
"Segini!" kata Eno sambil meletakkan tangan nya di depannya dan mengarah ke dada si mbaknya dengan gerakan seakan mau menanggupnya walaupun jarak nya tak terlalu dekat. Si mbak nya langsung mundur dua langkah karena kaget dengan apa yang di lakukan Eno.
plaaak......
"Awwwoww sakit Re!!" sentak Eno.
"Bego' sih!!! tuh si mbak nya sampai ketakutan!! maaf mbak... sepupu saya gak maksud seperti itu!" kata Rendra tidak enak, si mbak nya hanya tersenyum sambil mengangguk.
"Kan gue kan tau ukuran istri loe Re!!" kata Eno
"Loe kan bisa nanya gue!!!" kata Rendra mengecilkan suaranya.
"Emang loe udah tau ukuran nya?" tanya Eno
"Ya Taulah!!"
"Ngukurnya pake apa?" tanya Eno penasaran
"Pake tang.......!! berisik loe!!" kata Rendra terpotong ketika menyadari ada yang sedang memperhatikan mereka.
"Ehem...ehem....mbak...saya mau ukuran yang ini!" kata Rendra datar,sambil menunjuk ke arah b*ra seukuran sang istri!.
__ADS_1
"Baik mas.....!''
Si mbak nya segera pergi dari hadapan mereka,dan menghampiri temannya.
"Aduuhhh sport jantung gue ngadepin mereka berdua!" kata si mbak yang sedang mengambil pesenan Rendra.
"Emang kenapa?" tanya temannya
"Ganteng-ganteng sih tapi tingkahnya absrud banget!!curiga gue! jangan-jangan beli ginian buat ceweknya,tapi ngaku buat istrinya hihihihi!"
"Iya.....iiihhh wajah bule tuhh yang satu! waahhh satunya gak kalah cakep!!" kata teman nya menimpali.
"Ah udah dulu ya dapet nih!"
"Cantik!" kata Rendra
"Berani loe muji istri gue!!!" sentak Rendra.
"Sampingnya yang cantik!" ucap Eno tanpa memandang ke arah Rendra yang tiba-tiba ketus.
"Ayo Re kita samperin istri loe!!" kata Eno
__ADS_1
Di sisi Arsy mereka sedang berbincang tanpa menyadari Rendra dan Eno sedang berjalan menuju ke arah mereka.
"Baguskan pilihan aku tadi buat papa kamu?" tanya Arsy pada Kalis
"Bagus kok! papa pasti suka!" kata Kalis berbinar.
Namun baru beberapa langkah Kalis dan Arsy berjalan tiba-tiba harus berhenti begitu saja,dia memandang seseorang yang ada di hadapannya dengan wajah yang cukup datar.
"Kalis? apa kabar?"
tanya seorang wanita yang sedang bergelayut manja di lengan seorang lelaki, tatapan lelaki itu tertuju pada mata Kalis, tatapan yang penuh kerinduan,dia adalah mantan tunangan Kalis, yaitu Doni,yang sekarang menjadi tunangan dari sepupu dari pihak mamanya, Erin.
"Baik! permisi!" kata Kalis senormal mungkin, walaupun hatinya sangat sakit.
"Kami akan segera menikah! harap datang ya!2 bulan lagi!"
kata Erin menghentikan langkah Kalis, rasanya air matanya sudah hampir turun namun di tahan sedemikian rupa, tak pantas rasanya Kalis harus menangis lelaki yang tak mau memperjuangkan dirinya.bersamaan dengan itu Kalis dan Arsy melihat kedatangan Rendra dan Eno,hingga ide gila keluar dari otak Kalis.
"Sayang.....kok baru dateng!!!" rengeknya manja dan langsung berjalan menuju ke arah Eno, Arsy bingung dengan apa yang di lakukan Kalis, sedangkan Rendra tak ambil pusing,dia mendekati istri nya.
"Tolong aku bersandiwara, jadilah pacarku!"
__ADS_1
bersambung.......