
"Arsy.......minta cerai bang!!" ucap Arsy lirih sambil menunduk kan kepalanya, dia juga tak pernah berpikir akan mengucapkan kalimat tersebut.
Deg........
entah mengapa jantung Rendra tiba-tiba berdetak kencang, dia kaget setengah mati mendengar Arsy mengucapkan kata cerai padanya. Rendra tak bereaksi, dia hanya diam saja sambil menatap ke arah Arsy yang tertunduk.
Cerai?? gak akan!!!. Itulah yang ada di otak Rendra saat ini, namun mendengar istri polosnya tiba-tiba meminta cerai membuat hati Rendra sakit, marah dan sedih bersamaan.Bahkan semua orang yang sedang menunggu tanggapan dari ucapan Arsy merasa heran dengan reaksi dari Rendra akan ucapan Arsy.
"Bang....???" kata Arsy karena Rendra hanya diam saja tanpa berniat menjawab pertanyaan nya.
"Re.....apa kau dengar apa yang sudah di putuskan istri mu? Daddy rasa itu hal yang terbaik yang bisa dan harus kita putuskan saat ini!!" kata Dad Ferdi.
__ADS_1
" Apa maksud kamu meminta cerai Ar?" tanya Rendra dingin
Rendra merasa apa yang di lakukan nya selama ini hanya hal sepele, tak terlalu besar, karena Rendra melakukannya semata-mata juga untuk menata masa depan mereka kelak. Namun di dalam pikiran Rendra tak sama dengan apa yang ada dipikiran Arsy, Arsy merasa sudah tak ada lagi yang bisa dipertahankan dengan Rendra. Arsy pernah berjanji pada Rendra, bahwa akan melepaskan Rendra ketika Rendra sudah mendapatkan seorang wanita yang dicintainya,dan ketika kejadian di toko bunga kemarin, Arsy menyakini bahwa perempuan yang memesan bunga mawar putih bersama Rendra kala itu adalah kekasihnya Rendra.
"Apa karena aku gila dengan kerjaan ku?? apa karena aku kurang memperhatikan kamu? atau kau sudah mempunyai lelaki lain hingga kau bosan padaku Ar?" tanya Rendra dengan menahan semua emosinya.
"Kata kan Ar? apa?? apa yang membuat kau begitu ingin pisah dariku!!!???" sentak Rendra.
"jawab!! apa Arsy? jawab aku!!!! semalaman aku pergi berkeliling kota hanya untuk mencarimu, aku begitu mencemaskan dan begitu panik, ketika mengetahui bahwa kau tidak ada di kamar di tengah malam,aku bahkan mengerahkan seluruh anakku aku untuk mencarimu!! mencarimu ke seluruh kota, aku sangat lelah tapi aku begitu mencemaskan mu Ar, bukannya kau minta maaf padaku Ar, atau ucapkan terima kasih kepadaku, aku bahkan mencarimu seperti orang gila!!! kau malah meminta cerai!!!???"
ucap Rendra panjang lebar. Rendra benar-benar marah, Rendra bahkan tak tahu apa yang ada di otak sang istri saat ini, dengan mudahnya dia meminta cerai setelah 1 tahun pernikahan mereka yang penuh dengan liku-liku,iya pernikahan selama 1 tahun ini tidaklah mudah untuk Arsy dan juga Rendra, Rendra dengan segudang pekerjaannya dan Arsy dengan segudang kegiatannya, bahkan akhir-akhir ini demi mendapatkan proyek besar melupakan Arsy, pikiran Rendra, apa hanya karena kesalahan itu, tidak kah cukup meminta maaf? Rendra bahkan sampai berpikir keras apakah Arsy tak pernah mencintainya sedikitpun? sehingga dengan mudahnya dia melepaskan Rendra untuk bercerai.
__ADS_1
"Aku hanya berusaha menepati janjiku bang!"
kata Arsy sambil menghapus air mata yang mulai menetes di pipinya, jujur saja sebenarnya sangat sulit bagi Arsy meninggalkan keluarga Dad Ferdi, namun mengingat kejadian kemarin sore, Arsy kembali meneteskan air matanya.
"Apa maksud kamu Ar?" kali ini Dad Ferdi ikut bingung dengan penuturan Arsy
"Arsy janji pada Abang Dad, Kalau Abang sudah mendapatkan wanita yang dicintainya, Arsy harus rela melepaskan Abang demi wanita itu, Dan kini Abang sudah mendapatkannya dad!"
''Apaa?????"
bersambung...
__ADS_1