Birendra

Birendra
Resepsi pernikahan


__ADS_3

Rendra nampak bersiap-siap untuk menghadiri acara pernikahan Wahyu dan Arra, seluruh pekerjaan nya dia kebut bersama Farel dan sekertaris barunya yaitu Fajar, ya Kamila dan Arsy memutuskan untuk mengganti sekertaris Celia yang tak diijinkan oleh suaminya yaitu Eno untuk bekerja, Eno langsung meminta Celia berhenti bekerja beberapa bulan setelah mereka menikah, dan Celia sekarang sedang mengandung anak Eno. Arsy tak mau kalau Rendra punya sekertaris cewek, begitu begitu pula dengan Kamila yang tidak memperbolehkan Farel bekerja lebih lama dengan seorang sekretaris perempuan,dan akhirnya terpilihlah Fajar yang menjadi sekretaris mereka berdua, Fajar yang 2 tahun lebih muda daripada Farel begitu cekatan dengan segala pekerjaannya sehingga membuat Rendra dan Farel merasa puas dengan pekerjaan Fajar, Fajar hampir sama dengan Rendra, dia anak yang sangat jenius karena itu ketika lulus kuliah Rendra langsung merekrutnya menjadi sekretaris nya, tentunya atas rekomendasi Wahyu yang mengenali siapa Fajar.


"Bang......tolong dong... bajuku di ambilkan! aku lupa bawa!"


teriak Arsy dari dalam ruang ganti, karena sibuk mendandani Arvan, Arsy lupa pada dirinya sendiri, padahal acara yang di adakan di hotel megah milik keluarga Hardiansyah itu akan segera berlangsung 1 jam lagi.


"Sayang....buka pintu nya, aku bawain ini" kata Rendra.


Rendra membawakan pakaian Arsy ke dalam ruang ganti kemudian membantu Arsy untuk berganti baju, untungnya Arsy sudah ber mek- up sehingga dengan segera mereka keluar setelah Arsy memakai bajunya, Bram sudah menunggu bersama Acca dan juga Arvan di ruang tamu, Bram tetap bertugas untuk menjaga Acca dimanapun Acca berada, karena beberapa waktu lalu Veri sangat nekat menerobos masuk ke dalam butik milik Acca ketika Bram ijin untuk pergi makan siang, hingga Acca terlihat sangat ketakutan bertemu dengan Veri,Veri memang terlihat sangat mencintai Acca tapi Acca menilai bahwa itu hanya terlihat seperti obsesi Veri yang ingin masuk ke keluarga Hardiansyah, Veri lelaki yang sangat dicintai Acca dulu, namun sekarang Acca begitu sangat membencinya, tapi Veri bener-bener tidak mau menyerah untuk mendapatkan Acca kembali,dan berbagai cara dilakukan Veri bahkan mendatangkan sang Mama untuk mengecoh atau mengambil simpati Acca.


"Sudah siap?" kata Rendra


"jelas udah lah, kakak aja yang lama banget!!''


saut Acca yang sedang duduk di sofa dengan nada ketus, Bram sudah menggendong Arvan yang juga sudah terlihat sangat tampan. Bram berjalan terlebih dahulu, membuka pintu mobil untuk Arvan dan meletakkan Arvan yang sering di panggil Bram sebagai tuan muda kecil, kemudian Bram membuka pintu untuk Rendra dan juga Arsy dan terakhir dia membuka pintu untuk Acca yang ada sengaja duduk di depan karena memang mobil mereka kendarai langsung berempat, entah mengapa Acca tidak pernah menyukai Bram, Acca beranggapan Bram terlalu banyak mengusik dan mencampuri urusannya, Bram hanya terlihat baik ketika Veri sedang mengganggunya saja, selebihnya Acca sangat terganggu dengan keberadaan Bram, namun sekali lagi ia adalah lelaki cuek dengan sejuta rasa tak tahu dirinya menurut Acca.


