
"Bocil???" kata Arra sampai mengerutkan keningnya.
"Eh tunggu deh!!! bukannya kita cuma beda beberapa menit!! ya kita sama-sama bocil dong!! ingat kakak itu saudara kembarnya Arra!!! BUKAN KAKAK ADIK YANG BEDA BEBERAPA TAHUN!!!" Arra penuh penekanan.
Pletaakk....
"Awooww kenapa gue di jitak??" pekik Arra ketika tangan Rendra sampai di kepala nya.
"gue??'' kata Rendra menekan kan kata Gue,
karena Arra tak pernah berbicara dengan kata itu dengan Rendra, walaupun mereka kembar namun Dad Ferdi dan Mom Raisya selalu mengajarkan tentang tata krama pada saudara yang lebih tua, Rendra kakak tertua, Acca dan baru Arra, itu adalah hak paten yang harus di patuhi semua anaknya.
"Ma-maksud Arra......!'
pletaakk.......
"Awwwoww....sakit kak!!" Teriak Arra
"Itu baru bener!! sekali lagi gak sopan sama kakak!! kamu aku masukin ke asrama khusus perempuan!! mau?" ancam Rendra
"Gak!!! Arra mau kuliah di sini aja!! gak mau ke asrama" kata Arra yang takut dengan kata asrama, dia tau bahwa Rendra bisa melakukan apapun dengan mudah.
__ADS_1
"Bagus!! dan ingat!! jangan dekat-dekat dengan Wahyu kalau kamu emang gak ada minat sama dia!" kata Rendra
"Kalau Arra ada minat? gimana?" tanya Arra
"Ya emang berarti kamu mau sama dia!!! kamu suka sama dia?" tanya Rendra penuh selidik
"Arra bingung kak!! Arra suka gak ya sama dia? takutnya dia play boy, Arra belum siap kalau seumpama kita berdua udah pacaran,terus masa lalu nya datang tiba-tiba, Arra belum siap!" kata Arra
pletaakk.....
"Awooww kok di jitak lagi sih!!" kata Arra kesel
"Kamu pikir Wahyu itu Casanova kelas kakap!! dia cuma banyak di gandrungi cewek-cewek gak jelas! Wahyu mana peduli sama cewek-cewek itu! Dia gak pernah punya masa lalu seperti kebanyakan play boy!"
"kamu pikirnya berlebihan!! mana berani dia!"
Semakin mengenal Wahyu, Rendra semakin tau bagaimana sifat lelaki yang menjadi sahabat istri nya dulu, setidaknya dia kenal Wahyu dari Arsy istrinya, awalnya Rendra pikir Wahyu suka pada Arsy, ternyata tidak, Wahyu hanya merasa nyaman dengan dua perempuan yang terlihat tidak tertarik padanya, yaitu Rania dan Arsy, sikapnya pada Rania pun sama dengan sikapnya pada Arsy. Persahabatan mereka bertiga di kampus murni hanya sebuah persahabatan, tanpa adanya embel-embel persoalan cinta di dalamnya, begitu setau Rendra.
Dan saat Wahyu bilang dia tertarik pada Arra, Rendra tentu saja aja lebih waspada, walaupun di mata Rendra, Wahyu lelaki yang baik, namun Rendra tetap menginginkan yang terbaik buat Arra, adik kembarnya.
"Kak! berarti dia boleh dong ngedeketin Arra?" tanya Arra sedikit malu-malu.
__ADS_1
"Gak semudah itu juga Bocil!!!"
"Dia tampan dan baik lho Kak!"
"Banyak yang begitu juga selain Wahyu"
sengaja Rendra ingin menguji cinta mereka berdua, Rendra hanya ingin Arra yakin dengan pilihan nya.
"Tapi yang Arra suka, gak banyak yang kayak Wahyu!" gumam Arra lirih, dan bahkan hampir tak terdengar.
"Turun!!" kata Rendra tak terasa mereka sudah sampai di depan rumah
"Dengar, jadi cewek harus jual mahal sedikit, biar dia ada perjuangan nya buat ngedapetin kamu!!"
kata Rendra sebelum masuk ke rumah.
"Jadi.....awal dapat restu nih kak!!" tanya Arra sedikit berteriak.
"Masih jauh dari kata restu!!!"
"Okey kak!! aku bakal kasih semangat Wahyu untuk berjuang!!" teriak Arra sambil melompat-lompat kecil di belakang Rendra.
__ADS_1
bersambung.....