Birendra

Birendra
Generasi Baru


__ADS_3

Tarjo yang terus mencari kepada Faash, Dewo dan juga Kian yang tiba-tiba menghilang tanpa sadar dia sudah diperhatikan oleh seseorang dari kejauhan, seseorang itu sedang menaiki sebuah odong-odong berbentuk kereta mini. Dan ketika odong-odong tersebut berhenti di dekat Tarjo, dia berusaha menyapanya.


"Cari siapa mas?"


Tarjo terkesima melihat seseorang yang ada di hadapannya.


"Eh buset!!! bidadari turun dari odong-odong!!" ucap Tarjo tanpa sadar.


"Ah....mas'e bisa aja....emang aku cantik sih" kata Dewi malu-malu,


Ya...malam ini Dewi tampil maksimal, Faash sore tadi baru saja berdiskusi dengan sang Mama, dan dia mengutarakan keinginannya untuk menjodohkan Tarjo dengan Dewi. Setelah mendengar apa yang menjadi alasan sang anak, akhirnya Acca memutuskan untuk membantu Dewi, apalagi Faash berjanji kalau malam ini tak berhasil, maka Faash akan menyerah, dan tak akan menganggu Tarjo lagi.Dan hasilnya, Acca mendandani Dewi agar terlihat cantik alami, bahkan Acca memberikan pakaian milik nya yang masih baru untuk di kenakan oleh Dewi.Beberapa wejangan sempat di berikan Acca pada Dewi.


"Jangan terlihat kamu mengharapkan Tarjo Wi, pura-pura jual mahal!"


"Tarik ulur Tarjo, kadang agresif...kadang cuekin!"


"Dan ingat!!! jangan sampai kamu nembak duluan!! gengsi dong!! kita kan cewek!"

__ADS_1


Begitu wejangan-wejangan Acca, dia bahkan lupa bahwa dirinya dulu lah yang lebih agresif pada Bram, andaikan saja di situ ada Bram, sudah bisa di pastikan, suaminya akan tertawa mendengar kata-kata Acca.


Melihat siapa yang ada di hadapannya, membuat Tarjo salah tingkah sendiri, apalagi Dewi benar-benar berbeda malam ini, dia tak terlihat kecentilan seperti biasanya, dia terlihat bersikap sangat anggun dan terkontrol.Tarjo sibuk dengan salah tingkah nya, Tarjo tak tau saja, bahwa Dewi mati-matian belajar bersikap anggun dan menahan diri untuk tidak menggoda Tarjo.


"Mas....mas Tarjo?" panggil Dewi


"Hah??!! Ya??" saut Tarjo yang sadar dari lamunannya dan sikap salah tingkah nya.


"Cari siapa mas?" tanya Dewi.


"Anak-anak! anak-anak tiba-tiba menghilang" jawab Tarjo cepat.


"Tadi ke arah sana mas, sama mas Raska, anak-anak bilang mas Tarjo ngilang mulu'..." kata Dewi sambil berjalan meninggalkan Tarjo, sedangkan Tarjo hanya terdiam di tempatnya.


"Aduuuuhh kejar dong!!" harap Dewi dalam hati.


"Tunggu Wi!" panggil Tarjo sambil berjalan mengikuti Dewi.

__ADS_1


"Yes!!! tikus masuk perangkap!!.....eh kok tikus sih??!!... bodoh amat dah!!" batin Dewi sambil tersenyum, senyum yang tak di lihat Tarjo, karena memang Tarjo berada di belakang Dewi.


"Kamu datang sama siapa?" tanya Tarjo


"Di ajak mas Raska, ya karena aku nganggur...iya in aja" kata Dewi cuek, sambil terus berjalan.


"Kamu kencan sama dia?" entah mengapa pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Tarjo.


"Mas Tarjo ada aja! ... Dewi sekarang udah gak mikir cowok! Dewi mau kerja keras buat Dewo, biar jadi anak yang pintar dan sekolah tinggi! jadi Dewi gak mau mikir cowok lagi!"


Kata Dewi panjang lebar.


"Mana bisa begitu!!" kata Tarjo terdengar tak suka.


"Hah???"


"Ehh...." Tarjo tak sadar akan perkataan nya, dia benar-benar salah tingkah kali ini.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2