Birendra

Birendra
Kepintaran Arsy


__ADS_3

Setelah penolakan Arsy atas permintaan Rendra di tolak, Dad Ferdi tak bisa lagi menahan tawanya.


"Huahahahahhahaha!! udah Ar, jangan di jatah Re sebulan penuh!!" ucap Dad Ferdi yang sudah tau gelagat Rendra,dia berlalu begitu saja dari sana, dia tau ini pasti hanya salah paham saja, menantunya itu memang gadis yang ajaib.


" Daddy!!!!!" teriak Rendra karena melihat sang Daddy berlalu begitu saja.


Mommy dan si kembar Acca, Arra hanya diam ditempat karena merasa permasalahan mereka belum selesai. Mereka hanya melihat drama penolakan Arsy yang diajak Rendra untuk masuk ke kamarnya, Rendra ingin menjelaskan siapa Celia dan apa yang dilakukannya di toko bunga bersama Celia,Namun bukan di depan aja Arra, Acca ataupun mommy nya, bisa jatuh pamornya,pikir Rendra, rasa gengsinya tetap dijunjung tinggi oleh Rendra, Tapi kali ini Rendra akan sedikit mengalah kepada Arsy,dia ingin menceritakan dan meminta maaf tentang perilakunya beberapa hari ini yang membuat Arsy berfikir bahwa dia selingkuh dan akhirnya Arsy memutuskan untuk meminta cerai.


"Enggak!!! lepas bang!!! pokoknya Arsy minta ceraaaiiii!!!'


Teriak Arsy ketika Rendra mengangkat tubuh Arsy dibahunya seperti karung beras, Rendra tak punya cara lain untuk membawa Arsy masuk ke dalam kamarnya,dia benar-benar sudah tak sabar lagi untuk menjelaskan semuanya kepada Arsy, namun entah mengapa kecemburuan Arsy membuat Arsy menjadi keras kepala, dia benar-benar tak ingin melanjutkan hubungannya dengan Rendra, walaupun dia sangat tak ingin berpisah dengan Rendra,tapi demi janji yang pernah dia buat pada Rendra,Arsy harus melakukannya, dia tidak mau dibawa Rendra ke kamarnya dan akhirnya luluh dengan perlakuan Rendra padanya, hal itulah yang membuat Arsy terus menolak Rendra membawanya ke kamar pribadi mereka, pikiran Arsy tetap terpacu pada Rendra yang sudah mempunyai seorang wanita yang dicintainya,begitulah pikiran polos seorang Arsy.


ceklek......


braaaaaak.....

__ADS_1


Suara pintu di tutup Rendra dengan kaki nya, kemudian dengan cepat mengunci kamar tersebut. Rendra segera membawa Arsy ke atas ranjang menjatuhkannya pelan dan kemudian dengan cepat menindih tubuh Arsy, Arsy tetap memberontak,dia tidak mau Rendra melakukan apapun pada dirinya, yang membuat dia pada akhirnya luluh.


"Kamu liat Abang selingkuh?" tanya Rendra lembut.


Arsy hanya mengangguk tanpa berniat membuka suara, dia malah memalingkan wajahnya ke arah kanan dan tak mau memandang Rendra.


"Apa Abang mengandeng tangan nya? atau Abang merangkul bahu atau pinggang wanita itu?" tanya Rendra lagi.


"Dia sekertaris Abang Ar, makanya kalau di ajak ke kantor mau! biar bisa kenalan sama orang-orang yang dekat dengan Abang!!"


"Abang cuma mau sama kamu Ar!!!" bisik Rendra di telinga sang istri.


"Yang lain gak bisa bikin Mr Phoenix On!" lanjutnya.


Ide gila tiba-tiba datang di otak si lemot Arsy, dengan pelan Arsy melingkar kan tangan nya di leher Rendra.Arsy mulai mendekat kan wajahnya ke telinga Rendra.

__ADS_1


"Ar mau di atas bang!!" bisik Arsy dengan manja, jangan tanyakan bagaimana wajah Rendra saat ini, dia sudah tersenyum dengan wajah berbinar. Dengan sigap, Rendra membalikkan tubuh Arsy,hingga Arsy akhirnya duduk dia atas perut sixpack Rendra.Dengan pelan Arsy mulai memberi kenikmatan pada suaminya, menjelajahi dada bidang suaminya sampai ke bagian perut Rendra.


Arsy bisa merasakan Mr Phoenix yang masih di dalam pembungkus nya perlahan mulai mengeras, dengan semangat 45, Arsy mulai merambat naik dan melumaaat bibir seksi suaminya, Rendra dengan pelan melepaskan penutup terakhir di tubuhnya, namun ketika dia akan melepaskan baju Arsy,Arsy menahannya sambil tersenyum manis, bahkan sesekali menggigit bibirnya, Rendra benar-benar di buat gemas dengan aksi Arsy.


"Ayo sayang.... Abang udah gak tahan!!" kata Rendra dengan menahan hasratnya.


"Abang...mulai malam ini puasa ya!! ini hukuman buat Abang!! Satu bulan kan saran Daddy!!" bisik Arsy di telinga Rendra dan dengan cepat turun dari ranjang serta keluar dari kamar mereka. Rendra yang sudah di kuasai hasratnya,belum bisa mencerna dengan benar bisikan Arsy,hingga suara pintu kamar tertutup, Rendra baru menyadari nya, melihat ke bawah tubuhnya, Mr Phoenix sudah meronta-ronta meminta masuk ke sarangnya,namun sayangnya......


"Arsyyyyyyyyy?!!!" teriak Rendra.


Arsy yang sengaja ingin mendengar teriakkan Rendra memang membuka kembali pintu kamar nya hingga teriakan Rendra masih terdengar di telinga Arsy.


"Emang Abang doang yang pintar, Arsy juga dong!!!" kata Arsy tersenyum manis dan berlalu masuk kamar Acca dan tidur disana.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2