Birendra

Birendra
Polosnya Arsy


__ADS_3

Pagi harinya dengan cepat Arsy bangun,dia sudah terlambat ke kampus, dilihat nya sang suami sudah tidak ada di sampingnya.Setelah menyelesaikan acara mandi dan dandannya, Arsy segera turun ke bawah dan di sana sudah berkumpul di meja makan.


"Pagi semua! maaf Arsy terlambat bangun!" kata Arsy.


"gak papa.. Daddy maklum kok sama pengantin baru!" kata Daddy Ferdi.


"Iih apaan sih Dad!" saut Acca yang mulai hafal dengan ke gresrekan sang Papa.


"Acca nginep di rumah Opa Ken ya Dad, boleh kan?" tanya Acca.


"Arra ikut dong!!" saut Arra, bersamaan dengan itu Rendra datang.


"Lho udah bangun kamu?" kata Rendra yang baru saja duduk di meja makan, dia baru saja masuk dari teras belakang karena menerima telpon dari Farel.


"Abang kok gak bangunin Arsy sih!" kata Arsy yang melihat tajam ke Rendra.


"Ya kan Abang gak tau kalau kamu mau kuliah!" sanggahnya.


"Nanti Abang jemput deh! tapi berangkat nya bareng Daddy aja" lanjut Rendra,dan di jawab anggukan dari Arsy.


"Kak Acca dan kak Arra pergi nya lama? Arsy ikut dong! ntar Arsy sendirian dong!!"kata Arsy yang tak mau di tinggal si kembar itu.


"Eh kan ada Abang di rumah!" kata Rendra, Mom Raisya dan Dad Ferdi hanya diam sambil menyimak pembicaraan mereka.


"Ihh Abang gak seru!! gak bisa di ajak nonton drama Thailand!!'' kata Arsy yang sudah di racuni berbagai drama oleh adik-adik iparnya.


"Kamu lupa kesepakatan kita semalam!" kata Rendra, Rendra benar-benar lupa istri lemotnya itu kadang bicara tanpa filter di depan keluarga nya.

__ADS_1


"Eh iya Arsy lupa!!! ya deh kak Acca,kak Arra... Arsy gak jadi ikut!!"


" emang kesepakatan apa?" tanya sang Mommy, seketika Rendra yang sedang minum meletakkan gelasnya sedikit kasar, dia berusaha membungkam mulut ember istrinya, namun sayangnya dia kalah cepat.


"Pemanasan tiap malam Mom!! soalnya kata Abang gitu kalau Arsy pengen bikin adik kecil!!" saut Arsy dengan semangat.


"Hahahahahhahaa"


"Byuuurrr......!" menyemburkan minumannya


"Uhuk-uhuk......?!''


"Heeeehhhhh.....!!" helaan nafas pelan.


Begitu lah reaksi dari Mom, Dad dan si kembar Acca dan Arra mendengar kata-kata dari si polos Arsy, bahkan Mommy sudah menatap tajam Rendra,siapa lagi guru yang patut di salahkan atas perbuatan dan perkataan polos Arsy.


##########


"Dengarkan!! abang gak mau kamu dekat-dekat dengan orang lain!! apalagi cowok!!"


Rendra yang akhirnya mengantarkan istrinya karena merasa malu dengan keluarganya di meja makan.Dan di dalam mobil Rendra hanya diam saja, bukan apa-apa dia takut salah bicara lagi karena sang istri begitu lemot mencernanya.


"Kenapa bang?" tanya Arsy


"Udah jangan banyak nanya!!" kata Rendra ketus.


"Abang masih marah sama Arsy?" tanya Arsy

__ADS_1


"Aku kan cuma jawab apa yang di tanyakan Mommy! siapa suruh Abang gak kasih tau Arsy kalau itu gak boleh di kasih tau Mommy!" Arsy mencoba membela dirinya karena dia tau Rendra tengah marah padanya.


"Abaaaang.....!" mode cerewet Arsy sudah on dari tadi.


"Abaaaang.....mau di rayu gak?" kata Arsy lagi.


"CK....ngerayu kok bilang-bilang!!" ucap Rendra yang masih terlihat tidak bersahabat.Karena mobil berhenti di depan kampus, secepatnya kilat Arsy naik ke pangkuan suaminya karena dia tau kaca mobil milik Rendra gelap bila di lihat dari luar.


"Mau apa kamu??" tanya Rendra yang mencoba untuk tenang dan tak terpengaruh.


"Mau ngerayu Abang!!!" kata Arsy


"Udah pintar mesum kamu ya!!! siapa yang ngajari seperti ini??!" hardik Rendra, bertolak belakang dengan hatinya yang kegirangan, sekali lagi dia ingin Arsy yang bucin maksimal padanya,bukan dirinya.


"Abang yang ngajarin!!" ucap Arsy sambil mengecup bibir Rendra sekilas, lalu menjauh dari pangkuan Rendra, sayangnya Rendra tak puas dengan kecupan singkat itu.


"Bukan gitu caranya Ar!! sini Abang ajari!!" kata Rendra yang langsung meluuumat lembut bibir Arsy, bahkan dia sudah sangat berlama-lama di sana, sampai akhirnya Arsy memukul dada Rendra karena kehabisan oksigen.


"Iihhh Abang!!! lipstik Arsy abis!!!'' rengek Arsy.


"Ntar Abang beliin se toko nya sekalian!! udah sana keluar.... kuliah yang bener!!!" kata Rendra.


"Daaaa Abang!!"


Rendra melihat punggung Arsy yang mulai menjauh darinya, Rendra tersenyum kecil sebelum dia benar-benar pergi dari depan kampus Arsy.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2