"Kenapa sih harus satu mobil sama dia!! males banget deh!"


gerutu Acca ketika dia duduk di samping Bram yang sudah duduk tenang sambil mengemudi kan kendaraan nya.


"kamu apa-apa sih Ca!! gak sopan tau!" kata Rendra yang tak suka adiknya tak sopan pada Bram.


"Udah dong kak Acca, kata orang beda cinta dan benci tipis lho..... kalau terlalu benci nanti bisa jadi cinta!" kata Arsy.


"Ckc....apa sih Ar!! jangan ngaco deh!! mana mau gue sama modelan karebo karatan gini!!"

__ADS_1


ejek Acca sengaja, dia memang ingin membuat Bram tak tahan padanya dan mengundurkan diri dari jabatan bodyguard suruhan kakaknya.


"Apa kanebo calatan aunty Ca?" tanya Arvan buka suara.


"Kanebo karatan sayang......kanebo yang.....!"


"Ca!" potong Rendra sebelum adik kembarnya itu menjelaskan sesuatu yang tak di pahami oleh Arvan, Bram sama sekali tidak terpengaruh dengan apa yang di katakan oleh Acca, baginya tak masalah bila Acca tak suka dengan nya, tujuan nya saat ini adalah mengabdikan diri pada Rendra.


"Bram, besok kamu jadi ijin?" tanya Rendra.


"Ya tuan muda" saut Bram


"Yes.... berarti aku bebas dari dia besok!!" batin Acca.


"Oh kalau gitu, besok Acca...kamu libur ke Butik juga!" kata Rendra


"Karena Bram tidak bisa menjagamu besok! lagian malam ini kita pasti pulang larut,jadi mendingan kamu libur sekalian!"


"Ayolah Re! aku bukan anak kecil!" saut Acca


"Dan bajingaaan itu sudah sering membuat mu takut bila tak ada Bram di samping mu Ca!!" kata Rendra tak mau di bantah.


"Terserah!"


Keheningan terjadi di antara mereka, sampai akhirnya Rendra, Acca dan juga Arsy sampai di tempat tujuan dan benar saja setelah berselang 15 menit sampai 20 menitan acara Rendra mulai berbaur dengan berbagai macam teman bisnis dari keluarga nya dan juga keluarga Wahyu, Arvan sudah berada di tangan suster dan berada di sekitar keluarga besar Hardiansyah. Acca nampak menyapa teman-temannya yang juga teman Arra, di samping Acca sedikit menjauh, Bram terus mengawasi tanpa henti.

__ADS_1


"Siapa Ca? gagah banget deh!" kata salah satu teman Acca.


"Gak penting! dia orang suruhannya Re buat jaga gue!" kata Acca tanpa memandang ke arah Bram.


beberapa teman Acca nampak terpesona dengan kegagahan Bram, apalagi wajahnya terlihat sangat manis dan tampan di mata mereka semua.


"Gue yakin deh Ca, di balik jas nya itu pasti terdapat perut yang terbentuk seperti tonjolan roti sobek!!" bisik temen Acca yang minim akhlak.


"Iya...ihh..... traveling nih otak gue!" saut yang satunya.


"Acca! loe gak gemetaran gitu di dekat dia?" tanyanya pada Acca.


"Gak!!! iihh amit-amit!!" saut Acca


"Ati - ati lho! ntar kepincut lagi!!"


"Iya...ati-ati bisa jatuh cinta!"


"Gak bakalan!!! bukan selera gue banget!!" kata Acca


"Awas Ca,kemakan omongan sendiri!" kata temannya.


"Ciihh...kalau gue sampai jatuh cinta sama dia!! gue sumpahin deh gue sendiri bucin!!" kata Acca dengan sombongnya.


"Amiinnn!!!" serempak semua temannya bersorak.

__ADS_1


"Dasar temen gak ada akhlak!!!"


bersambung


__ADS_2