Birendra

Birendra
Extra part (Kisah Baru) 17


__ADS_3

Empat pemuda itu sedang di sidang oleh Dad Ferdi dan juga Rendra, jangan lupakan Bram yang ikut serta dalam acara sidang dadakan tersebut, bahkan Tarjo pun ikut serta ke dalam kamar tersebut.Dewo, Faash, Arvan dan Kian bahkan sudah menunduk karena merasa malu dan bersalah, rencana mau mengajarkan hal yang akan memuluskan acara malam pertama Arvan, malah berakhir dengan acara sidang di salah satu kamar hotel di mana acara pernikahan Arvan dan Aluna di gelar.Sedangkan Aluna sendiri, sudah di bawa Arsy dan Acca ke kamar yang di jadikan tempat untuk meriasnya tadi. Acca meminta para perias untuk membersihkan riasan di wajah Aluna dan mengganti pakaian nya.


Kembali ke kamar di mana si 4 sahabat tersebut berada, Rendra duduk bersama dengan Dad Ferdi, sedangkan Tarjo berdiri di belakang Bram yang berada tepat di hadapan ke empat nya.


"Kamu mau Papa nikahkan Ash?" tanya Bram dengan nada dingin nya.


"Big No Papa!!" saut Faash cepat, dia sungguh tak punya cita-cita menikah muda, dia akan menikah di usia matang seperti sang Papa dulu.


"Kamu mau ikutan Arvan Wo, bukankah umur kalian sama?" tanya Tarjo.


"Jangan Ayah!!" ujar Dewo, ya...sejak Tarjo dan Dewi menikah, Dewo di nobatkan menjadi anak angkat Dewi dan Tarjo, hingga sejak saat itu, dia memanggil Tarjo dengan sebutan Ayah dan Bunda pada Dewi Kakak nya.Mendengar jawaban dari kedua sahabatnya itu, Arvan nampak melirik tajam ke arah mereka berdua.


"Bener-bener teman gak bertanggung jawab!!" batin Arvan.

__ADS_1


"Mata kamu sakit Van?" tanya Rendra dengan santainya, kini Dad Ferdi yang menatap tajam ke arah Rendra. di saat seperti ini saja, Rendra masih saja menjahili anaknya.


Walaupun Arvan dan kawan-kawan nya berbuat hal aneh, namun menurut Dad Ferdi itu hal yang masih bisa di mengerti, Namun karena masih berada di area pesta pernikahan,dan suaranya sampai menarik perhatian, maka Dad Ferdi memaklumi kalau Papa-papa mereka sedikit geram dan kesal. Dad Ferdi dulu bahkan lebih parah ketika masih muda, saat pernikahan Jhon, adik ipar Kayla adik Dad Ferdi,(Baca pengorbanan Naina season 2 ).


Dad Ferdi mempertontonkan hal yang sama, saat itu Jhon bahkan dengan gak ada akhlak nya, Jhon mempraktekkan langsung di ruang rias dengan mengusir semuanya dari sana. Dan sekarang kejadian itu berulang ke cucu-cucu nya.Dad Ferdi nampak memijit pelipisnya sendiri.


"Harusnya kamu tau tempat Faash!!" kata Bram, dia benar-benar merasa tak enak hati dengan mertuanya dan Rendra, dia orang yang sangat dia hormati, walaupun mereka sekarang adalah keluarga nya sendiri.


"Sorry Pa!" ujar Faash


"Ya Om!" ucap Kian cepat, bahkan dia sampai berdiri dari kursinya, Kian masih sama, dia memang sangat takut dengan Bram.


"Sepertinya, keinginan Wahyu terpenuhi!! dia ingin kau menikah muda!!......" ucap Bram, dan terlihat menyeramkan di mata Kian.

__ADS_1


"Ta--tapi Om!!"


"Bukankah kau yang terlihat paling antusias?" potong Bram.Kian hanya bisa menunduk lesu sambil kembali duduk di kursinya.Akhirnya sidang atas mereka di akhiri dengan hukuman untuk masing-masing dari mereka. Untuk itu mereka akan menunggu sampai besok, kemudian mereka meninggalkan Arvan dan Rendra berdua.


"Van..kemasi barang-barang mu!!" perintah Rendra, karena dia tau anaknya membawa beberapa pakaian dan barang-barang nya untuk bermalam di hotel tersebut setelah acara pernikahan selesai.


"Lho... bukannya malam ini aku dan Aluna menginap di sini Pi?" tanya Arvan heran.


"Siapa bilang!! Papi sudah menyiapkan kejutan buat kamu! jadi kemasi barang kamu dan ikuti Aluna!" perintah Rendra sekali lagi sebelum meninggalkan anaknya.


Dan di sinilah Arvan sekarang berada...... berdiri di sebuah tempat.


"Tidak!!.....tidak....tidak....!!!" Gumamnya, setelah beberapa waktu lalu, Aluna mengatakan inilah syarat pernikahan mereka.

__ADS_1


"Alunaaaaaaaaaa....Aku akan mencekikmu!!!!" Teriaknya kemudian.


bersambung....


__ADS_2