
"Uhuk...uhuk....uhuk....!" Daddy Ferdi bahkan sampai tersedak air minum nya sendiri.
"Reee apa lagi ini!!" ucapnya penuh penekanan dan tatapan tajam ke arah Rendra sang anak yang bersikap biasa-biasa saja sambil menanggapi sang Daddy dengan senyuman sejuta Watt nya, dia sudah terbiasa dengan mulut sang istri yang tanpa filter itu.
"Emang kamu siap jadi ibu Ar?" tanya Mommy yang terlihat senang, seakan-akan tak sabar menimang cucu.
"Siap Mom!! bukannya menyenangkan Mom?, berbelanja baju bayi, jalan-jalan dengan adik bayi, trus bisa diajakin bermain-main kalau sudah besar nanti!! jadi kalau Abang sudah gak suka lagi sama Arsy di sini, Arsy punya gantinya!!" ucap Arsy, dia tak sadar kalau ucapan nya menyiratkan kesenduan di hati semua orang, bahkan Arsy tak sadar kalau membuat hati Rendra merasa tercubit.
"Arsy kan tinggal sendirian sekarang, ayah sudah pergi! kalau Arsy keluar dari rumah Mommy,setidaknya Arsy tak harus jadi istri muda Daddy kalau mau bertahan di sini! ya kan Dad?" ucapnya polos dengan sedikit nada bercanda, Mommy bahkan sudah menghapus airmata nya pelan, Daddy Ferdi tersenyum tipis menanggapi menantunya itu.
"Arsy masih punya adik bayi yang akan menemani!"
Arsy memang se polos itu, otaknya yang tidak terlalu pintar memang membuat dia berpikir seperti anak kecil, Apalagi yang dia tau dan pahami bahwa sang ayah hanya menitipkan Arsy pada keluarga Daddy Ferdi, walaupun pada akhirnya Daddy Ferdi menyetujui pernikahan antara Arsy dan Rendra, kata-kata terakhir Ade sang ayah katakan, sebenarnya hanya ingin membuat Arsy bertahan pada keluarga tersebut,dia tak ingin terjadi apa-apa pada anak gadisnya yang memang tak terlalu peka, karena Ade sebenarnya tak tau bagaimana karakter Rendra yang akan menjadi suami Arsy, bisa saja karena ke polosan dan kebodohan Arsy, Rendra meninggalkan nya suatu saat nanti, makanya ayah Ade bilang kalau Arsy harus bertahan di dalam keluarga Daddy Ferdi.
Ya...sekali lagi se polos dan sepintar itulah Arsy, bahkan kuliah saja dia banyak di bantu Rania,Kalis dan Wahyu, bukannya tak mau kuliah namun Arsy merasa tak mampu berpikir,namun tuntutan Rendra agar Arsy kuliah membuat dia harus ikut setiap pelajaran yang membuatnya pusing setiap hari.Otak minim sang istri justru membuat kehidupan Rendra terasa lengkap, si jenius itu seakan merasakan hidup yang berwarna, walaupun kadang kala merasa gemas sendiri dengan lemotnya otak yang istri.
__ADS_1
Rendra memandang wajah Arsy yang berekspresi biasa-biasa, setelah acara curhatan nya tadi.
"Pokoknya aku seneng banget di terima baik di sini Mommy, apalagi kalian benar-benar baik!" kata Arsy
"Aku yakin ayah dan ibu sedang tersenyum melihat aku disini! seperti aku yang selalu kalian semua buat tersenyum! walaupun kadang Abang suka nyebelin!! tapi aku suka!!"
ucapnya berbinar, rasanya hanya dia yang berbinar bahagia, Mommy bahkan sudah tak tahan lagi dan beralasan mengambil sesuatu di dapur, padahal dia sedang menangis di kamar mandi dapur mendengar penuturan sang sedangkan Acca dan Arra yang tak mau larut dalam kesedihannya pagi ini, memilih buka suara.
"Ar...nanti ke Mall yuk!" ajak Acca
"aku mau ke Opa Kenan!" pekik Arsy,entah mengapa dia begitu mengidolakan Opa nya tersebut.
"Okey.....lets go!!" ucap Arra dan Acca serempak.
"Boleh kan Abang?" tanya Arsy yang meminta ijin suaminya.
__ADS_1
"Jangan lama-lama jalan-jalannya,nanti capek!!" kata Rendra sambil berdiri hendak pergi ke kantor pagi ini, setelah pamit pada semuanya dia segera melesat keluar rumah.
"Ntar kalau Arsy capek-capek, nyampe rumah gak bisa di mainin!! pasti langsung tidur! kan gak asyik!!'' gumam Rendra dengan muka cemberut nya itu.
"Emang mau di mainin apanya?" tanya Daddy Ferdi yang tiba-tiba ada disampingnya.
"Apa???ma-main a-apa maksud Daddy?" tanya Rendra gugup dan malu karena kepergok Daddy nya.
"Main remas-remas squishy!!" jawab Daddy ferdi, sangat terlihat dengan wajah penuh ejekan.
"palingan juga kamu belum berani main futsal kamu!!" kata Daddy Ferdi dengan ambigu.
"Enak aja!! ntar malam, Rendra pasti nyetak gol!!" jawab Rendra yang di balas tawa membahana sang Daddy.
"Daddy tunggu cucu nya!" teriak Ferdi sambil masuk ke dalam mobil nya.
__ADS_1
bersambung....