
Benar saja Rendra buru-buru meninggalkan cafe tersebut segera pulang ke rumah, bahkan teriakan Farel yang mengharuskan Rendra ke kantor lebih dulu untuk menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu tak di hiraukan oleh Rendra, padahal hari masih siang, rencana unboxing yang akan di lakukan oleh Rendra pada istrinya masih nanti malam.Farel menggerutu tak jelas di dalam private room tersebut, mereka yang ada di sana hanya bisa cekikikan melihat tingkah bos dan assiten nya itu.
Rendra sedang berada di dalam mobilnya, bahkan dia sudah beberapa kali mencari referensi untuk acara belah mangga nanti malam, berbagai informasi dia cari di pencarian yang ada di ponsel pintarnya, setelah mendapat referensi nya, Rendra segera melesat masuk ke dalam cafe kembali dengan sedikit berlari.
Braaak!!!.... suara pintu di buka sedikit agak keras.
"Ehh busyet!!!..... ngagetin aja!" teriak Nawfal saking kagetnya.
"Ngapain loe balik? bukannya mau buka segel!" ucap Farel yang terlanjur kesel.
"Bawel!!! ngambek mulu' kayak perawan!!" saut Rendra dan matanya mencari Eno, kemudian Rendra segera menyeret Eno keluar dari private room itu menuju ke mobilnya, dengan cepat Rendra keluar dari parkiran menuju tempat yang ingin dikunjungi bersama Eno.
"kita mau ke mana sih Re? buru-buru amat!!!" tanya Eno.
"Udah diam aja!!" ucap Rendra dan dengan penuh semangat Rendra menancap kan gas nya.Disini lah Rendra dan Eno berada sekarang..Eno merasa asing dengan toko tersebut,namun Rendra hanya punya Eno yang terlihat dewasa untuk bisa masuk dan memilih baju di toko tersebut.
"Loe gila Re!!! ngapain kita kemari?" kata Eno
__ADS_1
"Nemenin gue nyari sesuatu buat Arsy!!" kata Rendra dengan entengnya.
"Emang nyari apaan sih?" kata Eno sambil melangkah masuk
"Lingerie!!" kata Rendra enteng. Dan seorang gadis mendekati mereka, dia terlihat heran melihat Rendra yang masih terlihat muda masuk ke dalam toko yang notabenenya di khususkan untuk perempuan, lebih tepatnya toko perlengkapan dalam perempuan.
"Mau cari lingerie mbak!! nih kakak sepupu saya pengantin baru!!' kata Rendra sambil menunjuk ke arah Eno, seketika mata Eno melotot.
"tenang saja mas, kami punya pilihan yang sangat bagus untuk istri mas, apalagi ini model terbaru dan sedang trend mas!'' kata mbak pelayan toko.
"Ini mas silahkan di pilih!" kata sang gadis.
plaaak...pukulan mendarat tepat di kepala belakang Rendra
"Apaan sih!!'' ucap Rendra ketus.
"Otak mesum!! ucap Eno dengan penekanan
__ADS_1
"Loe mau kasih si Ar warna itu?" tanya Eno, dan jawaban anggukan dari Rendra.
"Ckc.....biar Ar kayak klepon?" lanjut Eno.
"Ini nih otak jenius gak guna kalau yang di pelajari gak sampai tuntas!! belajar tuh sampai ke akarnya....berbagai macam bidang!! termasuk bidang biologi! khusus pembuatan anak dan ornamennya!!"
Ucap Eno panjang lebar, padahal dia sendiri sama sekali tidak pernah mempraktekkan apa yang di bicarakannya, mana pernah playboy abal-abal itu menyiapkan baju lingerie dan hal-hal romantis lain menyangkut program pembuatan anak,namun kali ini dia ingin terlihat lebih pintar di hadapan Rendra, sepupunya yang super jenius itu.Selesai dengan lingerie, Eno memilih kan b*Ra motif renda yang terlihat bagus.
"Mbak.....!" panggil Eno.
"Ya mas..!"
"Ada gak yang kayak gini tapi warna merah menyala?" kata Eno sambil menunjuk pada sebuah b*ra berenda di samping nya.
"Ada mas....maaf untuk ukuran nya berapa ya?" tanya si mbak nya.Eno berpikir dan memandang si mbak nya,ah....dia sama dengan Arsy' pikir Eno.
"Segini!" kata Eno sambil meletakkan tangan nya di depannya dan mengarah ke dada si mbaknya dengan gerakan seakan mau menanggupnya walaupun jarak nya tak terlalu dekat.
__ADS_1
plaaak......
bersambung