
Sepanjang perjalanan pulang, Suci hanya diam saja, karena Suci terus kepikiran dengan perkataan Irwan.
"Sayang, Bunda baik-baik saja kan?" tanya Rian.
"Bunda baik-baik saja kok, hanya saja Bunda masih kepikiran dengan perkataan lelaki bernama Irwan."
"Irwan hanya salah paham saja, kami juga sudah lama tidak bertemu, jadi Bunda jangan terlalu banyak pikiran, karena Ayah sudah menjelaskan semuanya kepada Irwan."
Kenapa aku selalu merasa jika Mas Rian merahasiakan sesuatu yang besar dariku? Aku memang mencintainya, karena dia adalah cinta pertamaku sekaligus Suamiku, tapi entah kenapa aku selalu kepikiran dengan lelaki bernama Arya, apalagi hampir setiap malam sosok Arya selalu hadir dalam mimpiku, batin Suci.
Setelah sampai halaman rumahnya, Rian mengantar Suci dan Rizky Terlebih dahulu masuk ke dalam rumah, kemudian Rian kembali untuk mengangkut belanjaan dari dalam mobil.
Rian tidak menyadari jika gerak geriknya telah di awasi oleh seseorang, karena setelah menelpon Arya, Irwan bergegas menyuruh seseorang untuk mengikuti Rian dan Suci, bahkan orang suruhan Irwan beberapa kali berhasil memotret Rian dan Suci yang sudah tidak menggunakan masker.
Setelah berhasil menemukan alamat Rian serta memotret Rian dan Suci, orang suruhan Irwan pun mengirimkan hasil penyelidikannya kepada Irwan.
"Ternyata benar dugaanku, jika Istri Rian benar-benar memiliki wajah yang mirip dengan Suci," gumam Irwan saat melihat fhoto yang dikirim oleh orang suruhannya.
Irwan bergegas mengirimkan fhoto tersebut kepada Arya, dan Arya yang melihat wajah Suci langsung menangis sekaligus tersenyum bahagia, karena Arya sangat yakin jika Susan adalah Suci.
"Ternyata benar firasatku, kalau kamu masih hidup sayang. Suci, aku sangat merindukanmu," gumam Arya.
Arya terus menatap lekat wajah Suci dengan senyum yang terukir pada bibirnya, tapi saat ini banyak pertanyaan dalam benak Arya, karena Arya merasa heran kenapa Suci bisa tinggal bersama dengan Rian.
"Kenapa Suci bisa tinggal bersama dengan Rian? tidak mungkin jika Suci mengkhianatiku, dan meninggalkanku demi Rian?" gumam Arya yang ingin mengetahui alasan di balik semuanya.
Arya tadinya ingin mengatakan kepada Oma Rahma tentang kemungkinan Suci yang masih hidup, tapi Arya ingin memastikannya terlebih dahulu, karena Arya masih merasakan sebuah kejanggalan.
__ADS_1
Arya merasa takut jika pada kenyataannya Suci telah sengaja memalsukan kematiannya dengan alasan karena Suci masih belum memaafkan kesalahan Arya, dan akhirnya Suci lebih memilih untuk hidup bersama dengan Rian.
Suci, aku sangat mencintai kamu, tapi apa bisa aku menerima kenyataan jika kamu tidak mau hidup bersamaku dan lebih memilih untuk kembali kepada Rian? apalagi sekarang kamu terlihat bahagia saat bersama dengan Rian. Setelah Rizky sembuh, aku harus memastikan semuanya, dan aku ingin melihat kamu dengan mata kepalaku sendiri, batin Arya yang saat ini berada dalam dilema.
......................
Satu minggu kemudian..
Hari ini Arya memutuskan untuk pergi ke Kalimantan, karena Arya ingin memastikan sendiri tentang siapa sosok Susan sebenarnya.
"Oma, Arya titip Rizky dulu ya, Arya juga ke Kalimantan cuma sebentar, kasihan Irwan jika harus menyelesaikan semuanya sendirian," ujar Arya yang tidak mengatakan alasan yang sebenarnya kepada Oma Rahma.
"Iya Nak, Arya tenang saja, Oma pasti akan menjaga Rizky dengan baik," ujar Oma Rahma.
