Birendra

Birendra
Perasaan Rendra


__ADS_3

Setelah semalam Arsy tidur di kamar Rendra,pagi buta Rendra sudah tak ada di ranjangnya, Arsy berpikir mungkin Rendra mandi, namun tak ada suara gemericik air dari dalam kamar mandi sehingga Arsy bergegas mandi untuk segera turun ke bawah,kamar Rendra memang berada di lantai dua.


Sedangkan Rendra sendiri sudah ada didalam kantornya sendiri kantor yang dibangun dengan susah payah selama 4 tahun ini, di usianya ke-19 tahun,dia sudah bisa mendirikan perusahaannya sendiri sekitar 2 tahun yang lalu, 2 tahun sebelumnya dia bersusah payah untuk mendapatkan uang dibantu oleh Farel anak Om Jhon.


Rendra adalah sosok yang ambisius,dia berambisi untuk mendirikan perusahaannya sendiri,membesarkan perusahaan itu tanpa campur tangan Daddynya atau Opa Kenan dan Kenzo, di usianya yang menginjak 15 tahun tanpa sengaja dia mendengar beberapa karyawan di perusahaan tempat Daddynya memimpin. Rendra memang tahu bahwa Daddy Ferdi bukan anak kandung dari Opa Kenan yang berasal dari keluarga Hardiansyah namun Raisya sang mommy adalah anak kandung dari opa Kenzo putra Hardiansyah.


mereka mengatakan seharusnya bukan Ferdi yang memimpin perusahaan tersebut Namun karena kecerdasan dan keuletan Ferdi memimpin perusahaan Kenan,gini perusahaan itu menjadi sangat besar! tentunya penerusnya nantinya bukanlah Birendra melainkan anak-anak Kayla ataupun anak-anak Naina. dari itulah Birendra yang kala itu baru mau menginjak 15 tahun memutar otaknya untuk bisa berdiri sendiri di perusahaan yang akan dia pimpin sendiri, dia bahkan tidak mengharapkan akan meneruskan kepemimpinan sang Daddy.


dan sekarang Birendra menuai hasil dari kerja kerasnya,dia memimpin perusahaannya sendiri walaupun belum terlalu besar lebih tepatnya Farel yang menjadi pemimpin dari perusahaan yang mereka dirikan tentu saja dengan saham yang hampir 70% adalah milik Birendra.Dan di Pagi buta ini Rendra sudah berada di kantornya setelah mendapatkan kan laporan dari Farel.


"Gila loe!!! dasar penggila kerja!! ngapain jam segini di sini?"

__ADS_1


kata Farel yang di telpon Rendra.Farel tak menyangka kalau Rendra akan datang ke kantor sepagi ini, bahkan Farel masih sangat mengantuk karena semalam lembur.


"Gue musti dapet proyek itu kak! kita akan mendapatkan keuntungan besar dari ini!"


kata Rendra yang masih berkutat dengan berkas-berkas di hadapannya, pemuda 19 tahun itu benar-benar tak bisa di ganggu bila sudah berhubungan dengan pekerjaan, ambisinya terlalu besar namun memang di barengi dengan kemampuan otak yang mumpuni, semuanya berkat kejeniusan yang dia miliki.Farel dan Rendra berbeda 6 tahun, walaupun beda jauh namun mereka sudah seperti orang kembar saja, apa yang ada di otak Rendra maka Farel lah yang akan melakukan nya dengan sempurna.Didikan dari Daddy Jhon ayah sambung nya itu benar-benar sangat baik, Farel adalah anak kesayangan Daddy Jhon walaupun dia bukan anak kandungnya.Sedangkan Farel mempunyai adik perempuan yang hanya berbeda beberapa bulan dari Rendra.


Di sisi lain... dikamar tidur Rendra, Arsy sedang menangis karena tak mendapati keberadaan Rendra.


"Tuh kan!!! benar hiks....dia ninggalin aku hiks ....!!"


Ceklek......pintu terbuka...

__ADS_1


"Arsy?? kok menangis?" tanya Mom Raisya yang melihat ke kamar Rendra namun di ketuk tak kunjung di buka.


"Mom!! bang Rendra ninggalin Arsy!! dia mau menceraikan Arsy hiks... hiks!!


"Ehhh apa???? " kata Mom Raisya kaget.


"Daddyyyyyy!!!" teriaknya kemudian...


Di sisi lain...


"Kak! perasaan ku kenapa gak enak ya?" tanya Rendra yang hanya di jawab Farel dengan menaikkan bahunya sebentar.

__ADS_1


bersambung.....


Tuuhh kan!!!! Arsy dengan IQ jongkok nya bikin heboh!!🤦🤦🤦


__ADS_2