Birendra

Birendra
Si kembar cewek dan jagoan baru


__ADS_3

Setelah acara menegangkan di depan ruang operasi, akhirnya saat ini Wahyu bisa bernafas lega, dia melihat anak dan istrinya di bawa ke ruang rawat VVIP yang di sediakan oleh rumah sakit tersebut. Mom Raisya dan Dad Ferdi saat ini sedang berada di ruang rawat Arsy. Setelah acara menengangkan versi Wahyu tadi, Dad Ferdi mengatakan bahwa dia juga melihat Rendra membawa Arsy ke rumah sakit yang sama, tentu saja Mom Raisya sangat terkejut, karena rencana operasi Caesar Arsy akan di laksanakan 4 hari lagi, tapi hari ini Dad Ferdi mengatakan kalau Rendra membawa Arsy, hal itu sedikit membuat Mom Raisya khawatir dan bahagia secara bersamaan.


ceklek.........suara pintu dibuka dengan cepat


"Ar...... Oh Tuhan....kamu sudah melahirkan sayang?" tanya Mom Raisya ketika baru masuk ke dalam ruang rawat Arsy.


"Mommy.....kau membuat mereka kaget!" ucap Rendra yang mendengar sang Mommy membuka pintu kamar dengan cepat hingga menimbulkan suara yang sedikit agak keras.


"Oh Maaf Mom terlalu khawatir, kamu bilang operasi nya di lakukan 4 hari lagi....ini kenapa jadi sekarang?" tanya Mom Raisya.


"Oh iya.... Mommy benar! aku masih ada urusan dengan dokter Anggun! aku mau protes!! kenapa perkiraan kelahiran nya bisa maju!! dia harus tanggung jawab!!"

__ADS_1


kata Rendra mengingat bahwa dia akan meminta penjelasan dokter yang menangani kehamilan Arsy.


Entah kebetulan dari mana , Dokter Anggun mendengarkan perkataan dari Rendra ketika dia mau memasuki ruang rawat Arsy karena akan memeriksa Arsy dan kedua bayi kembarnya, dokter Anggun berhenti dan mengendap-endap mau meninggalkan depan ruangan rawat Arsy namun rasanya keberuntungan tak berpihak pada dokter Anggun,Rendra dengan cepat membuka pintu dan mengetahui bahwa dokter Anggun sedang mengendap-endap pergi dari sana


"halo Dokter Anggun" kata Rendra sambil memiringkan kepalanya dengan seringai licik di bibirnya.


"Oh ha-halo tuan Rendra" saut dokter Anggun cepat sambil berdiri menghadap ke arah Rendra.


"Sedang apa dokter di sini? mengapa dokter mengendap-endap?" tanya Rendra penuh selidik


"benarkah? tapi sepertinya aku tidak bisa mempercayakan istriku kepada Anda dokter!! Dokter yang tidak pintar sama sekali seperti anda dokter Anggun!!! bagaimana bisa anda bisa salah memperkirakan kelahiran anakku!!"

__ADS_1


"Tuan Rendra, maaf tapi saya......!" belum juga Dokter Anggun menyelesaikan perkataannya, Mom Raisya sudah memanggil dokter Anggun terlebih dahulu.


"Dokter Anggun? sedang apa di sini? apa Arsy belum waktunya di periksa?" tanya Mom Raisya


'Tentu saja nyonya! Mari...... permisi tuan Rendra" kata dokter Anggun dengan berbinar.


"Untung ada Nyonya Raisya, kalau tidak! tamat sudah profesi ku sebagai dokter!!" teriak batin dokter Anggun.


Arsy akhirnya diperiksa oleh dokter Anggun, juga kedua bayinya yang ada di dalam box bayi,walaupun perkiraan kelahiran si kembar maju beberapa hari Namun kesehatan si kembar sangat bagus dan juga kesehatan Arsy cukup bagus, bahkan berat badan dari si kembar naik lebih dari perkiraannya. dokter Anggun menyarankan untuk menyambung ASI yang diberikan kepada si kembar karena sepertinya ASI dari Arsy tidak cukup untuk menyusui si kembar. kali ini anak kedua Rendra si kembar cewek, ya Arvan akan menjadi kakak laki-laki untuk si kembar cewek.


'Mom.... cucu kita nambah!" ucap Dad Ferdi dengan senang.

__ADS_1


"Ya...si kembar cewek dan jagoan baru! tinggal si Acca sayang' saut Mom Raisya senang.


bersambung


__ADS_2