
Begitu sampai di depan rumah Wahyu, Arra begitu khawatir dengan keadaan Wahyu, Tante Mira bercerita bahwa Wahyu mengurungkan diri di kamar, bahkan bila ada seseorang yang berusaha masuk dia akan semakin berteriak dan memberontak.Selama dua tahun perjuangan Wahyu mendapatkan Arra, memang belum membuahkan hasil yang memuaskan bagi Wahyu, setidaknya belum ada 'ikatan' berarti dari hubungan mereka.
Braaakkk.....suara pintu di buka.
Arra membuka pintu dengan cepat, dan betapa kagetnya Arra melihat apa yang ada di hadapannya.
"Wahyu!!!!" pekik Arra
Namun otak Arra seakan-akan blank begitu saja, melihat apa yang ada di hadapannya. Bagaimana tidak! Tante Mira sudah menipu nya mentah-mentah, Wahyu bukannya terlihat seperti seseorang yang akan bunuh diri, namun dia lebih terlihat seperti seorang remaja yang di culik, Wahyu di biarkan terikat di kursi yang menghadap ke arah pintu, dengan kaki dan tangan di ikat, tidak tanggung-tanggung, mulutnya di lakban warna hitam, hingga Wahyu tak bisa berteriak.
Saking shock-nya, Arra sampai tak menyadari bahwa pintu kamar kembali tertutup dan di kunci dari luar.
"Bagaimana?'' kata Tante Mira pada anak buahnya.
"Beres nyonya! mereka terkunci di dalam!" kata sang anak buah.
"Emang dasar anakku go* blok!! dapetin cewek nya aja butuh maminya!!" kata Tante Mira dengan santai nya di sofa ruang tamu.
"Aduuhh ketipu lagi gue!! ini maskara merk apa sih!! masa' mahal-mahal luntur!" gumam Tante Mira ketika melihat penampilan nya di cermin yang dia pegang.
__ADS_1
Kembali ke kamar Wahyu
"Ini apa Wahyu?"
"ehmmmm......emmmmm...!" saut Wahyu karena tak bisa berbicara dengan lakban di mulut nya.
"Eh iya... maaf..biar aku bukain!" kata Arra sambil membuka tali yang melilit tubuh Wahyu, setelah sekian lama akhirnya terbuka, Wahyu langsung berdiri dan menyentuh kedua bahu Arra dengan khawatir.
"Kamu gak papa? apa Mama melakukan sesuatu padamu?'" tanya Wahyu dengan cemas sambil membolak-balik tubuh Arra.
"Kamu kenapa? katanya mau bunuh diri?" kata Arra yang memang belum paham akan situasi nya.
Arra mengangguk, Wahyu tersenyum tipis,dan Wahyu mulai bercerita bagaimana dia menceritakan semuanya pada sang Mama. bagaimana semua usaha yang di lakukan Wahyu untuk mendapatkan Arra dan berakhir dengan semua ujian yang di berikan Rendra padanya.Tapi Wahyu tak pernah berpikir kalau sang Mama akan berbuat nekat seperti ini.
Greepp....
"Kangen banget tau sama kamu" kata Wahyu sambil menarik Arra ke dalam pelukannya.
"Iihh Wahyu! lepasin!"
__ADS_1
kata Arra yang terlihat sangat merona, ini kali pertama Wahyu memeluknya setelah sekian bulan mereka susah sekali bertemu.
"Jangan harap!! aku mau kamu tetap di sini, terus kita kepergok sama pak satpam komplek trus di kawinkan!" kata Wahyu sambil memeluk erat Arra.
"Udah lepaskan gak??" kata Arra sedikit meninggikan suaranya, berharap Wahyu melepaskan dirinya.
Alih-alih lepas dari dekapan Wahyu, Wahyu malah membawa Arra naik ke ranjang, melempar pelan tubuh Arra dan kembali mendekapnya.
"Wahyu!! lepaskan!" kata Arra yang kalah tenaga dari Wahyu.
"Bikin dedek bayi yuk... biasanya kalau udah hamil, pasti di kawinkan!" kata Wahyu asal.
Ehh....lhooo!!'
bersambung...
Besok janji crazy up....... sekarang... 🥱🥱🥱
Kita lihat apa yang akan di lakukan oleh Wahyu!....
__ADS_1
maksih ya buat semuanya.