"Sayang, Papa berangkat dulu ya, Rizky jangan nakal, Rizky harus nurut sama Nenek buyut," ucap Arya dengan menciumi pipi Rizky sebelum berangkat.
"Apa pun yang terjadi, aku harus siap menerimanya. Jika memang Susan adalah Suci, aku pasti akan bahagia, karena pada kenyataannya Suci ku masih hidup," gumam Arya yang sudah harap-harap cemas.
Saat ini Arya telah sampai di depan gerbang rumah Rian, tapi Arya merasa ragu untuk turun, sampai akhirnya Arya melihat pemandangan yang menyesakkan dadanya ketika melihat Rian yang memeluk tubuh Suci dari belakang.
Arya sangat yakin jika perempuan yang saat ini bersama Rian adalah Suci, tapi Arya tidak menyangka jika Suci tega meninggalkan Anak dan Suaminya hanya untuk kembali kepada Rian.
"Suci, kenapa kamu tega melakukan semua ini? aku tau jika kesalahan yang telah aku lakukan sangatlah besar, tapi sedikit pun aku tidak pernah menyangka jika kamu lebih memilih meninggalkan aku dan Rizky untuk kembali kepada Rian," gumam Arya dengan menitikkan airmata, karena saat ini Arya telah salah paham terhadap Suci, dan Arya mengira jika Suci telah mengganti identitasnya menjadi Susan.
Arya menyuruh Supir untuk kembali melajukan mobilnya, karena Arya sudah tidak tahan melihat Suci dan Rian yang tengah bermesraan.
Setelah sampai Hotel, Arya langsung membanting semua barang yang saat ini berada di hadapannya, dan Arya terus berteriak untuk meluapkan semuanya.
__ADS_1
"Aku menyesal telah mencintai pengkhianat seperti kamu Suci. Kenapa kamu tega sekali melakukan semua ini kepadaku? Aku hanya mencintai kamu Suci, tapi kenapa kamu tega mengkhianati ku?" teriak Arya dengan menangis, kemudian Arya menjatuhkan tubuhnya yang terasa lemas.
Irwan yang mendapatkan informasi tentang kedatangan Arya, bergegas menghampiri Arya menuju kamarnya, dan Irwan begitu terkejut ketika melihat kondisi Arya juga kamar yang berantakan seperti kapal pecah.
"Arya, kamu kenapa? Apa kamu memiliki masalah?" tanya Irwan dengan duduk di samping Arya.
"Irwan, aku yakin jika istrinya Rian adalah Suci, tapi kenapa Suci tega sekali mengkhianati pernikahan kami dan lebih memilih Rian dibandingkan aku dan Rizky?" ucap Arya.
"Arya, apa kamu sudah bertemu dengan Rian Suci?"
"Aku memang tidak menghampiri mereka, karena aku tidak kuat melihat Rian dan Suci yang sedang bermesraan, tapi aku sangat yakin jika perempuan itu adalah Suci ku. Aku tau jika kesalahan yang telah aku lakukan kepada Suci sangatlah besar, tapi kenapa dia harus menghukum ku seberat ini. Aku begitu hancur saat dipaksa untuk menerima kematiannya, dan sekarang dia membuat aku lebih hancur lagi, karena ternyata dia masih hidup, bahkan tengah berbahagia dengan lelaki lain."
"Arya, belum tentu yang kita lihat seperti yang kita pikirkan. Kamu harus menanyakan secara langsung kepada Suci alasan dia yang sebenarnya," ujar Irwan.
"Semuanya sudah jelas Irwan, Suci membenciku, dan dia lebih memilih untuk kembali kepada Rian, makanya Suci memalsukan kematiannya supaya aku mengira jika dia sudah meninggal dunia."
Irwan merasa kasihan kepada Arya, karena sekarang Arya malah semakin hancur, tapi Irwan tidak bisa melakukan apa pun untuk Arya.
"Sekarang apa yang akan kamu lakukan?" tanya Irwan.
"Suci sudah memilih untuk hidup dengan Rian, dan dia menginginkan aku menganggapnya telah mati, jadi aku akan mengabulkan keinginannya. Aku akan menganggap Suci ku telah mati, dan aku akan tetap menjadi Ayah sekaligus Ibu untuk Rizky, karena aku membenci seorang pengkhianat," ucap Arya dengan mengepalkan kedua tangannya.
*
*
Bersambung
__ADS_1