu tercipta dari air mataku )
221
Bab 221 ( Selamat jalan Putri )
222
Bab 222 ( Jangan berhenti mencintaiku )
Aplikasi baca novel terlengkap dan gratis ~ lebih dari 250.000+ novel untuk anda.
©2018 ~ 2026
Bidadari Novel
About | Disclaimer | Privacy