Birendra

Birendra
perbincangan kecil


__ADS_3

Acca, Arra dan Arsy sedang duduk santai di ruang keluarga di rumah Dad Ferdi, mereka bercerita bersama. entah bagaimana ceritanya, mereka bisa hamil secara bersamaan, Arvan baru saja bisa mengucapkan kata-kata dengan benar atau tidak cadel lagi beberapa saat lalu, dan kebahagiaan Arvan karena sudah tidak bisa di ledek cadel lagi oleh Papi nya ternyata bersamaan dengan berita kehamilan Arsy beberapa waktu lalu.


"Ca kok kamu gak mengalami mual muntah kayak kita sih?"


tanya Arra ketika melihat Acca dengan tenangnya memakan kue kering bikinan sang Mommy.


Sedangkan Arra harus makan buah-buahan segar agar tidak mual, Arsy sama saja,dia bahkan susah untuk ngemil saat hamil ke dua ini.


"Emang orang hamil beda-beda Ra, bayi aku sedingin bapaknya kali hihihihihi...makanya gak mual sama sekali!"


kata Acca dan entah mengapa Arra tiba-tiba membayangkan bagaimana dinginnya Bram suami Acca, hingga akhirnya Arra ikutan cekikikan sendiri.


"Kalau aku......mual nya gak habis-habis! padahal ini udah mau jalan 4 bulan, Arsy aja udah gak mual lagi, ya kan Ar?"


tanya Arra.


"Iya...udah mulai mendingan, tapi ya gitu Kak, masih susah kalau mau makan apa-apa, dedek nya kayak gak Nerima gitu Kak!" kata Arsy


"Gak apa-apa,yang penting udah gak lemes lagi kayak kemarin-kemarin" saut Arra.


"Ehem ....trus kalau gituan rasanya gimana?" tanya Acca

__ADS_1


"Gituan apa Kak?" tanya Arsy dalam mode lemotnya.


"Ngomong yang jelas kalau sama Arsy Ca, kayak gak tau aja lemotnya istri Rendra" kata Arra di barengi tawa mereka berdua, Arsy hanya menatap keduanya heran.


"Kalau melayani Rendra, kamu gimana Ar? ngerasa mual gak? atau gak nyaman gitu?" tanya Arra terang-terangan.


"Hehehehe kalau itu, Abang udah mengurangi nya, takut aku kenapa-kenapa katanya, jadi seminggu hanya 4 kali aja!" jawab Arsy dengan tenang nya.


"Eh busyet!!! seminggu 4 kali loe bilang di kurangi? emang biasa nya berapa kali?" tanya Acca antusias.


"Biasanya? kalau aku gak hamil dulu liburnya cuma hari Sabtu doang! itupun kalau Arvan minta tidur bareng"


"Hahahahahaha Kakak gue sadis juga!!" saut Arra


"Kalau kamu Ra?" tanya Acca


''Aku agak males gituan! kadang-kadang sampai Wahyu pusing sendiri, kasihan sih! cuma mau gimana lagi, aku cuma mau di keloni dia aja!"


"Dia ogah banget gituan kalau gak mandi trus dia tuh kalau habis mandi,wangi....aku malah pengen muntah,Nah jadi kan gak jadi gituan gara-gara aku pengen muntah! aku tuh sering minta dia gak mandi dari restoran langsung pakai celana boxer doang terus tidur....baunya tuh khas banget!! aku jadi gak mual hehehehej!" kata Arra panjang lebar.


"Bau bawang dong!!" saut Acca, karena Wahyu memang seorang chef.

__ADS_1


"Ih ...ya gak selalu dia yang masak kali Ca! tapi biarpun bau bawang...enak tau!" kata Arra sambil senyum-senyum sendiri.


"Dasar bucin!" saut Acca


"Ih...sama kali sama kamu!!" kata Arra


"Kalau aku.....malu aku!!" kata Acca sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Bisa di lihat banget, kamu lebih mesum daripada kak Bram!" celetuk Arra.


"Iya... jangan-jangan kak Acca yang minta jatah duluan ya?" tanya Arsy.


"Ihh ya gaklah!!" saut Acca


"Masa' sih?"


"Ya...gak salah maksudnya!" kata Acca dengan tenang.


"Dasar mesum!!!"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2