
MAAF SEMUA, OTHOR BARU BISA UPDATE TERBARU, SETELAH BEBERAPA HARI BERJUANG MENYEMBUHKAN DIRIπ, ADA BANYAK KEGIATAN MINGGU-MINGGU INI, EEEHHH OTHOR MALAH 'AMBRUK' DI AKHIR ACARA SAMPAI SEKARANG....MOHON DI MAKLUM I YA.... BUKANNYA OTHOR MALES UPDATE, TAPI BADAN OTHOR YANG GAK BISA DI AJAK KOMPROMI...
OKEY SEMUANYA... DOAIN OTHOR BENAR-BENAR SEMBUH YA, INI MASIH SEDIKIT OLENG...TAPI UDAH BISA BANGUN DARI REBAHAN DAN MEMCOBA MENYAPA KALIAN SEMUA..
LOVE YOU ALL....πππππππ
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
Aluna terbangun di tengah malam, dia merasakan sebuah tangan melingkar di pinggang nya.Buru-buru dia menolak, dan sedikit kaget ketika melihat Arvan tertidur dengan lelap di sampingnya, bahkan tangan Arvan sudah dia jadikan sebagai bantalan kepalanya.Aluna mengigit bibirnya sendiri, ingin rasanya dia menangis, entahlah...apa yang membuat dia ingin menangis saat ini. Kemarin,ya baru kemarin dia berencana mundur menjadi istri seorang Arvan, lelaki sempurna dengan segala pesonanya, terlahir dari keluarga kaya raya dan bahkan keluarga terpandang, rasanya dia merasa tak pantas untuk Arvan.
Aluna bahkan sangat yakin kalau Arvan akan menerima perceraian nya yang dia minta nantinya, karena Aluna yakin, Arvan tak pernah mencintai nya.Namun saat ini, melihat wajah polos Arvan yang sedang tertidur lelap,membuat Aluna seakan tak ingin meninggalkan Arvan, dia ingin sedikit saja egois agar bisa memiliki Arvan selamanya, Namun melihat bagaimana Arvan begitu bahagia di tengah-tengah keluarga nya, membuat Aluna berpikir dua kali untuk hidup selama nya dengan Arvan, apalagi dia belum bisa atau bahkan tak akan bisa hidup di tengah-tengah keluarga Arvan, Aluna sangat takut, bila suatu saat nanti dia mengecewakan keluarga yang sangat di hormati nya itu.
"Hiks.....hiks....hiks...." tangisan lirih Aluna akhirnya terdengar, dia tak bisa menahan nya lagi, mengelus pipi sang suami yang tertidur pulas, bahkan dia berulang kali mencium wajah Arvan.
__ADS_1
"Maafkan aku....." ucap Aluna lirih, dia benar-benar harus berani berkorban.
ALuna perlahan keluar dari dekapan Arvan, tekadnya sudah bulat untuk berpisah dengan Arvan.Namun belum juga dia beranjak dari ranjang, sebuah tangan menariknya, hingga Aluna kembali ke dekapan sang suami.
"Ka-kamu bangun!!" pekik Aluna kaget, dia tak menyangka Arvan terbangun.
"Mau kemana? mau meninggalkan aku?" tanya Arvan pada Aluna yang sekarang sudah berada di bawah Kungkungan nya.
"Jawab Aluna!!!" kata Arvan.
"Jawab aku Aluna....kamu mau meninggalkan aku?" tanya Arvan sekali lagi.
"Ya....aku rasa kita tidak cocok" jawab Aluna memberanikan diri.
__ADS_1
"Tidak cocok? apa maksud kamu? katakan apa salah aku Aluna?" tanya Arvan tak terima.
"Kamu gak salah, aku yang salah...tak seharusnya aku menyetujui pernikahan ini Van" ucap Aluna lirih, jelas dia tak berani menatap mata Arvan.
"Kenapa? Kenapa Aluna? apa tak pernah ada sedikit saja rasa cinta buat aku?" tanya Arvan dengan lembut.
Aluna tak bisa menahan air mata nya, entah mengapa hatinya pun tak rela jika harus berpisah dengan Arvan, apa mungkin Aluna sudah mencintai nya? entahlah! Aluna sedikit masih bingung dengan perasaannya.
"ALuna......aku tidak peduli kamu mencintai ku atau tidak!!! yang jelas....aku tidak ingin kehilangan kamu!!" ucap Arvan.
"Aku.... sangat mencintai mu Aluna.... dengan sepenuh hati ku!"
Mendengar ungkapan hati Arvan, Aluna menangis sesenggukan, dia langsung memeluk tubuh sang suami dengan erat, dia tak mau lagi memikirkan hal lain, yang dia pikirkan sekarang, hanyalah perasaan Arvan yang telah mencintai nya.
__ADS_1
bersambung