Birendra

Birendra
Lamaran????


__ADS_3

Dad Ferdi duduk dengan tenang di sofa ruang tamu Bram, setelah habis-habisan memarahi Bram dan Acca, dia duduk berhadapan dengan Om Surya Ayah Bram.


Daddy nya terlihat marah besar dan bahkan beberapa kali memijit pelipisnya dan pangkal hidung nya bergantian.


Tiba-tiba saja Rendra masuk ke dalam rumah Bram.


"Dad.....!" kata Rendra melihat wajah garang sang Daddy.


"Apa kau tau hubungan mereka sebelum nya Re??'"


Tanya Dad Ferdi sambil berdiri menyambut kedatangan Rendra, Rendra bisa melihat kalau sang Daddy membutuhkan jawaban secepatnya.


"Iya Re tau Dad! mereka memang sudah lama dekat!"


Jawab Rendra, Acca melotot sempurna mendengar pernyataan Rendra, sedangkan Bram hanya bisa memejamkan matanya,serta mengikuti drama buatan Rendra tuannya tersebut.melihat gelagat Rendra yang begitu sangat dikenalnya, Bram tahu bahwa ini adalah rencana Rendra, Bram akhirnya mencoba untuk berdamai dengan dirinya dan mengikuti permainan Rendra karena dulu dia pernah berjanji kepada Rendra akan mengabdikan seluruh hidupnya untuk Rendra, karena secara tidak langsung hidupnya yang seperti ini serta keberadaan sang Ayah yang masih bersamanya, semuanya berkat pertolongan Rendra, Bram masih tetap menganggap bahwa kehidupan dia dan Ayahnya itu adalah pemberian dari Rendra.


"dan kamu tahu Re!!kalau Acca sedang hamil anak laki-laki brengsek itu!!"

__ADS_1


Teriak Dad Ferdi, entah mengapa dia tak rela anaknya di hamili terlebih dahulu, karena seandainya Bram datang melamar Acca pun Dad Ferdi pasti menerima nya, bukan dengan main belakang dengan nya, sedangkan Om Surya yang menganggap anaknya salah,hanya bisa diam melihat amukan dari Dad Ferdi.


"Dad!! Bram bukan laki-laki brengsek!!" bela Rendra dengan nada sehalus mungkin.


Rendra sedikit ngeri bila sandiwara nya akan terungkap, sebenarnya dia hanya menyuruh Niar untuk menggoda Bram dan membuat Acca cemburu serta mengakui cinta nya, namun siapa yang menyangka bahwa Acca malah mengatakan ada bayi di dalam perutnya,lagian Rendra juga tak tau kalau sang Daddy akan tiba-tiba datang ke rumah Bram.


"Cukup Re!! kamu tak udah membela dia lagi!!"


kata Dad Ferdi, sesaat kemudian Dad Ferdi keluar di teras depan rumah Bram, Dad Ferdi menelpon seseorang yang entah apa yang mereka bicarakan,karena tidak terlalu terdengar dari ruang tamunya, Acca buru-buru menghampiri Rendra dan meminta penjelasan Rendra tentang semua ini.


tanya Rendra sebelum Acca buka suara.


"Ya gak lah!!! mana mungkin gue hamil!!! di cium aja kalo bukan gue yang nyosor juga gak bakalan dia cium!'


saut Acca sekena nya.


"Tuan Rendra, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Bram memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


"Bram! sorry, kalau Dad Ferdi minta loe buat nikahi Acca gimana?" tanya Rendra dengan serius.


"Ini kesalahan pahaman Tuan, kita bisa menjelaskan semuanya! saya yang akan mengatakan yang sebenarnya pada tuan Ferdi" kata Bram dengan percaya diri.


"Memang apa yang ingin kamu jelaskan Bram?!! saya gak mau tau!! asisten Daddy sedang mengurus surat-surat pernikahan kalian!" kata Dad Ferdi yang entah sejak kapan sudah berada di dekat mereka.


"Tuan Surya Maafkan dari tadi karena saya mengabaikan Anda!!terus terang saya merasa sakit hati ketika anak Anda menghamili putri saya,saya tidak bisa terima tentang ini semuanya,jadi saya mohon Tuan Surya untuk bisa merestui pernikahan mereka!?'' kata Dad Ferdi pada Om Surya.


Om suryama menatap sekilas dia mencoba mencari jawaban dari tatapan mata bram-bram benar-benar mengisyaratkan untuk menolaknya namun mereka berdua sama saja Trump dan ayah yang tak pernah bisa menolak permintaan Rendra dan juga keluarganya.


"Baik tuan, saya akan merestui!!"'


" Jadi ini acara lamaran Acca?... Dad!!! kok Daddy yang melamar Bram buat Acca?? harusnya Acca yang di lamar Dad!!!"


kata Acca, suksesnya membuat Rendra memukul kepala adiknya itu.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2