Birendra

Birendra
Ketemu Tante Lampir


__ADS_3

Om Surya nampak kesal sambil berjalan menuju teras belakang, di tengah jalan dia bertemu dengan Acca.


"Ada apa Om?" tanya Acca heran


"Ada uler keket!! kok bisa Bram ketemu dan berteman dengan uler keket seperti itu!!! benar-benar anak itu!!!" ucap Om Surya tanpa mempedulikan segala pemikiran Acca selanjutnya.Bram memang nakal, itu setau Om Surya, namun tak sekalipun Bram membawa wanita yang tak benar masuk ke dalam rumahnya, bahkan Om Surya pun tau dulu Bram suka berganti-ganti cewek dan bahkan beberapa kali tidur dengan cewek-cewek tersebut. tapi itu dulu beberapa tahun yang lalu karena dia sudah berjanji pada sang Ayah akan hidup lebih baik, walaupun kebiasaan nya ke club dan di temani gadis-gadis malam belum berubah 100%, Namun sekalipun Bram tak pernah membawa mereka ke atas ranjang.


"Bram, aku dengar kamu sakit! sudah lama kamu gak nemui aku!" kata Niar lagi karena Bram tak menjawab pertanyaan nya.


Acca nampak menyimak percakapan mereka, dia berpikir apa ini yang membuat Om Surya terlihat kesal tadi, ide gila nampak melintas di benak Acca, dengan senyum jahilnya Acca berjalan santai menuju ke ruang tamu rumah tersebut.


"Saaaayaang.......!" panggil Acca dengan senyum manisnya.


Seketika wanita tersebut dan Bram menoleh ke arah suara.Bram nampak melongo melihat tingkah Acca, Bram berpikir apalagi yang akan di lakukan oleh Acca.


"Sayang....ini siapa?" tanya Acca sambil duduk di antara mereka bahkan hampir saja Niar terjungkal karena ulah Acca.


"Ups..... sorry.....aku gak sengaja!" kata Acca ketika melihat posisi Niar yang sujud dan bertumpu pada kedua tangannya, jadi dia tak sampai terjungkal.

__ADS_1


"Heh!!! siapa sih kamu?? berani banget sama gue!!" pekik Niar dengan kesal.


"Kan udah minta maaf Tante" kata Acca dengan santai


"A-apa??? Ta-tante?? Oohh Tuhan!!! loe gak lihat, gue cantik, kencang gini loe panggil Tante???!!" ucap Niar makin kesal.


"Lhooo apa yang salah? kamu memang lebih tua kan dari aku? Aku ini masih muda dan lebih klinclong!" kata Acca.


"Bram!! sayang....siapa dia?" rengek Niar sambil berjalan ke arah Bram.


"Jangan coba-coba mendekati suami ku!" kata Acca sambil duduk di pangkuan Bram dan melingkarkan tangannya di leher Bram, sontak Bram melotot,namun secepatnya Acca mencium bibir Bram sekilas.


"Apa??? istri??? sejak kapan kamu punya istri Bram!!!" teriak Niar tak terima jika Bram sudah menikah.


Selama ini Niar mengejar-ngejar Bram,bahkan tak pernah di hiraukan oleh Bram, Niar yang ingin menjebak Bram agar bisa hamil anak Bram pun tak pernah berhasil, Bram selalu menolaknya bercinta.


"Sayaaang....aku takut!! Tante itu terus berteriak! bagaimana kalau anak kita kaget" rengek Acca sambil menyandarkan kepalanya di dada Bram pelan, karena Acca tau dada Bram masih belum sembuh betul.

__ADS_1


Melihat tingkah Acca, Bram merasa pusing sendiri hingga dia membiarkan begitu saja perdebatan di antara dua wanita itu.


"Ha-hamil??.... Keterlaluan loe Bram!! gue yang cinta sama loe!! gue yang selalu menemani loe!! tapi ternyata loe malah menikah dengan bocah ingusan ini!!! Dasar brengsek!!!"


teriak Niar sambil berlalu dari sana dengan wajah penuh dengan kekesalan.


"Hahahahahaha Tante Lampir kalah!!" kata Acca melihat Niar berlalu dari sana.


"Sudah cukup bermainnya Nona!! sekarang menyingkir dari pangkuanku!!!" kata Bram penuh penekanan.


"Ups.....jangan galak-galak Kak! nanti anak kita kaget lho!" kata Acca sambil mengelus perutnya.


"Apa!!!!???" teriak seseorang yang membuat Acca dan Bram kaget dan menelan salivanya susah payah.


"Mampus gue!!" gumam Acca lirih.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2