
MAAF KARENA KESIBUKAN PUASA, NOVEL AGAK TERABAIKAN, SEMOGA KEKHILAFAN INI TAK BERLANGSUNG LAMA 🤭🤭
SELAMAT PUASA BAGI YANG MENJALANKAN, KARENA INI PUASA PERTAMA TANPA MISS.CORONA, SEHINGGA BAIK YANG MUSLIM ATAU PUN NON MUSLIM JADI ANTUSIAS....TERBUKTI BANYAK NON MUSLIM DI TEMPAT KU JADI PENJUAL TAKJIL DADAKAN,DAN ITU SANGAT MENYENANGKAN!!! RAMEEEE DEH PUASA KALI INI....!!!OK DEH...MET BACA YA...JANGAN PELIT LIKE,KOMEN N VOTE...(BULAN PUASA BANYAKIN SEDEKAH 🤭🤭)
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Setelah pulang jalan berdua dengan Tarjo di pasar malam, pulang dari sana Dewi benar-benar sangat menganggu Dewo, Dewo merasa tak bisa tidur karena Dewi hampir semalaman berisik dan tak tidur-tidur. Dewi lebih banyak cekikikan sendiri di atas ranjang nya, jadi Dewo lebih memilih mengambil selimut tebal dan membawanya ke pos satpam.
"Lho Wo,kok tidur di sini?" tanya salah satu satpam yang sedang jaga malam ini.
__ADS_1
"Dewo numpang sini ya pak, di kamar Dewo gak bisa tidur!" ucap Dewo yang sudah sangat mengantuk.akhirnya Dewo tertidur di pos satpam,dan Dewi masih terus tersenyum-senyum dan jingkrak-jingkrak tidak jelas di kamar nya. Sedang di kamar Tarjo, Lelaki yang tidur di kamarnya sendiri itu, nampak diam saja, entah apa yang sedang di pikirkan nya.Tiba- tiba saja,dia teringat dengan senyuman Dewi yang nampak sangat menjaga sikap malam ini.
"Ini tidak benar!!" gumamnya sambil menggelengkan kepalanya berulang kali.
Lagi-lagi saat Tarjo hendak memejamkan matanya, tiba-tiba wajah Dewi melintas di depan matanya sambil tersenyum manis dan seketika Tarjo membuka matanya, dia bener-bener seperti orang gila malam ini, Entah kenapa Dewi yang selama 1 bulan ini terus kecentilan kepadanya tak membuat Tarjo tertarik sama sekali, namun sikap Dewi yang terlihat Anggun dan tak peduli dengan nya,saat berada di pasar malam tadi, malah membuat Tarjo selalu terngiang-ngiang dengan wajah Dewi dan juga senyuman nya.
"Aaarghhh......aku gak mungkin gila karena dia!!! tidaaaakkkk.....aku tidak suka padanya!!" Teriak Tarjo di kamarnya, namun suara tak terlalu keras karena Tarjo memang menenggelamkan wajahnya di antara tumpukan bantal di atas ranjangnya, dia benar-benar merasa gila malam ini karena tak bisa tertidur hanya karena teringat wajah Dewi.
"Beneran Ma?" kata Faash di sela-sela kegiatan sarapannya.
__ADS_1
"Benar dong.... Tante Arsy sendiri yang minta, mbak Dewi itu, orangnya rajin dan mau belajar" kata Acca, dia sengaja mengeraskan suara agar Tarjo yang terlihat baru saja melintas di belakang Bram mendengarkan, Tarjo setiap pagi memang akan meminta kopi pada salah satu pelayan di sana.
"Trus..... Faash harus pisah sama Dewo dong!" kata Faash terdengar tak siap dengan pindahnya Dewo.
Dewo dan Dewi di minta Arsy untuk tinggal di rumah nya di dekat toko kue milik Arsy.Karena kinerja Dewi yang bagus, juga karena rumah yang biasa di tempat i salah satu karyawan Arsy sedang kosong, karyawan tersebut pindah rumah karena mengikuti sang suami, mereka baru saja menikah.
"Sepi deh kalau mbak Dewi dan Dewo pergi!" kata Faisha dengan lesu.
Byuuurrrr......
__ADS_1
"Eh...panas..... panas....!!!"
bersambung